Polemik soal jual-beli jabatan mendadak hilang di mana-mana, terutama di mulut 
elit-elit partai. Tidak satu pun elit yang mulutnya berani membahas jual-beli 
jabatan. Semua memendamnya dalam-dalam.
Padahal, jual-beli jabatan marak sampai ke tingkat kementerian yang kebanyakan 
dipimpin orang partai. 
Padahal, menteri adalah pembantu presiden dalam kabinet.
Dan, kabinet sekarang segera berakhir. Diganti kabinet baru dengan sederet 
kementerian yang konon 45%nya akan dipimpin orang partai. 
Dan, polemik jual-beli jabatan mendadak hilang. Lenyap seperti ditelan bumi..
😬



Kirim email ke