Kalau ngggak ngerti, simak ini. Tekanan internasional dari perjuangan rakyat 
setelah Tiongkok jadi revisionis TIDAK ADA!! Itulah yang dimaksud dengan 
tekanan internasional yang BISA MEMAKSA imprialis untuk "mengubah sikap" (dalam 
tanda teng-teng, karena itu hanya sementara dan hipokrit!). Basis revolusi 
dunia di Tiongkok LENYAP dengan naiknya Dengxiaoping!! Oleh karena itu kaum 
imperialis  bisa dengan leluasa melakukan perang agresi secara langsung dan 
juga perang proxinya, seperti di Afganistan, Irak, Libia Ngerti nggak?
Kalau kamu tidak mau mengakui Tkk sebagai kekautan imperialis, sudah tentu akan 
terus ngeloni proyek jalan sutera yang hakekatnya adalah strategi imperial Tkk 
untuk menguasai dunia!!!! Jawab tuh argumentasi bung Ajeg yang bicara soal 
jalan sutera!!!  
 

   

 On Sunday, February 11, 2018 1:25 PM, "'Chan CT' [email protected] 
[temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
 

     Lhaa, iyalaaah, ... swiapa nyang menyangkal kalau sikap Imperialisme AS 
berubah sikap setelah kepepet, trerjepit dan, ... yang saya katakan TERPAKSA 
itu! Dimana salah yg saya katakan itu? Lalu pertanyaan apa yang saya tidak 
mampu menjawab??? Tidak saya mengerti apa maksud tekanan internasional sejak 11 
Sept. 2001 sehingga AS bersedia mengubah “sikap” nya. Apa maksudnya, tidak 
mengerti, ... Dan jelas tingkat perjuangan internasional dewasa ini, RRT dengan 
jalan SUTERA, satu Sabut satu Jalan sedang menggalang persatuan dengan 
negara-negara didunia, khususnya negara-negara sedang berkembang di Asia, 
Afrika dan Amerika Latin, ... gerak offensif RRT ini telah membuat AS kewalahan 
untuk menghadang bahkan menggagalkan kerjasama penggalangan Jalan Sutera itu, 
... Dam, inilah BENTUK perjuangaqn yang dilancarkan RRT dalam menghadapi 
imperialisme AS yg makin kepepet saja. Apanya kolaborasi dengan imperialisme 
AS??? Lha, Trump saja tidak segan-segan sudah menyatakan perkembangan MAJU RRT 
menjadi ancaman utama AS! Dan siap melancarkan perang ekonomi, ...   From: 
Tatiana Lukman Sent: Sunday, February 11, 2018 6:12 PMTo: Chan CT ; Yahoogroups 
; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih ; Farida Ishaja ; Gol ; Mitri 
; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; [email protected] ; Billy Gunadi ; Oman 
Romana ; Harsono Sutedjo ; [email protected] ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; 
Tjoa ; Andreas Sungkono ; GELORA_In ; Nunu Nugroho Subject: Re: [GELORA45] 
Ilusi tentang Imperialisme adalah virus yang mematikan Betul, bung Ajeg! 
Imperialisme baru berubah sikap kalau sudah kepepet!!! Nah, si remo Chan tetap 
tidak mampu menjawab -menjelaskan istilahnya sendiri tentang "bentuk" 
kontradiksi.... Pertanyaan apakah ada tekanan internasional SEJAK 11 SEPTEMBER 
2001 sehingga AS bersedia mengubah "sikap"nya, juga tidak dijawab. Karena 
jawabannya JELAS!! SAMA SEKALI TIDAK ADA  TEKANAN INTERNASIONAL!!! Makanya 
dedengkot imperialis AS terus agresif dengan perang langsung dan perang 
proxinya! Tiongkok yang tadinya menjadi basis revolusi dunia setelah Soviet Uni 
menjadi sosial imperialis, setelah Deng naik tahta, juga berubah warna menjadi  
sosial imperialis.. Bayangkan, masak masuk lembaga-lembaga internasional 
imperialis dianggap sebagai TAKTIK!!! Padahal lembaga-lembaga itu adalah MUSUH 
BESAR SELURUH RAKYAT SEDUNIA!! Bayangkan Bung Karno saja sampai keluar dari 
PBB!!! Si chan bisanya hanya ngaco, bla-bla, tapi sama sekali tidak ada 
isinya...POKOKNYA membela kaum remo Tiongkok, pengkhianat usaha sosialis.
Jadi dalam situasi dewasa ini di mana kekuatan rakyat revolusioner sedunia 
masih dalam proses memulihkan kekuatannya karena sudah kehilangan BASIS 
DUKUNGAN yang diberikan oleh Tiongkok sosialis, apakah MASUK AKAL untuk 
mengatakan bahwa imperialis AS berubah "sikap" ???? Di segala penjuru dunia di 
mana kekuatan rakyat sedang bangkit kembali, rakyat terus meningkatkan 
perjuangan ANTI-IMPERIALIS... Eh, hanya kaum remo Tiongkok yang menjajakan 
politik kolaborasi dengan kaum imperialis!!!

