https://regional.kompas.com/read/2019/04/21/13263271/polisi-pelaku-pembakaran-kotak-suara-di-maluku-tenggara-lebih-dari-satu



* Polisi: Pelaku Pembakaran Kotak Suara di Maluku Tenggara Lebih dari Satu
Orang *
KONTRIBUTOR AMBON, RAHMAT RAHMAN PATTY
Kompas.com - 21/04/2019, 13:26 WIB

AMBON,KOMPAS.com - Aparat kepolisian memastikan pelaku pembakaran kotak
suara di Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara lebih dari
satu orang.

Dalam kasus ini, seorang calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten
Maluku Tenggara asal PDI-P berinisial LPR diduga terlibat.

“Kami sudah mengidentifikasi para pelakunya dan jumlah pelaku lebih dari
satu orang karena saat aksi pembakaran itu dia (caleg) datang dengan massa
pendukung,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat
saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (21/4/2019).

Roem menjelaskan, meski telah mengetahui para pelaku pembakaran kotak suara
tersebut, polisi belum dapat mengambil langkah lebih lanjut karena lokasi
pembakaran kotak suara sangat jauh dari Polres Maluku Tenggara.

Baca juga: Bawaslu Ambil Alih Kasus Pembakaran Kotak Suara di Maluku
Tenggara

Selain itu, polisi belum dapat menangani unsur pidana dalam kasus tersebut
karena sampai saat ini masih berkonsentrasi untuk pengamanan pasca-pemilu.

Menurut dia, dalam kasus tersebut ada unsur pidana pemilu maupun pidana
umum yang telah dilanggar oleh para pelaku.

Alasannya, dalam kasus itu para pelaku telah melakukan perusakan dan
mengganggu kelancaran proses pemilu. "Belum, belum tentu akan ada tersangka
dalam kasus ini.

Tapi kami belum bisa menindaklanjutinya karena saat ini kami masih fokus
pada pengamanan di sana dulu,” kata Roem.

Kasus pembakaran tiga kotak suara bersama dokumen lainnya itu terjadi di
Kantor PPK Kecamatan Kei Besar Selatan pada Jumat (19/4/2019).

* Baca juga*: Pembakaran Surat Suara, Bawaslu Gunungkidul Mintai Keterangan
Saksi

Aksi pembakaran kotak suara tersebut diduga dipicu oleh ketidakpuasan salah
satu celeg asal PDI-P yang merasa dicurangi.

Sempat terjadi ketegangan di wilayah tersebut saat peristiwa terjadi. Roem
memastikan, saat ini kondisi di wilayah tersebut telah berhasil
dikendalikan oleh aparat berwenang. "Sejauh ini kondisi di sana telah
kondusif kembali,” kata Roem.


Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

*Berita Terkait*
 Bawaslu Ambil Alih Kasus Pembakaran Kotak Suara di Maluku Tenggara Soal
Pembobolan 21 Kotak Suara, KPU Banyumas Tunggu Keputusan Bawaslu Kronologi
Lengkap Pembobolan 21 Kotak Suara oleh Ketua PPS di Banyumas Polisi yang
Gugur Saat Kawal Kotak Suara Dapat Kenaikan Pangkat Pengakuan Ketua PPS di
Banyumas yang Bongkar Kotak Suara

Editor : Inggried Dwi Wedhaswary

Kirim email ke