Relawan asing pun ikut upacara 17 Agustus di Lombok Jumat, 17 Agustus 2018 16:47 WIB RelawanBSMI saat mengikuti upacara peringatan HUT ke-73 RI di depan RS Lapangan BSMIdi Lombok Utara, NTB, Jumat (17/8/2018). (Dokumentasi BSMI) Jakarta(ANTARA News) - Dua relawan asing yang membantu menangani korban gempa Lombokmengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Lapangan BulanSabit Merah Indonesia (BSMI) di Desa Pemenang Barat, Lombok Utara, NusaTenggara Barat, Jumat. Bersamasekitar 50 relawan, Keyligh Elling (20 dari Jerman dan Monika Kiraly (37) dariHungaria mengikuti rangkaian upacara bendera yang dimulai tepat pukul 10.00WITA menurut siaran pers BSMI. "Kemerdekaan adalah memiliki kebebasan tersendiri, memiliki sistem sendirisebagai negara dan bebas menentukan cita-cita negara," kata Monika,relawan berlatar pendidikan psikologi yang mendukung tim pemulihan trauma BSMIdi Lombok.
Ia lalu mengungkapkan bahwa warga yang terdampak gempa Lombok terlihatbaik-baik saja, namun sebenarnya mereka menyimpan duka yang mendalam. "Saat di luar mereka tersenyum, saat kami ajak bicara terlihat benarkesedihan yang mendalam. Semoga hari kemerdekaan bisa menguatkan orang-orangIndonesia untuk saling membantu," katanya. Relawan BSMIsaat mengikuti upacara peringatan HUT ke-73 RI di depan RS Lapangan BSMI diLombok Utara, NTB, Jumat (17/8/2018). (Dokumentasi BSMI) Ketua Majelis Pertimbangan Anggota BSMI dr Basuki Supartono dalam amanatupacaranya mengatakan bahwa masyarakat Lombok tidak sendirian menghadapibencana. Seluruh relawan yang datang dari berbagai penjuru Nusantara ingin membantumasyarakat Lombok bangkit, khususnya pada momen peringatan kemerdekaan. "Kita merasakan kesulitan, duka yang mendalam karena cobaan gempa ini.Kita doakan agar Allah memberikan masyarakat Lombok kekuatan dan segera bangkitdan pulih kehidupan mereka," kata Basuki. Basuki juga mengucapkan terima kasih kepada turis asing yang masih bertahan diLombok dan ikut menjadi relawan membantu para pengungsi. "Kami sampaikan salam hormat kepada Anda dan negara Anda atas kerelawanankepada saudara kami di Lombok," katanya. Pewarta : AriefMujayatno Editor: Maryati COPYRIGHT © ANTARA 2018
