itu sate kerang yg biasanya temannya kupang lontong, ditambah minum es degan.
On Wednesday, December 6, 2017, 7:10:51 PM PST, Chan CT
<[email protected]> wrote:
Weleeeh, ... cepet benar nyambernya? Tapi apa sama kupang dengan simping yang
saya maksudkan itu, ya? Saya sendiri juga kurang jelas dan tidak ingat lagi,
...! Barangkali ada orang Surabaya ygn bisa kasih pencerahan? Bung LinHH, ...
Yang pasti saya juga jadi kepingin dikasih suguhan lontong-kupang ini, lho!
Hanya saja kenapa sate itu (ayam?) ditaroh dimasakan berkuah begitu, ya?
Bukankah akan lebih cocok sate dipisah dan dimakan tersendiri dengan bumbu
kacang atau kecap sebagaimana umumnya? Sedang lontong-kupang ini boleh dipadu
dengan masakan jenis lodeh bahkan dengan sayuran hijau lainnya dan, ... dikasih
kelapa-muda! Aaach, ... sedaaaap! PASTI tidak kurang gizi, ... sekalipun tidak
minum segelas susu! Hehehee, ... Salam,ChanCT From: [email protected]
[GELORA45] Sent: Thursday, December 7, 2017 9:30 AMTo: [email protected]
Subject: [GELORA45] Re: Menteri Susi: Keong Sawah Enak dan Sehat Sekali
apakah maksudnya kupang seperti gambar dibawah:
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
Satu pemikiran jalan keluar yang lebih CEPAT, MUDAH dan SEHAAAT bagi yang
makan, keong SAWAH untuk mendapatkan protein tinggi dan lemak rendah! Kenapa
tidak berani mencari alternatif lain yang bagus dan sehat, bukan hanya keong
SAWAH, tikius SAWAH juga boleh menjadi perhatian! Dan ditahun-tahun 63-65,
untuk mengatasi hama-tikus, pernah dilakukan gerakan makan daging tikussaweah
itu! Bahkan menurut saya, daging kelinci juga jauh lebih enak dari daging ayam,
dan mestinya jenis tikus ini kalau diternakkan pembiakannya jauh lebih cepat.
Kenapa harus mengejar daging SAPI yg begitu mahal dan kurang sehat bagi
manusia?
Sebenarnya saja, bagi negeri kepulauan seperti Indonesia, TIDAK harus terjadi
kurang-gizi dengan begitu banyak jenis keong laut, teripang, tirem, ... yang
tinggi protein dan juga sudah lama, ribuan tahun menjadi makanan manusia,
bahkan di HK termasuk makanan mahal, ...! Dahulu, masa kanak2 kalau berlibur ke
Surabaya, ... juga ada jenis kerang laut berbentuk panjang yg disebut simping
(?), itu juga sangat uuueeenaak, lho!
Salam,
ChanCT
Menteri Susi: Keong Sawah Enak dan Sehat Sekali
Tim Ekonomi Okezone, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017, 18:57 WIB
https://economy.okezone.com/read/2017/12/05/320/1825627/menteri-susi-keong-sawah-enak-dan-sehat-sekali
(Foto: KKP)
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung pernyataan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menyebutkan bahwa keong sawah
merupakan sumber protein alternatif di tengah tingginya harga daging sapi saat
ini.
"Keong sawah nutrisinya sangat tinggi. Kandungan gizinya sangat bagus.
Kandungan lemaknya juga rendah. Saya dari kecil suka sekali makan keong sawah,
apalagi bisa diolah dengan berbagai macam bumbu. Bisa nambah makan sampai 5
kali kalau makan dengan keong sawah," ucap Susi kepada media di kediamannya
kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa (5/12/2017).
BERITA TERKAIT+
· Menteri Susi: Kalau Pak Gubernur Mau Membersihkan Danau Sunter, Top!
· Aksi Menteri Susi Berbalut Baju Adat Aceh Menerjang Hujan di Sail
Sabang
· Senyum Ceria Menteri Susi Mendayung di Sekitar Kapal Silver Sea 2
Hasil Tangkapan
Lebih lanjut, Susi menyayangkan padangan masyarakat yang menganggap remeh keong
sawah sebagai sumber protein. Berdasarkan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang
Perikanan, disebutkan bahwa kerang, cumi, udang, keong sawah dan sebangsanya
termasuk jenis ikan yang masuk dalam program pemerintah untuk menambah gizi
masyarakat.
Dari sisi kandungan gizi, keong sawah memiliki nilai protein sebesar 12 persen,
kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 gram air dalam 100 gram keong sawah dan
sisanya mengandung niacin serta folat, energi, protein, karbohidrat, kalsium,
phosfor, dominasi vitamin A dan vitamin E serta zat gizi makronutrien yakni zat
protein dalam kadar yang tinggi dan zat mikronutrien yang berupa mineral dalam
bentuk kalsium.
Baca juga:
Wih, NTT Pasok 56.000 Sapi Potong ke Jakarta
Banyak Peminat, Daging Sapi Asal Kupang Berbobot Besar
Susi mengakui saat ini keong sawah sulit ditemui di pasaran. Untuk itu, Susi
berencana akan memasukkan keong sawah dalam program minapadi yang diusung oleh
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Kami akan masukkan keong sawah ke
dalam program Minapadi. Keong sawah tidak merusak padi, bukan seperti keong mas
yang merusak padi.Jadi win win solution bagi petani. Budidaya keong sawah juga
bisa menambah pendapatan petani," ujarnya.
Di akhir wawancara, Susi mengingatkan masyarakat tentang keberagaman sumber
protein yang dimiliki oleh Indonesia. Masyarakat diharapkannya bisa perlahan
mengubah mindsetnya dalam pola konsumsi protein, dengan tidak hanya bertumpu
pada daging sapi saja, tapi juga menghargai sumber protein lainnya.
"Saya ingin mengingatkan sumber protein kita itu banyak sekali. Bukan hanya
daging sapi, tapi juga kerang, telur, ayam, dan terutama ikan. Kandungan
protein tinggi tapi harga tidak semahal daging sapi. Ayo kita makan ikan!" seru
Susi.
(wdi)