http://www.beritasatu.com/ekonomi/483625-joko-supriyono-terus-bekerja-sama-dengan-pemerintah-majukan-kelapa-sawit.html


Pimpin Gapki 2018-2023, Joko Supriyono: Terus Bekerja Sama dengan
Pemerintah Majukan Kelapa Sawit

[image: Joko Supriyono: Terus Bekerja Sama dengan Pemerintah Majukan Kelapa
Sawit]

Joko Supriyono kembali pimpin Gapki.

   -




L Gora Kunjana / GOR Jumat, 16 Maret 2018 | 23:07 WIB

*Jakarta* - Joko Supriyono menegaskan bahwa Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit
Indonesia (Gapki) akan terus bekerja sama dengan pemerintah dalam memajukan
sektor kelapa sawit nasional. Kerja sama atau *partnership* dengan
pemerintah semakin perlu dilakukan mengingat tujuan dan tantangan ke depan.

Penegasan tersebut dikemukakan Joko Supriyono usai terpilih secara aklamasi
sebagai ketua umum Gapki untuk periode 2018-2023 dalam Munas X Gapki di
Jakarta, Jumat malam (16/3).

“*Partnership* dengan pemerintah perlu dilakukan untuk mengamankan dan
mengembangkan pasar ekspor kelapa sawit. Pasar ekspor perlu terus
diperluas, perlu didiversifikasi, dan juga sangat penting adalah
meminimalkan berbagai hambatan perdagangan yang bakal mengganggu kinerja
sawit Indonesia,” katanya.

Joko menambahkan bahwa ketika berbicara perluasan pasar dan penanganan
hambatan pasar maka tidak bisa hanya dengan* B to B *tapi harus* G to G*.
Maka kerja sama dengan pemerintah perlu diperkuat untuk masa-masa ke depan.

Mengenai program-program spesifik Gapki yang sejalan dengan kebijakan
pemerintah untuk meningkatkan produktivitas sawit nasional, Joko mengatakan
hal itu bakal menjadi komitmen perusahaan anggota Gapki, di samping
komitmen untuk membantu perkebunan rakyat.

“Peningkatan produktivitas perusahaan dan peningkatan produktivitas kebun
rakyat itu agregatnya adalah produktivitas nasional. Kedua hal itu yang
perlu menjadi prioritas kerja lima tahun ke depan,” katanya.

*Wajah kelapa sawit*
Terkait dengan kampanye negatif, Joko mengatakan bahwa kampanye negatif
tersebut selalu mempunyai latar belakang kepentingan. Karena itu, dengan
nada mengimbau, Joko meminta kepada para pegiat kampanye negatif untuk
melihat data dan fakta di lapangan secara lebih komprehensif.

“Ada kasus kecil yang kemudian dibesar-besarkan. Sebuah kasus kecil selalu
digeneralisir seolah-olah menggambarkan wajah kelapa sawit yang
sesungguhnya. Itu tidak *fair*,” katanya.

Menurut Joko, kasus selalu ada di mana saja karena tidak ada yang sempurna
di duinia. Yang penting kasus selalu diselesaikan. Maka kampanye antisawit
sebenarnya tidak perlu terlalu dipikirkan.

"Saya lebih condong untuk mengajak masyarakat, publik atau media bahwa kita
musti bisa melihat, membandingkan, memilah-milah mana informasi yang benar
dan mana yang *hoax*," tandasnya. (*)



Sumber: BeritaSatu.com



BERITA TERKAIT

   - BMKG: Kondisi Cuaca Basah, Potensi Karhutla Harus Tetap Diantisipasi
               
<http://www.beritasatu.com/ekonomi/483340-bmkg-kondisi-cuaca-basah-potensi-karhutla-harus-tetap-diantisipasi.html>
               - Darmin Nasution: Sawit Komoditas Penting Perekonomian
               Indonesia
               
<http://www.beritasatu.com/ekonomi/483241-darmin-nasution-sawit-komoditas-penting-perekonomian-indonesia.html>
               - Presiden Dijadwalkan Buka Seminar dan Munas Gapki ke-10
               
<http://www.beritasatu.com/ekonomi/482986-presiden-dijadwalkan-buka-seminar-dan-munas-gapki-ke10.html>
               - Gapki: Melemahnya Permintaan Tiongkok dan UE Picu Turunnya
               Harga CPO Global
               
<http://www.beritasatu.com/ekonomi/482868-gapki-melemahnya-permintaan-tiongkok-dan-ue-picu-turunnya-harga-cpo-global.html>
               - Sepanjang Menaati Standar ISPO Budidaya Sawit Tidak Masalah
               
<http://www.beritasatu.com/ekonomi/482734-sepanjang-menaati-standar-ispo-budidaya-sawit-tidak-masalah.html>
               - Pemerintah Siap Ajukan Gugatan Biodiesel ke WTO
               
<http://www.beritasatu.com/ekonomi/480856-pemerintah-siap-ajukan-gugatan-biodiesel-ke-wto.html>

Kirim email ke