Cuma bisa kaget saja ? Tidak bisa dipotes ? 2018-01-26 6:09 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] < [email protected]>:
> > > > > ----- Pesan yang Diteruskan ----- > *Dari:* 'Chan CT' [email protected] [sastra-pembebasan] < > [email protected]> > *Kepada:* GELORA_In <[email protected]> > *Terkirim:* Jumat, 26 Januari 2018 02.11.16 GMT+1 > *Judul:* #sastra-pembebasan# Fw: [GELORA45] Zulkifli Hasan kaget > pelaksana tugas gubernur polisi aktif > > > > > > *From:* 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] > *Sent:* Friday, January 26, 2018 4:13 AM > > > > > https://www.antaranews.com/berita/680492/zulkifli-hasan- > kaget-pelaksana-tugas-gubernur-polisi-aktif > Zulkifli Hasan kaget pelaksana tugas gubernur polisi aktif > > Kamis, 25 Januari 2018 17:52 WIB > Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR, Zulkifli Hasan, kaget atas keputusan > Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, yang menunjuk perwira tinggi aktif > polisi menjadi pelaksana tugas gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara > > Hasan, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis, menyatakan, Jawa Barat dan > Sumatera Utara adalah provinsi strategis dengan jumlah penduduk padat. > > Dia bertanya, mengapa tidak menunjuk pejabat eselon satu dari Kementerian > Dalam Negeri? Kementerian Dalam Negeri pernah menunjuk pejabat > strukturalnya, Sumarsono, menjadi pelaksana tugas gubernur DKI Jakarta. > > Hasan yang juga ketua umum DPP Partai Amanat Nasional ini menambahkan, > saat ini sudah memasuki tahun politik, sehingga politik nasional menjadi > "lebih dinamis". > > Sejak reformasi 20 tahun lalu, inilah pertama kali perwira tinggi aktif > polisi ditunjuk untuk posisi politik. Sementara TNI telah paripurna dengan > reposisinya, menarik diri sepenuhnya dari ranah politik praktis. > > Hasan mempertanyakan keputusan Kumolo yang kurang lazim itu. "Kalau nanti > kinerjanya kurang baik dan terjadi situasi kurang kondusif, maka presiden > yang akan menjadi sasaran protes publik," katanya. > > Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Kepolisian > Indonesia, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, mengatakan, dua > perwira tinggi polisi bakal menjadi pelaksana tugas gubernur Jawa Barat dan > Sumatera Utara, untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur saat Pilkada > serentak 2018. > > Menurut Martinus, Wakil Kepala Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal > Polisi Syafruddin, saat memberikan arahan mengatakan hal ini. > > Dua jenderal polisi itu adalah Asisten Operasi Kepala Kepolisian > Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan (bekas kepala Polda > Metro Jaya) menjadi pelaksana tugas gubernur Jawa Barat. > > Serta Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia, Inspektur > Jenderal Polisi Martuani Sormin, menjadi pelaksana tugas gubernur Sumatera > Utara. > > Kepolisian Indonesia, kata Sitompul, masih menunggu surat resmi dari > Kumolo untuk memastikan siapa yang akan menduduki jabatan sementara itu. > > Pewarta: Riza Harahap > Editor: Ade P Marboen > COPYRIGHT © ANTARA 2018 > > > > > > >
