https://www.antaranews.com/berita/680492/zulkifli-hasan-kaget-pelaksana-tugas-gubernur-polisi-aktif
Zulkifli Hasan kaget pelaksana
tugas gubernur polisi aktif
Kamis, 25 Januari 2018 17:52 WIB
Ketua MPR, Zulkifli Hasan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
.... mengapa tidak menunjuk pejabat eselon satu dari Kementerian Dalam
Negeri?...
Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR, Zulkifli Hasan, kaget atas keputusan
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, yang menunjuk perwira tinggi aktif
polisi menjadi pelaksana tugas gubernur Jawa Barat dan Sumatera Utara
Hasan, di Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis, menyatakan, Jawa Barat dan
Sumatera Utara adalah provinsi strategis dengan jumlah penduduk padat.
Dia bertanya, mengapa tidak menunjuk pejabat eselon satu dari
Kementerian Dalam Negeri? Kementerian Dalam Negeri pernah menunjuk
pejabat strukturalnya, Sumarsono, menjadi pelaksana tugas gubernur DKI
Jakarta.
Hasan yang juga ketua umum DPP Partai Amanat Nasional ini menambahkan,
saat ini sudah memasuki tahun politik, sehingga politik nasional menjadi
"lebih dinamis".
Sejak reformasi 20 tahun lalu, inilah pertama kali perwira tinggi aktif
polisi ditunjuk untuk posisi politik. Sementara TNI telah paripurna
dengan reposisinya, menarik diri sepenuhnya dari ranah politik praktis.
Hasan mempertanyakan keputusan Kumolo yang kurang lazim itu. "Kalau
nanti kinerjanya kurang baik dan terjadi situasi kurang kondusif, maka
presiden yang akan menjadi sasaran protes publik," katanya.
Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Kepolisian
Indonesia, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, mengatakan, dua
perwira tinggi polisi bakal menjadi pelaksana tugas gubernur Jawa Barat
dan Sumatera Utara, untuk mengisi kekosongan jabatan gubernur saat
Pilkada serentak 2018.
Menurut Martinus, Wakil Kepala Kepolisian Indonesia, Komisaris Jenderal
Polisi Syafruddin, saat memberikan arahan mengatakan hal ini.
Dua jenderal polisi itu adalah Asisten Operasi Kepala Kepolisian
Indonesia, Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan (bekas kepala
Polda Metro Jaya) menjadi pelaksana tugas gubernur Jawa Barat.
Serta Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia,
Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin, menjadi pelaksana tugas
gubernur Sumatera Utara.
Kepolisian Indonesia, kata Sitompul, masih menunggu surat resmi dari
Kumolo untuk memastikan siapa yang akan menduduki jabatan sementara itu.
Pewarta: Riza Harahap
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018