Bg JG.....jelaskan, anda jangan masuk ke RRT.........anda kan bukan orang
penting, kalau anda di sandra di RRT,  harganya anda is less than 10
yuan,kenapa??? bg kan full-blood american, tapi American yg di import dr
Indonesia....so Trump will not blow his trumpet for you!!!

On 06-Jan-2019 11:09 AM, "[email protected] [GELORA45]" <
[email protected]> wrote:




Amerika Serikat Minta Warganya Jauhi Tiongkok
<https://www.jpnn.com/news/amerika-serikat-minta-warganya-jauhi-tiongkok>

Sabtu, 05 Januari 2019 – 20:55 WIB


[image: Amerika Serikat Minta Warganya Jauhi Tiongkok - JPNN.COM]

jpnn.com, WASHINGTON <http://www.jpnn.com/tag/washington> - Penahanan 13
warga negara Kanada oleh Tiongkok membuat Amerika Serikat (AS) waswas.
Kamis (3/1) Kementerian Luar Negeri AS menerbitkan travel advisory alias
anjuran perjalanan bagi seluruh penduduknya. Mereka yang berencana
mengunjungi Negeri Panda diminta untuk berpikir ulang.

"Tiongkok bisa saja menahan Anda selama beberapa tahun. Dalam kurun waktu
itu, bisa saja Anda mengalami pelecehan." Demikian bunyi sebagian travel
advisory yang Washington rilis Kamis sebagaimana dikutip BBC. Jika tidak
benar-benar penting, AS mengimbau warganya tidak berkunjung ke Tiongkok.

Anjuran tidak melakukan perjalanan ke Tiongkok itu masuk dalam level 2.
Sejauh ini, ada sekitar 60 negara yang menjadi sasaran travel advisory
tingkat 2 AS tersebut. Untuk Tiongkok, AS juga pernah menerbitkan dokumen
yang hampir sama pada Januari lalu. Tapi, kali ini AS berusaha
menggarisbawahi aturan tambahan tentang exit bans.

Dengan menerapkan exit bans, Tiongkok berhak melarang turis-turis asing
meninggalkan wilayah mereka dengan alasan apa pun. Bahkan, Beijing boleh
langsung menerapkan kebijakan itu tanpa memberitahukan terlebih dahulu
kepada individu yang bersangkutan. Mereka yang memiliki kewarganegaraan
ganda AS-Tiongkok lebih berpeluang mengalami exit bans.

AS merilis travel advisory setelah Kanada melaporkan bahwa Tiongkok menahan
13 warganya. Sebanyak 13 orang itu ditahan setelah Kanada menangkap
Direktur Keuangan Huawei Technologies Co. Meng Wanzhou.

Perempuan yang juga memiliki panggilan Sabrina Meng itu ditahan pada 1
Desember lalu di Vancouver. Penangkapan tersebut dilakukan atas permintaan
AS. *(sha/c7/hep*)

Kirim email ke