-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://mediaindonesia.com/read/detail/290396-tiongkok-umumkan-epidemi-virus-korona-bisa-dikendalikan



Minggu 16 Februari 2020, 12:40 WIB

Tiongkok Umumkan Epidemi Virus Korona Bisa Dikendalikan

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
 
Tiongkok Umumkan Epidemi Virus Korona Bisa Dikendalikan

Antara
WHO menyatakan antisipasi global virus korona
 

PEMERINTAH Tiongkok mengumumkan penurunan kasus baru dari wabah virus korona 
(Covid-19) untuk hari ketiga berturut-turut. Pada Minggu (16/2), pihak 
berwenang melaporkan 2.009 kasus baru dan 142 kematian lainnya di seluruh 
negeri.

Kasus-kasus baru melonjak di awal pekan setelah perubahan dalam cara Beijing 
menghitung dan mengklasifisikan diagnosis virus korona. Tetapi sejak perubahan 
itu pula jumlah kasus menurun.

Total lebih dari 68.000 orang telah terinfeksi di Tiongkok, dengan jumlah 
kematian 1.665 jiwa, melampaui wabah virus SARS yang juga mencuat di negara itu.

Di luar Tiongkok, ada lebih dari 500 kasus virus korona dihampir 30 negara. 
Empat orang tewas--di Prancis, Hong Kong, Filipina, dan Jepang.

Berbicara sebelum angka terbaru dirilis, Menteri Luar Negeri Wang Yi mengatakan 
penurunan dalam kasus baru menunjukkan secara keseluruhan epidemi dapat 
dikendalikan.

"Kami telah mengambil upaya pencegahan dan kontrol yang sangat lengkap, upaya 
yang sangat komprehensif, sehingga saya tidak dapat melihat negara lain yang 
dapat melakukan ini," ujarnya.

Pada Sabtu (15/2), kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom 
Ghebreyesus mengapresiasi tanggapan Beijing terhadap wabah tersebut.

Sementara itu puluhan juta orang Tiongkok masih menghadapi pembatasan ketat. 
Upaya tersebut sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk menghentikan 
penyebaran virus, yang secara resmi bernama Covid-19.

Sebagian besar respons telah difokuskan pada Provinsi Hubei yang terpukul parah 
dan ibu kotanya, Wuhan, tempat wabah dimulai. Kota ini tertutup rapat dari 
seluruh negara.

Wang Yi mengatakan seiring dengan penurunan infeksi di Hubei, jumlah kasus baru 
di luar provinsi telah turun selama 11 hari berturut-turut.

Dia mengatakan ada juga peningkatan cepat dalam jumlah orang yang telah pulih.

Sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mengekang dan menangkal Covid-19, 
Beijing telah memerintahkan semua orang kembali ke kota untuk menjalani 
karantina selama 14 hari atau menghadapi risiko hukuman. (BBC/OL-13)
 






Kirim email ke