*PDIP berjas merah, FPI berjubah putih, kombinasinya menjadi merah poteh.*

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190107213336-32-359141/caleg-pdip-sebut-rizieq-tokoh-pemersatu-muslim
Caleg PDIP Sebut Rizieq Tokoh Pemersatu Muslim

CNN Indonesia | Selasa, 08/01/2019 06:20 WIB

Bagikan :

[image: Caleg PDIP Sebut Rizieq Tokoh Pemersatu Muslim]Caleg DPRD Banten
asal PDIP menyebut Imam Besar FPI Rizieq Shihab sebgai tokoh pemersatu
muslim. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Anggota DPRD Banten dari *PDIP
<https://www.cnnindonesia.com/tag/pdip>* Evi Silvi Yunatul Hayati Silvi
menilai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) *Rizieq Shihab
<https://www.cnnindonesia.com/tag/rizieq-shihab>* sebagai tokoh pemersatu,
terutama dalam kasus penodaan agama yang menyeret mantan Gubernur DKI
Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias *Ahok
<https://www.cnnindonesia.com/tag/ahok>* ke penjara.

Hal itu diakuinya saat ditanya perihal pemasangan foto Rizieq pada poster
atau alat peraga kampanye (APK) digitalnya.

"Saya sebagai Muslim kita butuh tokoh besar, yang bisa mempersatukan kita
yang berbeda-beda ini. Adanya 212 mementum dari perkara Ahok itu kita
menemukan saat itu pemersatunya beliau [Rizieq]," ujar Silvi, kepada
*CNNIndonesia.com*, Senin (7/1)


Lihat juga:

 Kampanye Pakai Foto Rizieq, Caleg PDIP Digeruduk Oknum FPI
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190107184838-32-359097/kampanye-pakai-foto-rizieq-caleg-pdip-digeruduk-oknum-fpi/>

Atas hal itu, Silvi juga menilai Rizieq bukan hanya tokoh milik FPI. Ia
berkata Rizieq besar karena dukungan dari berbagai golongan, termasuk
dirinya.

"Jadi kalau misalnya saya mengidolakan, kemudian saya mencantumkan pada
atribut pribadi saya mereka marah, ya salah. Besarnya Habib Rizieq karena
kita lho," ujarnya.

Namun demikian, ia membantah pemasangan foto Rizieq itu bertujuan untuk
menarik dukungan dari pendukung capres Prabowo Subianto.

Alat pergaa kampanye caleg PDIP yang memasang foto Imam Besar
FPI Rizieq Shihab. (Dok. Istimewa)

Ia mengaku telah memiliki pendukung atau basis elektoralnya sendiri di
daerah pemilihan (dapil) Kota Cilegon. Sebab, ia sudah tiga kali menjadi
caleg, yakni menjadi caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD), caleg DPR dari
Partai Hanura, dan caleg DPR dari Partai NasDem.

"Tidak ada [kepentingan elektoral]. Silvi itu sudah tiga kali nyalon,"
ujarnya mengklaim.

Silvi pun menegaskan Kota Cilegon juga bukan semata basis Prabowo meski
pada Pilpres 2014 Joko Widodo yang diusung PDIP kalah di dapil tersebut.
Lihat juga:

 LSI Ungkap 5 Alasan Reuni 212 Gagal Gerus Suara Jokowi
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181220072508-32-355083/lsi-ungkap-5-alasan-reuni-212-gagal-gerus-suara-jokowi/>

"Jadi tidak ada kaitannya dengan adanya Habib Rizieq 'oh Silvi menyatakan
bahwa berarti di situ basis Prabowo'. Belum tentu lah, itu masih jauh siapa
yang menang nanti Prabowo atau Jokowi," ucap dia.

Lebih lanjut, Silvi merasa tidak memiliki masalah dengan Rizieq dan
pendukungnya, termasuk massa aksi 212. Ia juga mengklaim tindakan
relawannya mempublikasikan APK digital ke Facebook karena menilai dirinya
mengidolakan Rizieq.

"Jadi ya sah-sah saja, tidak ada tendensi atau bagaimana merugikan mereka
para FPI yang punya imam besar atau keluar dari garis partai. Saya hanya
ingin bersama tidak ada perbedaan," ujar Silvi.

Foto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi

Di sisi lain, Silvi mengaku sempat mendapat teguran keras dari DPP PDIP. Ia
mengaku DPP PDIP khawatir tindakan memasang foto Rizieq di APK bisa
berdampak buruk kepada partai.

Terlebih, ia mengaku teguran keras dikeluarkan karena adanya tindakan
intimidasi yang dilakukan oleh oknum FPI terhadap dirinya.

"DPP khawatirnya saya terpancing jadi kesannya ribut PDIP dengan Habib
Rizieq itu saja," ujarnya.

Terkait teguran itu, Silvi mengaku telah menyampaikan kepada pengurus untuk
secara pribadi menyelesaikan masalah tersebut.
Lihat juga:

 Djarot Sindir Pihak yang Ingin 'Seragamkan' Indonesia
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181221130551-32-355489/djarot-sindir-pihak-yang-ingin-seragamkan-indonesia/>

"Ya Alhamdulillah sudah selesai semua. Kalau ada letupan-letupan itu mereka
yang tidak mengerti informasi," ujar Silvi.

Lebih dari itu, ia mengaku tidak akan lagi menggunakan foto Rizieq untuk
kepentingan politik.

Sebelumnya, sejumlah massa FPI disebut menuntutnya untuk menghapus foto
Rizieq dari APK milik Silvi. Pihak FPI sendiri belum memberikan
konfirmasinya atas kasus ini.

Kirim email ke