Di negeri kafir, tetapi tidak sampai kapiran..........

Pada tanggal Sab, 16 Nov 2019 pukul 10.58 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Kalau menurut  penilaian  kaum suci murni Singapura adalah negeri kafir
> bukan tempat suci, seharusnya yang menjadi contoh dari tanah yang
> benar-benar suci dimana terdapat lebih dari satu juta TKI, itu baru kabar
> gembira.
>
> On Sat, Nov 16, 2019 at 8:57 AM ChanCT [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]> wrote:
>
>>
>>
>> 13 TKI di Singapura Wisuda Sarjana
>> Reporter:  Non Koresponden
>> Editor:  Suci Sekarwati
>> Sabtu, 16 November 2019 14:00 WIB
>>
>> [image: KBRI Singapura bekerja sama dengan Universitas Terbuka (UT)
>> menyelenggarakan pendidikan Strata 1 untuk TKI yg bekerja di Singapura
>> sejak tahun 2005. Sumber: dokumen KBRI Singapura]KBRI Singapura bekerja
>> sama dengan Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan pendidikan Strata 1
>> untuk TKI yg bekerja di Singapura sejak tahun 2005. Sumber: dokumen KBRI
>> Singapura
>>
>> *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - KBRI Singapura bekerja sama
>> dengan Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan pendidikan Strata 1 atau
>> S1 untuk para TKI  <https://www.tempo.co/tag/tenaga-kerja-indonesia-tki>atau
>> yang sekarang disebut Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura. Langkah
>> ini bagian dari program 'beyond protection'.
>>
>> KRBI Singapura dalam keterangannya menjelaskan melalui UPBJJ UT Batam,
>> Universitas Terbuka membuka Kelompok Belajar (Pokjar) yang dilakukan di
>> Sekolah Indonesia Singapura Ltd (SIS) mulai 2009. Pada 12 November 2019,
>> sebanyak 13 TKI yang mengikuti Pokjar UT Singapura diwisuda S1 di UT
>> Jakarta bersama 1.893 orang wisudawan lainnya dari seluruh Indonesia.
>>
>> Nilai IPK tertinggi berasal dari UT Pokjar Singapura, yakni 3.32. Duta
>> Besar RI untuk Singapura Ngurah Swajaya menjelaskan TKI di UT Pokjar
>> Singapura memiliki semangat belajar yang luar biasa, meski mereka
>> disibukkan oleh pekerjaan.
>>
>> “Keseriusan ini tidak hanya direfleksikan dari semangat belajar, tapi
>> juga mereka membiayai sendiri biaya kuliahnya. Beberapa rekan mereka bahkan
>> sudah menyelesaikan program Strata 2,” kata Dubes Ngurah.
>>
>> KBRI Singapura bekerja sama dengan Universitas Terbuka (UT)
>> menyelenggarakan pendidikan Strata 1 untuk TKI yg bekerja di Singapura
>> sejak tahun 2005. Sumber: dokumen KBRI Singapura
>>
>> KBRI Singapura memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM
>> para TKI melalui berbagai kegiatan pelatihan, termasuk kuliah di UT
>> sehingga diharapkan mereka memiliki ketrampilan tambahan yang bisa
>> meningkatkan kesejahteraan setelah tidak lagi bekerja sebagai TKI di
>> Singapura.
>>
>> Pembentukan Pokjar Singapura bertujuan untuk memberikan layanan
>> pendidikan tinggi bagi para TKI dan masyarakat Indonesia di Singapura pada
>> umumnya.
>>
>> Pembukaan layanan pendidikan tinggi jarak jauh UT tersebut sebagai
>> pengejawantahan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 31 ayat 1 bahwa
>> setiap warga negara berhak mendapat pendidikan. Akses terhadap pendidikan
>> yang berkualitas merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa memandang
>> usia, status sosial, suku, agama maupun ras.
>>
>> ADVERTISEMENT
>>
>> Keberadaan UT Pokjar Singapura sangat membantu para Pekerja Migran
>> Indonesia. Dengan sistem belajar yang fleksibel, daring dan tidak
>> mengharuskan mahasiswa bertatap muka di ruang perkuliahan, menjadikan
>> Universitas Terbuka atau UT menjadi solusi bagi TKI yang serius menuntut
>> ilmu.
>>
>> Sampai dengan 2019, jumlah mahasiswa UT Pokjar Singapura yang telah lulus
>> berjumlah 157 orang dengan rincian 153 orang lulus sarjana dan 4 orang
>> lulusan pascasarjana. Dari jumlah tersebut, sebagian besar TKI dan beberapa
>> diantaranya adalah pekerja profesional ataupun WNI yang tinggal di
>> Singapura dengan tujuan untuk melanjutkan pendidikannya.
>>
>> Mahasiswa yang belum sempat menyelesaikan pendidikannya di UT Pokjar
>> Singapura memilih melanjutkan pendidikannya di Universitas Terbuka di
>> Indonesia setelah kontrak kerja mereka telah selesai di Singapura.
>>
>> Saat ini, 4 lulusan S2 UT Pokjar Singapura telah menjadi tutor online di
>> UT dan lulusan S1 yang telah pulang ke Indonesia beberapa diantaranya
>> bekerja sebagai guru, membuka kursus bimbingan belajar, bekerja di instansi
>> pemerintah, perusahaan swasta maupun berwiraswasta. Keberadaan UT Pokjar
>> Singapura terbukti membantu para TKI
>> <https://www.tempo.co/tag/tenaga-kerja-indonesia-tki> untuk mendapat
>> kehidupan yang lebih baik.
>>
>> 
>

Kirim email ke