Pada Senin, 15 Juli 2019 06.44.39 GMT+2, Chalik Hamid 
<[email protected]> menulis:  
 
  

   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: ChanCT [email protected] 
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In 
<[email protected]>Terkirim: Senin, 15 Juli 2019 06.02.17 GMT+2Judul: 
[GELORA45] Relawan Tuntut Tanggung Jawab Prabowo Atas Aksi 21-22 Mei
     
 
 
Relawan Tuntut Tanggung Jawab Prabowo Atas Aksi 21-22 Mei
 Senin , 15 Juli 2019 | 10:20  Sumber Foto Dok/Ist
 Prabowo Subianto     POPULER Ini Isi Pidato Lengkap Visi Indonesia 
JokowiJokowi Tantang Menteri Mendatang untuk BeraniJokowi Persilakan Oposisi 
dengan CatatanUnggah di Instagram, Prabowo: Hidupku Hanya untuk Bangsa dan 
NegaraPrabowo Kirim Surat ke Amien Rais Bertepatan Bertemu Jokowi     Listen to 
this 
JAKARTA - Relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menuntut pertanggungjawaban 
Prabowo terkait aksi 21-23 Mei lalu. Mereka tergabung dalam Jaringan Pemuda 
Penyelamat Konstituen Prabowo-Sandi.
 
Para pendukung ini meminta Prabowo bertanggung jawab atas meninggalnya sembilan 
pemuda dan sejumlah orang yang diduga masih hilang dalam aksi yang berujung 
kericuhan tersebut.
 
"Prabowo harus bertanggung jawab atas sembilan orang yang telah meninggal dunia 
di aksi 21-23 Mei 2019 dan masih banyak lagi yang masih hilang hingga saat 
ini," tulis Jaringan Pemuda Penyelamat Konstituen Prabowo-Sandi dalam salah 
satu poin tuntutannya, Senin (15/7/2019).
 
Rencananya, para pendukung yang mayoritas mahasiswa ini akan menggelar aksi di 
kediaman Prabowo yang berlokasi di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta 
Selatan. Namun aksi yang sekiranya digelar hari ini ditunda hingga tiga hari ke 
depan lantaran pihaknya belum mengantongi izin dari kepolisian.
 
"Harusnya memang hari ini, kami tunda hingga tiga hari ke depan untuk meminta 
izin ke pihak kepolisian," kata Ketua Koordinator Jaringan Pemuda Penyelamat 
Konstituen Prabowo-Sandi, Fhais seperti dilaporkan cnnundonesia.com.
 
Meski tak disuarakan langsung di halaman rumah Prabowo pada hari ini, Fhais 
berharap tuntutannya diketahui mantan Komandan Jenderal Koppasus itu sesegera 
mungkin. Menurutnya, para pendukung Prabowo kecewa dengan sikap dan langkah 
yang diambil pimpinan Partai Gerindra itu terkait pertemuannya dengan Joko 
Widodo pada Sabtu (12/7/2019) lalu.
 
Dia berharap Prabowo bertemu pendukungnya dan meminta maaf secara langsung atas 
pertemuan yang disebutnya sebagai 'pengkhianatan' itu. Dia juga berharap 
Prabowo menyampaikan permintaan maaf bukan melalui media sosial atau juru 
bicara.
 
Terkait kerusuhan 21-22 Mei, Polri telah memaparkan laporan investigasinya. 
Hasilnya menunjukkan sejumlah oknum partai politik terlibat dalam kerusuhan 
itu. Namun, Polri tak menyebutkan nama partai politik dan identitas oknum 
tersebut.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo 
menjelaskan polisi sudah menelusuri penyebab dan pemicu kerusuhan yang terjadi 
selama 21-22 Mei. Dari hasil investigasi itu, ada delapan kelompok yang mereka 
duga sebagai pelaku kerusuhan.
 
"Ada delapan kelompok, itu masih akan terus didalami oleh penyidik," kata Dedi 
di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jumat (7/5/2019).
    
 
|  | 不含病毒。www.avg.com  |

       

Kirim email ke