On Sunday, February 11, 2018 9:48 AM, Chan CT <[email protected]> wrote:


Nampak makin jelas, nenek dalam tempurung yang satu ini hanya sebatas teriakkan 
semboyan-semboyan memuja-muji Ketua Mao, tapi TIDAK MENGUASAI dengan baik 
ajaran Ketua Mao! Khususnya pemahaman menentukan strategi-taktik perjuangan 
dalam satu kontradiksi! Tidak paham bahwa perubahan strategi-taktik perjuangan 
sepenuhnya ditentukan oleh kekuatan-kekuatan yang sedang bertarung, harus 
benar-benar mengetahui kekuatan diri sendiri dan kekuatan lawan dengan baik, 
dan memperhatikan betul perubahan-perubahan gerak, sikap lawan untuk menentukan 
perubahan taktik perjuangan. Pada saat MUSUH, dalam hal ini presiden Nixon 
terpaksa berkunjung ke Beijing untuk bersalaman dengan Ketua Mao,  tentu saja 
tidak berteriak “GANYANG IMPERIALISME AS” lagi, tapi juga tidak berarti 
kolaborasi klas, berilusi imperialisme sudah berubah menjadi kambing yg jinak, 
... Hanya bentuk perjuangan dari antagonis, dalam bentuk perjuangan keras, 
berubah menjadi “LUNAK”, dari “BLOKADE SEJAGAD” menjadi “hubungan 
Ekonomi/dagang”, lebih mengutamakan bentuk perjuangan politik, diplomatik dan 
ekonomi, ... termasuk perjuangan didalam PBB, G20, WTO, itulah yang selama 
lebih 40 tahun dijalankan RRT dalam menghadapi AS. Bukankah nampak akhirnya AS 
yang terpojok dan RRT berada diatas daun, ...!!! Bahkan semeentara pengamat 
barat menyatakan, Trump yg mengambil langkah defensif, dengan mengutamakan 
proteksionisme, mendahulukan kepentingan AS secara berlebih itu akan 
menempatkan diri makin pasif, terjepit dan tersisihkan, ... Disinilah perbedaan 
bertolak-belakang sikap Deng dengan Kruschove, ... Deng  sekalipun mengoreksi 
kesalahan yang terjadi, tetap menjunjung tinggi Ketua Mao sebagai pemimpin 
besar Bangsa Tionghoa, TETAP menegaskan ajaran FMTT sebagai pembimbing ideologi 
RAKYAT TIongkok, ... sebaliknya Kruschove dalam mengoreksi kesalahan Stalin dgn 
radikal menegasi dan menghujat Stalin, ... Kebenaran sikap Deng terhadap 
kesalahan Ketua Mao ini BERHASIL membawa RRT terus lebih maju dan JAYA, 
sebaliknya kesalahan sikap Kruschove berakibat USSR ROBOH dengan sendiri! Hanya 
nenek dalam tempurung ini saja yang TIDAK BERHASIL MELIHAT kenyatan yang 
terjadi ini! Hehehee, ...   From: Tatiana Lukman Sent: Saturday, February 10, 
2018 4:36 AMTo: Chan CT ; Yahoogroups ; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Harry 
Singgih ; Farida Ishaja ; Gol ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; Ronggo A. ; 
[email protected] ; Billy Gunadi ; Oman Romana ; Harsono Sutedjo ; 
[email protected] ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; Tjoa ; Andreas Sungkono ; 
GELORA_In ; Nunu Nugroho Subject: Re: [GELORA45] Ilusi tentang Imperialisme 
adalah virus yang mematikan Si Chan yang sudah tentu menganggap dirinya 
berpengetahuan luas dan sangat waras membela diri dengan bicara soal “bentuk 
kontradiksi”. Apa sih yang dimaksud dengan “bentuk kontradiksi” itu?? Coba 
dijelaskan!! Kalau masih mau mengakui ajaran Mao, terdapat dua kategori BESAR 
kontradiksi, yaitu kontradiksi dikalangan rakyat dan kontradiksi antara rakyat 
