Disuap bawang putih, mulutnya bau.........
Gampang ditangkap KPK...?

Pada tanggal Kam, 8 Agu 2019 pukul 21.37 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
>
> DPR = Dewan Penipu Rakyat, jadi tidak mengerankan kalau anggota DPR disuap
> atau menyuap melalui money changer. Bawang putih dalam cerita dongeng di
> Europa dibilang obat anti wampir, jadi katanya kalau makan banyak bawang
> putih wampir tidak berani menyerang menghisap darah manusia,. Di NKRI agak
> lain dari pada yang lain, bawang putih dipakai untuk menipu rakyat, jadi
> hati-hati terhadap anggota DPR, mereka lebih jahat dari wampir. hehehehehe
>
>
>
> https://sp.beritasatu.com/#
> *Terima Suap Impor Bawang Anggota DPR Gunakan Money Changer*
>
> [image: Terima Suap Impor Bawang Anggota DPR Gunakan Money Changer]Febri
> Diansyah. ( Foto: Antara )
>
> Fana Suparman / MPA Kamis, 8 Agustus 2019 | 19:20 WIB
>
>
>
> *Jakarta, Beritasatu.com*- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan
> sejumlah barang bukti dalam operasi tangkap tangan (OTT) anggota Komisi VI
> DPR RI terkait rencana impor bawang putih ke Indonesia. Salah satunya bukti
> transaksi uang suap menggunakan fasilitas *money changer.* Berdasar
> informasi legislator yang dibekuk KPK merupakan anggota Komisi VI DPR dari
> Fraksi PDIP, Nyoman Dhamantra.
>
> "Jadi, ada transfer yang menggunakan fasilitas* money changer* yang kami
> indikasikan itu ditujukan untuk salah satu anggota DPR RI di Komisi VI
> terkait dengan impor bawang putih," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di
> Gedung KPK, Jakarta, Kamis (8/8/2019).
>
> Febri mengatakan, dari temuan tim Satgas, diketahui bukti transaksi
> perbankan itu memiliki nominal Rp 2 miliar. Selain bukti transaksi *money
> changer,* tim Satgss KPK juga menyita uang tunai dalam bentuk dolar
> Amerika Serikat. Bukti tersebut, kata Febri, diamankan dari orang
> kepercayaan anggota Komisi VI DPR RI tersebut.
>
> "Ada uang dalam mata uang asing dolar AS yang juga kami amankan dari salah
> satu pihak yang diamankan kemarin malam. Nanti kami sampaikan lagi update
> jumlahnya berapa karena KPK juga harus mengidentifikasi lebih lanjut uang
> yang dibawa tersebut itu terkait dengan spesifik perkara ini atau hal-hal
> yang lain," kata Febri.
>
> Sampai saat ini, KPK telah menangkap 12 orang, termasuk anggota Komisi VI
> DPR RI tersebut yang dibawa tim KPK dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang,
> Kamis (8/8). Sebelumnya, terdapat 11 orang yang terlebih dahulu ditangkap
> di Jakarta, Rabu (7/8) malam hingga Kamis pagi. 11 orang tersebut terdiri
> atas unsur swasta, importir, sopir, orang kepercayaan anggota DPR, dan
> pihak lainnya.
>
> "Sebanyak 12 orang yang kami amankan sampai dengan siang ini. Barusan ada
> satu orang yang kami amankan dari Bandara Soekarno Hatta, kemudian dibawa
> ke Kantor KPK. Sekarang sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut," kata Febri.
>
> Dari 12 orang yang ditangkap, termasuk anggota Komisi VI DPR itu saat ini
> sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK. Lembaga Antikorupsi
> memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka. Lembaga
> Antikorupsi berjanji akan menyampaikan secara rinci mengenai OTT tersebut
> dalam konferensi pers hari ini.
>
> Sumber: Suara Pembaruan
>
>
> 
>

Kirim email ke