https://www.gatra.com/detail/news/444965/milenial/delapan-orang-tewas-akibat-kecelakaan-bus-dan-truk
*Delapan Orang Tewas Akibat Kecelakaan Bus dan Truk* Gatra.com | 17 Sep 2019 00:03 kecelakaan Maut bus Rosalia dan Truk Tangki CPO, akibatkan delapan orang tewas, di Jalan lintas tengah Sumatera, Kabupaten way kanan Lampung. (Dok Humas Polres Waykanan/far) *Way Kanan, Gatra.com* - Tragedi kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini melibatkan bus berpenumpang dan truk tangki bermuatan minyak sawit mentah (*crude palm oil*/CPO). Akibatnya delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut. Terjadi di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, tepatnya di kilometer 229, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Senin sore (16/9). Lakalantas yang melibatkan Bus Rosalia Indah berwarna biru dengan truk tangki warna oranye tersebut menambah catatan panjang kecelakaan lalu lintas dengan banyak korban di 2019. "Kecelakaan terjadi saat mobil bus Rosalia Indah dengan nomor polisi AD 1666 CE berjalan dengan kecepatan tinggi dari arah Bandar Lampung menuju Palembang. Sesampainya di Jalan Lintas Tengah Sumatera Km 229, Bus mengambil jalur kanan jalan aspal menikung tajam ke kiri dan menanjak tanpa marka. Karena kecepatan terlalu tinggi, bus pun hilang kendali, oleng, dan terguling di tengah jalan," kata Kasatlantas Polres Way Kanan, AKP Jafril kepada awak media. Pada waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan (arah Palembang) datang truk tangki nomor polisi BE 9291 YJ. Dikarenakan jarak kendaraan terlalu dekat, truk tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan. Akibat kerasnya tabrakan, mobil tangki yang juga melaju dengan kecepatan tinggi tersebut sampai merangsek ke bagian dalam bus yang sudah terguling. Sebanyak delapan orang korban meninggal dunia telah dievakuasi ke RSUD Martapura, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Mereka adalah tujuh penumpang bus dan seorang supir truk. Sementara 24 orang korban luka-luka lainnya telah berada di Puskesmas Way Tuba. Terpisah, Kapolres Way Kanan, AKBP Andy Siswantoro mengatakan, dari hasil pemeriksaan dipastikan kecelakaan terjadi setelah bus menabrak truk. "Diduga sopir bus tidak menguasai medan dan lepas kendali. Saat ini kami sedang fokus mengurus korban tewas dan luka-luka terlebih dahulu," ujarnya.