dengan musuh. Sifat kontradiksi juga ada dua: antagonis dan non-antagonis. 
Bentuk perjuangan ditentukan oleh sifat dan kategori kontradiksi itu. DIBAWAH 
KONDISI TERTENTU,  kategori dan sifat kontradiksi bisa berubah. Si Chan bicara 
tentang ‘sikap’ Imperialisme. Pengalaman sejarah menunjukkan “sikap” Imperialis 
HANYA bisa “berubah” KALAU sudah gagal dalam usahanya dan SUDAH DIGEMPUR oleh 
kekuatan rakyat. Buktinya, misalnya, perang Vietnam, sudah babak belur baru mau 
dia berunding; perang Korea, sudah gagal untuk menundukkan Korut baru mau 
berunding. Tanpa dilawan, tanpa kegagalan, Imperialisme tidak akan dengan SUKA 
RELA berubah SIKAP!! Nixon mau mengakui RRT  karena TIDAK bisa lagi menutup 
mata akan keberhasilan dan pencapaian pembangunan sosialisme yang telah 
menciptakan  Tkk yang bersatu, dengan basis ekonomi yang kuat dan prestise 
internasionalnya yang semakin meningkat.Sekarang, dengan berubahnya Tkk menjadi 
Negara kapitalis yang SEPENUHNYA membelakangi dan mengkhianati perjuangan 
rakyat progresif seluruh dunia, adakah tekanan internasional yang cukup besar 
untuk membuat Imperialis mengubah SIKAPNYA??? Adakah peran Tkk dalam mengubah 
“sikap” Imperialis??? Kenyataan justru menunjukkan, BUKAN Imperialis yang 
berubah “sikap”, tapi Tiongkoklah yang berubah sifat dan sikap sekaligus!!! 
Reformasi kapitalis kaum remo Tkk telah membawa Tkk masuk kedalam kubu 
imperialis yang merupakan musuh rakyat sedunia!!! Tkk menjadi bagian dari G20 
dan masuk WTO!!! Ekonomi Tkk pun sudah terintegrasi SEPENUHNYA  DALAM EKONOMI 
DUNIA!!! Sejak  11 September 2001, Imperialis tidak berhenti melakukan perang 
agresi!! DIMANA PERUBAHAN  ‘SIKAP’ imperialis yang telah membuat Tkk mengubah 
bentuk perjuangannya terhadap imperialisme, dari da dao mei di guo zhu yi 
(hancurkan im perialisme AS) menjadi kolaborasi dan bercumbu-cumbuan dengan 
AS???? Jawab ini!!!! Jangan hanya ngebacot “nenek dalam tempurung” dan mencap 
“tidak waras”!! Jadi Chan hanya bermain dengan kata-kata saja. Dia mengaku 
melihat adanya perubahan “sikap” pada imperailisme. Padahal tidak ada perubahan 
“sikap” Imperialisme. Dalam praktek dan sikap yang tercermin dalam tulisan dan 
komentarnya, sebenarnya Chan, mengikuti politik kolaborasi Tkk dengan 
imperialisme yang pada hakekatnya adalah sama dengan politik koeksistensi damai 
yang dijajakan dedengkot remo Soviet, si botak Nikita Khrustjov!!!! Tapi tidak 
mau dia mengakuinya!!! Kelihatan “sungkannya’ si Chan untuk menghujat 
Khrustjov!! Yang dihujat Gorbachov!! Kenapa sungkan?? Karena dia sendiri dulu 
sangat keras mengganyang Remo Khrushtjov!!!Diulang-ulangnya Mao yang salaman 
dengan Nixon!! Seolah-olah itu menunjukkan perubahan Mao dalam perjuangan 
melawan imperialisme. Mao sama sekali TIDAK MENGKHIANATI perjuangan rakyat 
progresif sedunia dalam perjuangan melawan imperialisme. Deng xiaoping lah yang 
MENGKHIANATI perjuangan rakyat sedunia dengan tindakan kongkritnya mengusir 
orang-orang komunis berbagai negeri yang ketika itu tinggal di Tiongkok. Ini 
adalah fakta yang tak pernah dapat dibantah oleh siapapun, termasuk orang-orang 
remo seperti S. Suroso, I. Isa dan Chan!!!



