Relawan Tuntut Tanggung Jawab Prabowo Atas Aksi 21-22 Mei
Senin , 15 Juli 2019 | 10:20
Relawan Tuntut Tanggung Jawab Prabowo Atas Aksi 21-22 Mei
Sumber Foto Dok/Ist
Prabowo Subianto
POPULER
Ini Isi Pidato Lengkap Visi Indonesia Jokowi
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/10785/hukumdanpolitik/read/10777/%22>Jokowi
Tantang Menteri Mendatang untuk Berani
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/10785/hukumdanpolitik/read/10775/%22>Jokowi
Persilakan Oposisi dengan Catatan
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/10785/hukumdanpolitik/read/10776/%22>Unggah
di Instagram, Prabowo: Hidupku Hanya untuk Bangsa dan Negara
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/10785/hukumdanpolitik/read/10770/%22>Prabowo
Kirim Surat ke Amien Rais Bertepatan Bertemu Jokowi
<http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/10785/hukumdanpolitik/read/10769/%22>
Listen to this
JAKARTA - Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuntut
pertanggungjawaban Prabowo terkait aksi 21-23 Mei lalu. Mereka tergabung
dalam Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen Prabowo-Sandi.
Para pendukung ini meminta Prabowo bertanggung jawab atas meninggalnya
sembilan pemuda dan sejumlah orang yang diduga masih hilang dalam aksi
yang berujung kericuhan tersebut.
"Prabowo harus bertanggung jawab atas sembilan orang yang telah
meninggal dunia di aksi 21-23 Mei 2019 dan masih banyak lagi yang masih
hilang hingga saat ini," tulis Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen
Prabowo-Sandi dalam salah satu poin tuntutannya, Senin (15/7/2019).
Rencananya, para pendukung yang mayoritas mahasiswa ini akan menggelar
aksi di kediaman Prabowo yang berlokasi di Kertanegara IV, Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan. Namun aksi yang sekiranya digelar hari ini
ditunda hingga tiga hari ke depan lantaran pihaknya belum mengantongi
izin dari kepolisian.
"Harusnya memang hari ini, kami tunda hingga tiga hari ke depan untuk
meminta izin ke pihak kepolisian," kata Ketua Koordinator Jaringan
Pemuda Penyelamat Konstituen Prabowo-Sandi, Fhais seperti
dilaporkan/cnnundonesia.com./
Meski tak disuarakan langsung di halaman rumah Prabowo pada hari ini,
Fhais berharap tuntutannya diketahui mantan Komandan Jenderal Koppasus
itu sesegera mungkin. Menurutnya, para pendukung Prabowo kecewa dengan
sikap dan langkah yang diambil pimpinan Partai Gerindra itu terkait
pertemuannya dengan Joko Widodo pada Sabtu (12/7/2019) lalu.
Dia berharap Prabowo bertemu pendukungnya dan meminta maaf secara
langsung atas pertemuan yang disebutnya sebagai 'pengkhianatan' itu. Dia
juga berharap Prabowo menyampaikan permintaan maaf bukan melalui media
sosial atau juru bicara.
Terkait kerusuhan 21-22 Mei, Polri telah memaparkan laporan
investigasinya. Hasilnya menunjukkan sejumlah oknum partai politik
terlibat dalam kerusuhan itu. Namun, Polri tak menyebutkan nama partai
politik dan identitas oknum tersebut.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo
menjelaskan polisi sudah menelusuri penyebab dan pemicu kerusuhan yang
terjadi selama 21-22 Mei. Dari hasil investigasi itu, ada delapan
kelompok yang mereka duga sebagai pelaku kerusuhan.
"Ada delapan kelompok, itu masih akan terus didalami oleh penyidik,"
kata Dedi di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jumat (7/5/2019).
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com