Level Kemudahan Perdagangan Tiongkok Meningkat

2019-12-12 11:22:01 http://indonesian.cri.cn/20191212/c4b294e6-3e30-b43e-97de-961c590cb08a.html

Salah satu pusat penelitian Tiongkok dalam laporannya kemarin (11/12) menyatakan, indeks total kemudahan perdagangan Tiongkok pada tahun 2019 mencapai 76,93, naik 5,31 poin dibandingkan dengan tahun 2017. Di bawah latar belakang peredaan besar-besaran perdagangan dunia, level kemudahan perdagangan Tiongkok terus meningkat, hal itu tidak saja mendorong maju perdagangan luar negeri, tetapi juga menginjeksi daya penggerak bagi pembangunan ekonomi dunia yang terbuka.

Indeks kemudahan perdagangan Tiongkok didasarkan pada “sistem indeks penilaian kemudahan perdagangan” dari Organisasi Kerja Sama dan Perkembangan Ekonomi (OECD), terdiri dari 11 indeks kelas satu dan 145 indeks kelas dua, dengan mendapat pengakuan dan penilaian tinggi dari Organisasi Bea Cukai Dunia. Kini, indeks tersebut sudah melakukan penilaian realitas selama tiga tahun berturut-turut atas level dan proses kemudahan perdagangan Tiongkok. Laporan pada tahun 2020 menunjukkan, pembangunan dan promosi versi standar “jendela tunggal” perdagangan internasional Tiongkok yang diterapkan pada tahun 2017 merupakan daya penggerak utama bagi meningkatnya level kemudahan perdagangan Tiongkok selama tahun-tahun terakhir ini.

Di bawah latar belakang perdagangan global melamban karena terdampak oleh unilateralisme dan proteksionisme, keberhasilan yang dicapai oleh pihak Tiongkok patut dihargai. Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dalam laporannya pada awal Oktober meramalkan pertumbuhan perdagangan pada tahun ini dan tahun depan, bahwa volume perdagangan komoditas global pada tahun 2019 hanya naik 1,2%, jauh lebih rendah dari pada prakiraan pertumbuhan sebelumnya, yaitu 2,6%, diperkirakan pertumbuhan  pada tahun 2020 mencapai 2,7%, lebih rendah dari pada 3,0% yang diramalkan semula. Pada saat kelesuan perdagangan global, meningkatnya terus level kemudahan perdagangan Tiongkok ternyata telah membangkitkan keyakinan global dan mendorong pertumbuhan ekonomi dunia.

Pertama, kenaikan terus level kemudahan perdagangan Tiongkok akan membantu perusahaan perdagangan luar negeri untuk meringankan bebannya dan meningkatkan efisiensi, bermanfaat bagi perdagangan luar negeri Tiongkok untuk meningkatkan kualitas dalam kestabilan, membawa peluang baru bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dunia.

Sementara itu, di bawah latar belakang mencuatnya unilateralisme dan proteksionisme perdagangan, kenaikan terus level kemudahan perdagangan Tiongkok bermanfaat bagi perbaikan iklim bisnis dan terwujudnya menang bersama ekonomi dunia dalam keterbukaan.



 Kedubes Tiongkok Berpartisipasi dalam Bazaar Amal, Ibu Negara
 Indonesia Puji Produk Tiongkok

2019-12-12 11:30:42 http://indonesian.cri.cn/20191212/27372b90-3567-70b4-bd59-109835ef70db.html

Bazaar Amal ke-52 yang diadakan Women’s Internasional Club (WIC) diadakan di Balai Sidang Jakarta (JCC) pada hari Rabu (11/12) kemarin, produk-produk Tiongkok mendapat pujian dari para tamu.

Ibu Negara Indonesia Iriana Joko Widodo menyampaikan kata sambutan  dan memukul gong untuk meresmikan pembukaan acara, istri Wakil Presiden Indonesia Wury Estu Handayani juga tampak hadir dalam acara tersebut.

Sepuluh lembaga diplomatik di Indonesia, organisasi internasional dan lebih dari 100 perusahaan asing ikut serta dalam bazaar amal kali ini.

Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam bazaar amal kali ini. Duta Besar Xiao Qian menghadiri upacara pembukaan dan memperkenalkan barang-barang khas Tiongkok kepada para tamu kehormatan.

Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Estu Handayani bersama-sama melihat-lihat sutra dan porselen Tiongkok serta memuji barang-barang Tiongkok.


Kirim email ke