Mestiny yan begini ini diselidiki lebih jauh, dan dikembangkan.
Mungkin juga cocok untuk dibin semacam mie, miehun, atau
cereal, semacam havermout, dimakan dengan susu dingin ?

2018-01-25 4:23 GMT+01:00 Karma, I Nengah [PT. BI-POS] <[email protected]
>:

> Saya baca di FB, didaerah grogak-singaraja-bali ada sejenis biji-bijian
> yang tumbuh tanpa air sebagai pengganti beras ketika paceklik tiba
>
> Rasanya enak juga, tak kalah dengan rasa beras biasa
>
>
>
> *From:* kh djie [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Thursday, January 25, 2018 10:54 AM
> *To:* Karma, I Nengah [PT. BI-POS] <[email protected]>; Gelora45 <
> [email protected]>
> *Subject:* [**EXTERNAL**] Re: Menambang beras di lahan bekas tambang
>
>
>
> Padi sawah, saya kira tidak bisa, karena sangat membutuhkan air.
>
> Tidak tahu, apa sudah ada bibit padi gogo yang tahan kekeringan
>
> Mesti coba dulu dalam jumlah kecil.
>
> Kalau di industri, kita bikin dulu alam skala laboratorium.
>
> Kalau berhasil, bikin dalam skala kecil, pilo plant, dipelajari
>
> semua masalahnya seperti pengadukan, pemanasan, pendinginan,
>
> bahan konsruksi yang tahan , tetpi murah dll.
>
> Baru kemudian dalam skala pabrik, dengan mengingat kebutuhan
>
> dan daya beli dll.
>
>
>
> 2018-01-25 3:44 GMT+01:00 Karma, I Nengah [PT. BI-POS] <
> [email protected]>:
>
> Jika ada senyawa senyawa seperti cmc, pupuk organik, zat pengikat pasir,
> recombinant DNA, air dll apa bisa dikembangkan padi di daerah gurun pak?
>
> JIka bisa, apakah biayanya tidak melebihi harga gabah nantinya?
>
>
>
> Jika ini terjawab, saya kira indonesia akan surplus beras terus.
>
>
>
> Saya masih dulu tahun 1988 dosen saya sambil menerangkan ilmu kimia
> pangan. Katanya ada tawaran dari lembaga tertentu untuk membuat proposal
> agar bisa menanam padi di timur tengah/ daerah gurun
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Thursday, January 25, 2018 9:52 AM
> *To:* Gelora45 <[email protected]>; Chan CT <[email protected]>
> *Subject:* [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Re: Menambang beras di lahan
> bekas tambang
>
>
>
>
>
> Tidak hanya air, tetapi juga perlu pupuk organik, dan jat pengikat pasir,
> pupuk organik
>
> dan air, sejenis CMC (carboxy methyl cellulose) yang dipakai dalam ice
> cream, pengental
>
> susu coklat dan bahan cosmetic. Disamping itu tanamannya dipilih yang
> tahan kekeringan
>
> (kadar air rendah) dan mungkin juga yang tahan kadar garam agak tinggi,
> seperti yang
>
> dikembangkan di Israel, dengan menggunakan Recombinant DNA technique.
>
> Yang sejenis CMC ini bisa diprodusir murah dengan hydrolisa terbatas dari
> bahan serat (cellulose).
>
>
>
> 2018-01-25 2:40 GMT+01:00 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
>
> Iyaaa, ... karena masalah utama untuk tanaman adalah air! Lha, sekarang
> GURUN PASIR pun bisa disulap jadi ladang subuuur setelah berhasil diairi,
> ...
>
>
>
> *From:* Karma, I Nengah [PT. BI-POS]
>
> *Sent:* Thursday, January 25, 2018 8:32 AM
>
> *To:* '[email protected]' ; 'Chan CT'
>
> *Subject:* Menambang beras di lahan bekas tambang
>
>
>
> Wah kalau begitui tanah tandus bekas tambang batu bara, tambang emas,
> letusan gunung berapi bisa dong di sulap menjadi sawah asal ada air
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Thursday, January 25, 2018 8:03 AM
> *To:* GELORA_In <[email protected]>
> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Menambang beras di lahan bekas
> tambang
>
>
>
>
> Menambang beras di lahan bekas tambang
>
> *Rabu, 24 Januari 2018 19:45 WIB*
>
> [image: Menambang beras di lahan bekas tambang]
>
> *Hamparan pesawahan bekas lahan tambang pasir kuarsa desa Gantung Belitung