On Thursday, February 8, 2018 7:47 AM, Chan CT <[email protected]> wrote:


Ini nenek dalam tempurung sudah TIDAK WARAS! Memangnya siapa yang berilusi 
terhadap IMPERIALISME apalagi mengatakan sifat imperialisme berubah??? Yang 
berubah itu bentuk kontradiksi dan perjuangan melawan imperialisme sesuai 
dengan berubahan sikap imperialisme itu sendiri, ... dn INGAT perubahan itu 
justru dijalankan saat Ketua Mao masih HIDUP, dan bisa menemui pres. Nixon 
untuk BERSALAMAN! Jangan memelintir pendapat orang yang berbeda apalagi dengan 
main FITNAH!   From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] Sent: 
Wednesday, February 7, 2018 8:38 PMTo: Yahoogroups ; Daeng ; Rachmat 
Hadi-Soetjipto ; Harry Singgih ; Farida Ishaja ; Gol ; Mitri ; Lingkar Sitompul 
; Ronggo A. ; [email protected] ; Billy Gunadi ; Oman Romana ; Harsono 
Sutedjo ; [email protected] ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; Tjoa ; Andreas 
Sungkono ; GELORA_In ; Nunu Nugroho Subject: [GELORA45] Ilusi tentang 
Imperialisme adalah virus yang mematikan   Ilusi terhadap Imperialisme membuat 
rakyat tidak mungkin mempertahankan kebebasan dalam politik dan berdikari dalam 
ekonomi. Kalau sebuah negeri berilusi terhadap imperialisme maka kedaulatannya 
akan dilanggar dan hancurlah negeri itu. Iran dan Libia merupakan contoh yang 
tragis. Pengalaman sejarah dan kebenaran menunjukkan bahwa ilusi terhadap 
imperialisme berarti mati!! Ilusi tentang Imperialisme adalah virus yang 
mematikan. Siapa yang berilusi akan perubahan dalam watak Imperialisme??? Kaum 
revisionis modern Soviet dengan dedengkotnya Khrustjov adalah yang dengan 
terang-terangan menyebar ilusi tentang perubahan sifat imperialisme sehingga 
dihimbaunya kaum revolusione r untuk berkoexistensi secara damai dengan 
imperialisme dan antek-anteknya. Sekarang siapa yang mewarisi ilusi itu?? 
Dengan terang-terangan si Chan mengatakan sifat imperialisme berubah!!! 
Illusion about Imperialism Is Deadly Virus by Son So Yon

  
Illusion about imperialism makes it impossible to maintain independence in 
politics and self-sustenance in economy.

