From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Sunday, March 18, 2018 2:32 AM
  



https://nasional.tempo.co/read/1070629/rommy-ppp-pilpres-2019-pertarungan-ulang-jokowi-prabowo

Rommy PPP: Pilpres 2019, 
Pertarungan Ulang Jokowi-Prabowo 
Reporter: 
Antara
Editor: 
Juli Hantoro
Sabtu, 17 Maret 2018 17:12 WIB 
 
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Ketua 
Umum PPP Romahurmuziy dalam kunjungannya di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, 3 
Februari 2018. Jokowi tampil kompak mengenakan sarung bersama Romahurmuziy. 
Foto: Biro Pers Setpres

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy menilai secara realitas 
politik sulit untuk memunculkan calon presiden alternatif untuk Pemilihan 
Presiden atau Pilpres 2019.

"Dalam politik kita boleh punya idealisme, tapi ketika bertarung di lapangan 
kita lihat realitas," katanya usai menjadi pembicara seminar dalam rangka HUT 
Ke-51 Universitas Hasyim Asyari di Jombang, Jawa Timur, Sabtu, 17 Maret 2018.

Menurut Rommy, sapaan akrabnya, untuk menjadi capres paling tidak harus 
memiliki tiga modal, yakni politik, sosial, dan finansial.

Baca juga: Gerindra Bakal Deklarasikan Prabowo Calon Presiden Awal April

Modal politik, kata dia, setidaknya capres harus memenuhi syarat 20 persen dari 
total kursi DPR atau 112 kursi.

Modal sosial, lanjut dia, seorang capres harus memiliki rekam jejak yang baik 
dan elektabilitas yang tinggi yang cukup untuk memenangi pertarungan.

Sementara modal finansial jelas diperlukan karena untuk menjadi capres jelas 
memerlukan biaya politik yang besar.

"Sampai saat ini kita lihat tidak ada yang punya modal yang cukup untuk 
dipertandingkan untuk apa berpayah-payah menginisiasi sebuah rekayasa yang 
secara politik hitungannya tidak mungkin," katanya.

Baca juga: Golkar Bentuk Relawan Gojo untuk Pemenangan Jokowi di Pilpres

Oleh karena itu, ia meyakini Pilpres 2019 merupakan pertarungan ulang 
Jokowi-Prabowo dengan komposisi partai pengusung yang mungkin berbeda dari 
pilpres sebelumnya.

Menurut dia, sejumlah pertemuan elit partai untuk membentuk poros ketiga kecil 
kemungkinan terwujud.








Kirim email ke