*Mereka berdua ini (Prabowo + Puan) adalah pemenang kursi presiden dan
wakil presiden pada Pemilu 2024, demikiaan keterangan ahli nujum. Jadi Anda
sebagai  pemilih tidak  perlu merepotkan diri berorak-sorak, karena sudah
ditentukan siapa yang  berhak menduduki tahta kekuasaan kerajaan.
hehehehehehehe*

https://www.harianterbit.com/nasional/read/112459/PDIP-Gerindra-Makin-Akrab-Prabowo-Puan-Maharani-Mulus-di-Pilpres-2024


*DIP-Gerindra Makin Akrab: Prabowo-Puan Maharani Mulus di Pilpres 2024 *

Safari

Kamis, 31 Oktober 2019 - 10:59 WIB


*Jakarta, HanTer* - Belakangan hubungan Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan dan Partai Gerindra makin akrab. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
melihat keakraban PDIP dengan Gerindra merupakan sinyal politik untuk
Pemilihan Presiden 2024.

Namun ada yang menyebut keakraban kedua partai itu bakal memuluskan
pasangan Prabowo Subianto dengan Puan Maharani maju pada Pilpres 2024
mendatang. Kemesraan kedua partai itu juga dinilai terkait Pilkada serentak
2020.

"Kita lihat sudah akrab PDIP dengan Gerinda ya, apalagi NasDem mau
silaturahim dengan PKS, itu tanda-tanda tuh," kata Zulkifli Hasan di sela
kegiatan diskusi bertajuk "Rekonsiliasi Nasional: Apa, Untuk Apa, dan
Bagaimana" di Jakarta, Rabu (30/10/2019).

*Bisa Terjadi*

Pengamat politik dari Lembaga Kajian dan Analisa Sosial (LeKAS) Karnali
Faisal mengatakan, koalisi antarpartai tidak bisa dikatakan permanen,
apalagi untuk Pilpres 2024 yang masih lima tahun lagi. Oleh karena itu
tidak ada yang tidak bisa terkait dengan berkoalisinya Gerindra-PDIP.
Karena semua bisa saja terjadi. Persoalannya tinggal kembali kepada
terakomodirnya kepentingan masing-masing di dalam koalisi. Siapa dapat apa
dan apa yang bisa diberikan.

Menurutnya, dalam jangka pendek, hubungan mesra PDIP-Gerindra hanya bisa
dibaca dari kepentingan politik sesaat seperti perhelatan Pilkada yang akan
dilaksanakan serentak tahun 2020. “

Kemenangan para calon kepala daerah strategis bagi partai karena akan
menjadi gambaran dalam 5 tahun mendatang," ujar Karnali kepada Harian
Terbit, Kamis (31/10/2019).

Menurut Karnali, koalisi antarpartai tidak bisa dikatakan permanen, apalagi
untuk pilpres yang masih lima tahun lagi. Oleh karena itu tidak ada yang
tidak bisa terkait dengan berkoalisinya Gerindra-PDIP.  Karena semua bisa
saja terjadi. Persoalannya tinggal kembali kepada terakomodirnya
kepentingan  masing-masing di dalam koalisi. Siapa dapat apa dan apa yang
bisa diberikan.

"Puan, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo atau siapapun bisa jadi
RI 1 bisa dicalonkan sebagai RI 1. Tapi di tengah  rakyat yang makin
cerdas, pilihan akan tetap jatuh pada sosok yang dianggap punya
kompetensi," jelasnya.

Partai-partai politik, sambung Karnali,  hanya berhak mencalonkan
sosok-sosok tersebut menjadi RI 1 dan RI 2, tapi rakyat yang mempunyai hak
menentukan siapa dari sosok tersebut yang bisa dipilih. Jika Puan ingin
menjadi RI 1 maka dia harus turun ke bawah, mendengarkan suara rakyat.
Ujian pertama Puan bisa dimulai sekarang ini ketika pemerintah menaikkan
iuran BPJS.

*Berpeluang*

Sementara itu, Koordinator Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni
mengatakan,kemesraan PDIP-Gerindra saat ini belum tentu untuk menyongsong
2024. Waktunya terlalu jauh. Padahal dalam politik detik-detik akhir itulah
yang sering menentukan. Kasus ditetapkannya KH Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno
sebagai Cawapres dalam Pilpres 2019 adalah hal yang tidak terduga
sebelumnya.

"Keduanya tidak masuk dalam radar lembaga survei. Tapi faktanya nama
keduanya mampu muncul di akhir keputusan kandidat cawapres. Bahkan nama KH.
Ma'ruf Amin muncul jelang detik-detik akhir," ujar Sya'roni.

Oleh karena itu, sambung Sya'roni, kedekatan PDIP-Gerindra terlalu prematur
jika dilihat sebagai skenario 2024. Kedekatan keduanya saat ini lebih tepat
dibaca sebagai upaya rekonsiliasi nasional. Pilpres 2019 memunculkan
persaingan yang sangat sengit yang berdampak keterbelahan rakyat.
PDIP-Gerindra sebagai kompetitor utama ingin menunjukkan ke publik bahwa
kompetisi telah usai. Saatnya bersatu membangun bangsa dan negara.