> Timur. (ANTARA News/Hand Out)*
>
>
>
> Jakarta (ANTARA News) - Hujan lebat mengguyur hamparan pesawahan bekas
> lahan tambang pasir kuarsa desa Gantung Belitung Timur.
>
> Di sebuah gubuk di tengah area kebun percobaan telah berkumpul kepala
> kebun percobaan dan para petani yang tergabung dengan kelompok tani. Mereka
> menggarap bekas lahan tambang pasir kuarsa menjadi area pesawahan.
>
> Kondisi tanah yang berpasir dan di bawahnya terdapat tanah hitam yang
> keras, ditambah lagi dengan lahan tersebut merupakan lahan bekas tambang,
> maka perlu perlakuan khusus untuk merubah lahan tersebut menjadi pesawahan
> yang bisa menghasilkan beras ataupun benih untuk ditanam kembali.
>
> Perlakuan khusus yang dilakukan yaitu memilih bibit yang berkualitas,
> memilih pupuk organik dan pemberian Kapur. Bibit yang dipilih langsung
> dikirim dari Balai Besar Penitian Padi, Badan Litbang Pertanian yaitu
> varietas unggul baru Inpari 19 Inpari 34 dan Inpara 2.
>
> Tentunya perlakukan khusus tersebut membutuhan pembinaan dari kepala Kebun
> percobaan kepada petani sekitar dibantu dengan penyuluh dari Dinas
> pertanian setempat... Sehingga lahan yang tadinya tidak lagi produktif bisa
> menjadi lahan yang bisa menghasilkan pangan dan nantinya bisa menjadi
> tempat Agrowisata.
>
> Tidak mudah mengarahkan para Petani yang notabene bekas penambang timah
> dan nelayan. Apabila dihadapkan dengan pilihan menjadi nelayan atau menjadi
> petani, Ahmad Julianto menjawab: "Kalau menjadi nelayan apabila tidak
> dikayuh sampan ke laut kami tak akan makan, tapi kalau menjadi petani,
> sekali panen kami bisa menyimpan untuk cadangan makanan selama satu tahun.."
>
>
> Ahmadi Julianto yang akrab dipanggil Anto oleh Petani desa Gantong adalah
> Kepala kelompok tani yang dulunya seoarang Nelayan dan penambang Timah di
> Belitung Timur.
>
> Pendekatan sosial dan mendapatkan kepercayaan dari Petani sekitar
> merupakan hal yang penting dilakukan. Kendala yang dihadapi pemerintahan
> melalui para penyuluh dan BPTP Bangka Belitung yaitu jumlah para penyuluh
> tidak berbanding lurus dengan banyaknya petani yang akan dibina.
>
> Pendekatan sosial kepada petani akan lebih mudah apabila Penyuluh yang
> ditambah untuk desa Gantong ujar Andri seorang penyuluh di desa Gantong,
> Belitung Timur.
>
> Apabila pendekatan dan kepercayaan dari petani telah didapatkan maka para
> Penyuluh akan lebih mudah menerima bimbingan atau pembinaan secara teknis,
> sehingga bahan bekas tambang bisa menjadi lahan yang bisa menghasilkan
> pangan.
>
> Tahun 2016 sinergi dari pemerintahan daerah, Balai Pengkajian teknologi
> Pertanian Bangka Belitung, (BPTP Belitung) dan para kelompok Tani telah
> memulai penanaman padi di area bekas tambang dan telah menghasilkan
> produksi sebanyak 3.2 Ton.
>
> Hasil penggujian pun menunjukkan padi yang dihasilkan aman dikonsumsi oleh
> Manusia ujar Dede Rusmawan Kepala Kebun percobaan Gantong, Belitung Timur..
>
> Pembentukan lahan sawah baru masih dilakukan oleh Pemerintah dibantu
> dengan para Petani. Setiap kepala keluarga mendapatkan 1 hektare sawah.
> Lahan tersebut semuanya merupakan lahan bekas tambang timah dan pasir
> kuarsa yang dimiliki pemerintah daerah dan dipinjamkan ke Petani untuk
> dikelola dengan binaan pemerintah.
>
> Diharapkan dengan bantuan pemerintah melalui UPSUS (Upaya Khusus) dengan
> Pembinaan, bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) nantinya bisa menjadikan
> Belitung, khususnya Belitung timur bisa menjadi daerah penghasil Beras dan
> menjadi desa Agrowisata sekalipun itu lahan Bekas tambang. (Rjs)
>
> Pewarta: Antara
> Editor: Ida Nurcahyani
>
>
>
> 
>
>
>

Kirim email ke