Enggak begitu, UU lewat pembahasan pemerintah dan DPR (MPR nggak ikut2) yg
artinya disetujui pemerintah dan DPR baru bisa lolos. Setiap saat bila
pemerintah tidak setuju pembahasan (R)UU tsb bisa ditarik, disini bisa goal
artinya utusan pemerintah (Menteri yg bersangkutan) sdh okay. Tetapi lucunya
sang menteri kemudian bilang belum lapor ke Presiden, ha ha ha. Okay anggap
saja sang presiden di-slomot menterinya sendiri, toh bila tidak setuju presiden
masih bisa mengeluarkan PerPPU membatalkan UU MD3 itu.
Berkaitan dgn pemilu, Jokowi ngambil sikap sak enak-e dewe atawa sana sini
kena, maksudku beliau seperti menggalang simpati masyarakat tetapi toh
membiarkan UU itu goal (sehingga menyenangkan DPR).
Dalam kaitan dgn PSI, benar mengajukan review ke MK, tetapi seharusnya juga
mendesak presiden mengeluarkan PerPPU membatalkan UU MD3 itu. Sayangnya yg
pertama dilakukan tetapi yg kedua tidak.
On Thursday, March 22, 2018, 2:59:08 PM PDT, [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> wrote:
UUD MD3 yang ngenakin mpr dan dpr itu? ga ditandatangani Jkw. Mungkin Jkw
takut dimusuhi sana sini jadi ga mau ambil resiko. pemilu sudah didepan mata.
ga tau gimana akibatnya. enak saja dpr. Nah ini, mungkin saatnya org. mahasiswa
demo dan PSI harus menunjang gerakan mahasiswa ini, jangan bela Jokowi yang
peragu itu.
---In [email protected], <jonathangoeij@...> wrote :
Tapi Tsamara, bukankah UU MD3 itu hasil pembahasan eksekutif dan legislatif,
dus hasil pemerintahan Presiden Jokowi. Dalam kasus UU Pilkada Tidak Langsung
setidaknya SBY masih mengeluarkan PerPPU mengembalikan ke Pilkada Langsung,
tetapi Presiden Jokowi .......tidak mengeluarkan PerPPU sama sekali.
---"Tapi kalau bicara kebebasan, bagaimana dengan UUMD3 yang baru-baru ini
disahkan?"
Apabila usul ditolak tanpa ditimbang/ Suara dibungkam kritik dilarang tanpa
alasan/ Dituduh subversif dan mengganggu keamanan/ Maka hanya ada satu kata:
lawan! Begitulah kata Wiji Thukul. ...Selasa 20 Maret 2018, 12:26 WIB
Kolom
Anak Muda Mental Penjilat?
|
|
|
| | |
|
|
|
| |
Anak Muda Mental Penjilat?
Tsamara Amany
Atas dasar argumen "harus melawan", anak muda disisihkan dalam panggung
politik. Padahal seharusnya anak muda bi...
|
|
|
T