"Siapa pun bisa berpeluang menjadi RI 1 atau RI 2. Keputusannya tinggal
nanti menunggu peta konfigurasi politik jelang Pilpres 2024," tandasnya

*Jangan Baper*

Zulkifli masih bungkam ketika ditanya arah politik PAN untuk pesta
demokrasi Pilpres 2024, apakah memilih salah satu poros atau mulai menjalin
komunikasi dengan salah satu parpol pemenang Pemilu 2019. "Udah itu aja
dulu," kata dia singkat.

Kemudian, untuk Pemilu Presiden di 2024, Zulkifli Hasan mengajak masyarakat
tidak larut masuk dalam pertarungan politik dan akhirnya terbelah menjadi
kubu-kubu. "Jangan baper (bawa perasaan), karena politik itu cepat
berubah," ucapnya.

Perubahan peta politik tersebut lumrah terjadi karena politik menjadi
sarana untuk mencapai tujuan, tentu semuanya dipertimbangkan sesuai dengan
kepentingan masing-masing partai politik.

Oleh karena itu masyarakat tidak perlu menyikapi politik sampai melibatkan
sisi emosi, ketika pemilu selesai seharusnya semuanya ikut selesai dan
masyarakat kembali bersatu membangun bangsa.

"Saya mengatakan dukung saja pemerintah. Semua sudah dilalui, Pilpres
sudah, MK sudah. Sekarang mari kita dukung untuk bekerja, tapi kalau nanti
ada yang tidak pas, barulah kita kritik kasih masukan," ujarnya.

*#PRABOWO* <https://www.harianterbit.com/readtag/Prabowo>   *#MEGAWATI*
<https://www.harianterbit.com/readtag/megawati>

   -



   *WHATSAPP*



   *FACEBOOK*
   
<https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://www.harianterbit..com/nasional/read/112459/PDIP-Gerindra-Makin-Akrab-Prabowo-Puan-Maharani-Mulus-di-Pilpres-2024>



   *TWITTER*
   
<https://twitter.com/intent/tweet?text=PDIP-Gerindra%20Makin%20Akrab:%20Prabowo-Puan%20Maharani%20Mulus%20di%20Pilpres%202024
%20https://www.harianterbit.com/nasional/read/112459/PDIP-Gerindra-Makin-Akrab-Prabowo-Puan-Maharani-Mulus-di-Pilpres-2024%20%20&hashtags=Prabowo,megawati>



   *GOOGLE+*
   
<https://plus.google.com/share?url=https://www.harianterbit.com/nasional/read/112459/PDIP-Gerindra-Makin-Akrab-Prabowo-Puan-Maharani-Mulus-di-Pilpres-2024>


------------------------------



BACA JUGA :

   -

   *NASIONAL* | RABU, 13 NOVEMBER 2019 - 11:45 WIB
   Prabowo-Dubes Arab Tak Bahas Pencekalan Habib Rizieq Shihab
      
<https://www.harianterbit.com/nasional/read/113012/Prabowo-Dubes-Arab-Tak-Bahas-Pencekalan-Habib-Rizieq-Shihab>
   ------------------------------

   *NASIONAL* | KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 - 10:25 WIB
   Prediksi Pilpres 2024, Prabowo-Puan Lawan Poros Nasdem dan PKS
      
<https://www.harianterbit.com/nasional/read/112778/Prediksi-Pilpres-2024-Prabowo-Puan-Lawan-Poros-Nasdem-dan-PKS>
   ------------------------------

   *NASIONAL* | SELASA, 05 NOVEMBER 2019 - 20:20 WIB
   Jokowi - Prabowo Bersatu Tutup Lembaran Pilpres, Buka Lembaran Baru
      Menuju Indonesia Maju
      
<https://www.harianterbit.com/nasional/read/112686/Jokowi-Prabowo-Bersatu-Tutup-Lembaran-Pilpres-Buka-Lembaran-Baru-Menuju-Indonesia-Maju>
   ------------------------------

   *NASIONAL* | SELASA, 05 NOVEMBER 2019 - 12:26 WIB
   Persiapkan Anies Untuk Pilpres 2024: Poros Nasdem, PKS, PAN VS
      Megawati-Prabowo, Siapa Paling Kuat?
      
<https://www.harianterbit.com/nasional/read/112672/Persiapkan-Anies-Untuk-Pilpres-2024-Poros-Nasdem-PKS-PAN-VS-Megawati-Prabowo-Siapa-Paling-Kuat>
   ------------------------------

   *NASIONAL* | KAMIS, 31 OKTOBER 2019 - 10:59 WIB
   PDIP-Gerindra Makin Akrab: Prabowo-Puan Maharani Mulus di Pilpres 2024
      
<https://www.harianterbit.com/nasional/read/112459/PDIP-Gerindra-Makin-Akrab-Prabowo-Puan-Maharani-Mulus-di-Pilpres-2024>
   ------------------------------

Kirim email ke