Akan ada Juan Guiado II di Indonesia,siapa??? On 05-May-2019 1:49 PM, "ajeg [email protected] [GELORA45]" < [email protected]> wrote:
Rakyat yang terlalu baik dan selalu sabar kali ini terpaksa bangkit karena muak dengan kebohongan penguasa terutama kemunafikan dan kebonekaan Jokowi. Tidak ada jaminan Bawaslu & KPU-RI menanggapi bukti-bukti kecurangan yang diserahkan ke mereka karena sang dalang antek nekolim kelihatannya tetap memaksakan skenario seperti 2014, gulirkan ke MK. Tapi kesabaran Rakyat ada batasnya. Tidak akan biarkan emak-emak kita dibuat menderita dan semakin naik pitam. --- lusi_d@... wrote: Kecurangan itu sebenarnya juga terjadi pd pemilu-pemilu sebelumnya.. Tapi massa belum melakukan perlawanan, kali ini mulai berani melawan kecurangan dan kesewanang-wenangan si penguasa yang menyalahgunakan kedudukan kepetahanaannya. Kesedaran massa untuk berlawan sudabangkit. Terutama keberanian yang dikategorikan sebagai emak-emak. Am Sat, 4 May 2019 23:44:19 +0000 (UTC) schrieb ajeg : > Masih tergantung Bawaslu & KPU, berani nggak mereka untuk jujur dan > adil menanggapi begitu banyak kecurangan yang sebagian buktinya sudah > diserahkan ke mereka. Berani nggak membuktikan mereka bukan bagian > dari penjahat politik. Jangan seperti MK tahun 2014 yang ketuanya > lalu dikasih tanda jasa oleh pemerintahan baru waktu itu. Untuk apa > paslon 01 yang katanya gembira pemilu sukses itu mengerahkan Brimob > bersenjata tempur? Ini sih bukan persaingan antarkontestan lagi, tapi > menantang Rakyat. --- lusi_d@... wrote: > Kalau memperhatikan > kecenderungan perolehan suara dalam pemilu 2019 ini pasangan > Jokowi-Mak'ruf pada akhirnya akan dikalahkan oleh pasangan capres > Prabowo-Sandi. >
