Weleeeh, ... cepet benar nyambernya? Tapi apa sama kupang dengan simping yang 
saya maksudkan itu, ya? Saya sendiri juga kurang jelas dan tidak ingat lagi, 
...! Barangkali ada orang Surabaya ygn  bisa kasih pencerahan? Bung LinHH, ...

Yang pasti saya juga jadi kepingin dikasih suguhan lontong-kupang ini, lho! 
Hanya saja kenapa sate itu (ayam?) ditaroh dimasakan berkuah begitu, ya? 
Bukankah akan lebih cocok sate dipisah dan dimakan tersendiri dengan bumbu 
kacang atau kecap sebagaimana umumnya? Sedang lontong-kupang ini boleh dipadu 
dengan masakan jenis lodeh bahkan dengan sayuran hijau lainnya dan, ... dikasih 
kelapa-muda! Aaach, ... sedaaaap! PASTI tidak kurang gizi, ... sekalipun tidak 
minum segelas susu! Hehehee, ...

Salam,
ChanCT



From: [email protected] [GELORA45] 
Sent: Thursday, December 7, 2017 9:30 AM
To: [email protected] 
Subject: [GELORA45] Re: Menteri Susi: Keong Sawah Enak dan Sehat Sekali

  
 

apakah maksudnya kupang seperti gambar dibawah:



---In [email protected], <SADAR@...> wrote :


Satu pemikiran jalan keluar yang lebih CEPAT, MUDAH dan SEHAAAT bagi yang 
makan, keong SAWAH untuk mendapatkan protein tinggi dan lemak rendah! Kenapa 
tidak berani mencari alternatif lain yang bagus dan sehat, bukan hanya keong 
SAWAH, tikius SAWAH juga boleh menjadi perhatian! Dan ditahun-tahun 63-65, 
untuk mengatasi hama-tikus, pernah dilakukan gerakan makan daging tikussaweah 
itu! Bahkan menurut saya, daging kelinci juga jauh lebih enak dari daging ayam, 
dan mestinya jenis tikus ini kalau diternakkan pembiakannya jauh lebih cepat. 
Kenapa harus mengejar daging SAPI yg begitu mahal dan kurang sehat bagi 
manusia? 
Sebenarnya saja, bagi negeri kepulauan seperti Indonesia, TIDAK harus terjadi 
kurang-gizi dengan begitu banyak jenis keong laut, teripang, tirem, ... yang 
tinggi protein dan juga sudah lama, ribuan tahun menjadi makanan manusia, 
bahkan di HK termasuk makanan mahal, ...! Dahulu, masa kanak2 kalau berlibur ke 
Surabaya, ... juga ada jenis kerang laut berbentuk panjang yg disebut simping 
(?), itu juga sangat uuueeenaak, lho!

Salam,
ChanCT

Menteri Susi: Keong Sawah Enak dan Sehat Sekali
Tim Ekonomi Okezone, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017, 18:57 WIB

https://economy.okezone.com/read/2017/12/05/320/1825627/menteri-susi-keong-sawah-enak-dan-sehat-sekali

(Foto: KKP)



JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung pernyataan 
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menyebutkan bahwa keong sawah 
merupakan sumber protein alternatif di tengah tingginya harga daging sapi saat 
ini.

"Keong sawah nutrisinya sangat tinggi. Kandungan gizinya sangat bagus. 
Kandungan lemaknya juga rendah. Saya dari kecil suka sekali makan keong sawah, 
apalagi bisa diolah dengan berbagai macam bumbu. Bisa nambah makan sampai 5 
kali kalau makan dengan keong sawah," ucap Susi kepada media di kediamannya 
kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa (5/12/2017).



BERITA TERKAIT+
·         Menteri Susi: Kalau Pak Gubernur Mau Membersihkan Danau Sunter, Top!

·         Aksi Menteri Susi Berbalut Baju Adat Aceh Menerjang Hujan di Sail 
Sabang

·         Senyum Ceria Menteri Susi Mendayung di Sekitar Kapal Silver Sea 2 
Hasil Tangkapan



Lebih lanjut, Susi menyayangkan padangan masyarakat yang menganggap remeh keong 
sawah sebagai sumber protein. Berdasarkan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang 
Perikanan, disebutkan bahwa kerang, cumi, udang, keong sawah dan sebangsanya 
termasuk jenis ikan yang masuk dalam program pemerintah untuk menambah gizi 
masyarakat.

Dari sisi kandungan gizi, keong sawah memiliki nilai protein sebesar 12 persen, 
kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 gram air dalam 100 gram keong sawah dan 
sisanya mengandung niacin serta folat, energi, protein, karbohidrat, kalsium, 
phosfor, dominasi vitamin A dan vitamin E serta zat gizi makronutrien yakni zat 
protein dalam kadar yang tinggi dan zat mikronutrien yang berupa mineral dalam 
bentuk kalsium.

Baca juga:

Wih, NTT Pasok 56.000 Sapi Potong ke Jakarta

Banyak Peminat, Daging Sapi Asal Kupang Berbobot Besar



Susi mengakui saat ini keong sawah sulit ditemui di pasaran. Untuk itu, Susi 
berencana akan memasukkan keong sawah dalam program minapadi yang diusung oleh 
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Kami akan masukkan keong sawah ke 
dalam program Minapadi. Keong sawah tidak merusak padi, bukan seperti keong mas 
yang merusak padi.Jadi win win solution bagi petani. Budidaya keong sawah juga 
bisa menambah pendapatan petani," ujarnya.

Di akhir wawancara, Susi mengingatkan masyarakat tentang keberagaman sumber 
protein yang dimiliki oleh Indonesia. Masyarakat diharapkannya bisa perlahan 
mengubah mindsetnya dalam pola konsumsi protein, dengan tidak hanya bertumpu 
pada daging sapi saja, tapi juga menghargai sumber protein lainnya.

"Saya ingin mengingatkan sumber protein kita itu banyak sekali. Bukan hanya 
daging sapi, tapi juga kerang, telur, ayam, dan terutama ikan. Kandungan 
protein tinggi tapi harga tidak semahal daging sapi. Ayo kita makan ikan!" seru 
Susi.

(wdi)




Kirim email ke