Bangun Ibu Kota Tidak Perlu Utang, Pemerintah Punya Aset Senilai Rp
1.123 Triliun
Selasa , 17 September 2019 | 10:09
Bangun Ibu Kota Tidak Perlu Utang, Pemerintah Punya Aset Senilai Rp
1.123 Triliun
Sumber Foto : Istimewa
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat memberikan kuliah
umum di
POPULER
Implementasi B30 Diharapkan Dongkrak Ekspor Migas
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/8122/implementasi_b30_diharapkan_dongkrak_ekspor_migas>Kenaikan
Cukai Rokok Bisa Picu Inflasi
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/8114/kenaikan_cukai_rokok_bisa_picu_inflasi>Jokowi
Diminta Lanjutkan Konsep Pembangunan Ekonomi Habibie
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/8089/jokowi_diminta_lanjutkan_konsep_pembangunan_ekonomi_habibie>Cara
Habibie Membaca Realitas Ekonomi dengan Ilmu Pesawat
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/8090/cara_habibie_membaca_realitas_ekonomi_dengan_ilmu_pesawat>Ekspor
Masih Loyo, Darmin: Tunggu Omnimbus Law Investasi
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/8130/ekspor_masih_loyo__darmin__tunggu_omnimbus_law_investasi>
Listen to this
JAKARTA - Berdasarkan hasil hasil pendataan Barang Milik Negara (BMN)
oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masih dalam proses audit,
nilai aset pemerintah pusat di Jakarta mencapai Rp 1.123 triliun.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bambang Brodjonegoro) mengatakan, aset tersebut
bisa menjadi salah satu sumber pendanaan pemerintah untuk membangun ibu
kota baru di Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara, Kalimantan
Timur.
"Revaluasi aset di Jakarta, dari hitungan Dirjen Kekayaan Negara
sementara di atas Rp 1.100 triliun," ujar Bambang di Jakarta, Senin
(16/9/2019).
Dia menjelaskan, aset tersebut berupa gedung fisik maupun tanah yang
dimiliki pemerintah di Jakarta, mulai dari gedung pusat pemerintahan
seperti gedung kementerian, komplek DPR-MPR, hingga rumah dinas para
pejabat negara.
"Ini bukan hanya kantor kementerian, DPR/MPR, rumah dinas saya sekarang
di Jakarta pun aset pemerintah. Dan itu sudah berapa nilainya sekarang,
saya saja sudah tidak mampu beli," ujar Bambang seperti dikutip
dari/kompas.com/.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com