If a country is obsessed by illusion about imperialism, its sovereignty is 
violated and flouted and it won't escape from doom.

The tragic situation in Iraq and Libya clearly proved this.

Today, the imperialists' strong-arm policy is facing the fate of doom.

Creating such illusion is no more than last-ditch efforts of the imperialists 
to realize their ambition to dominate the world.

If one fails to discern this and harbors such illusion, one will cook one's own 
goose as well as help the imperialists prolo ng their remaining days.

The countries aspiring after independence should keep strict vigilance over and 
root out the slightest illusion about imperialism and adhere to the Juche 
character and national character.

It is the lesson of history and the truth that illusion about imperialism 
precisely means death.






  #yiv7859562671 -- #yiv7859562671ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-mkp #yiv7859562671hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-mkp #yiv7859562671ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-mkp .yiv7859562671ad 
{padding:0 0;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-mkp .yiv7859562671ad p 
{margin:0;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-mkp .yiv7859562671ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-sponsor 
#yiv7859562671ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-sponsor #yiv7859562671ygrp-lc #yiv7859562671hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-sponsor #yiv7859562671ygrp-lc .yiv7859562671ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7859562671 #yiv7859562671actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7859562671
 #yiv7859562671activity span {font-weight:700;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv7859562671 #yiv7859562671activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7859562671 #yiv7859562671activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv7859562671 #yiv7859562671activity span 
.yiv7859562671underline {text-decoration:underline;}#yiv7859562671 
.yiv7859562671attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv7859562671 .yiv7859562671attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv7859562671 .yiv7859562671attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv7859562671 .yiv7859562671attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7859562671 .yiv7859562671attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv7859562671 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv7859562671 .yiv7859562671bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7859562671 
.yiv7859562671bold a {text-decoration:none;}#yiv7859562671 
dd..yiv7859562671last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7859562671 
dd.yiv7859562671last p span 
{margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7859562671 
dd.yiv7859562671last p span.yiv7859562671yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv7859562671 div.yiv7859562671attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv7859562671 div.yiv7859562671attach-table 
{width:400px;}#yiv7859562671 div.yiv7859562671file-title a, #yiv7859562671 
div.yiv7859562671file-title a:active, #yiv7859562671 
div.yiv7859562671file-title a:hover, #yiv7859562671 div.yiv7859562671file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv7859562671 div.yiv7859562671photo-title a, 
#yiv7859562671 div.yiv7859562671photo-title a:active, #yiv7859562671 
div.yiv7859562671photo-title a:hover, #yiv7859562671 
div.yiv7859562671photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7859562671 
div#yiv7859562671ygrp-mlmsg #yiv7859562671ygrp-msg p a 
span.yiv7859562671yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7859562671 
.yiv7859562671green {color:#628c2a;}#yiv7859562671 .yiv7859562671MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv7859562671 o {font-size:0;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671photos div {float:left;width:72px;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7859562671
 #yiv7859562671reco-category {font-size:77%;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671reco-desc {font-size:77%;}#yiv7859562671 .yiv7859562671replbq 
{margin:4px;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-mlmsg select, #yiv7859562671 input, #yiv7859562671 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-mlmsg pre, #yiv7859562671 code {font:115% 
monospace;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-mlmsg * 
{line-height:1..22em;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-mlmsg 
#yiv7859562671logo {padding-bottom:10px;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-msg 
p a {font-family:Verdana;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-msg 
p#yiv7859562671attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-reco #yiv7859562671reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-sponsor 
#yiv7859562671ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-sponsor #yiv7859562671ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-sponsor #yiv7859562671ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv7859562671 #yiv7859562671ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7859562671 
#yiv7859562671ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv7859562671 

   

Kirim email ke