Laporan Epidemi Covid-19 sampai tgl.*15 Feb. jam 24:00*, *TOTAL: 68500
kasus (11272 kasus berat); Penambahan: 2009 kasus; Meninggal: 1665 org;
SEMBUH: 9419 org.*
-------- Forwarded Message --------
Subject: [GELORA45] Tiongkok Umumkan Epidemi Virus Korona Bisa
Dikendalikan
Date: Sun, 16 Feb 2020 20:03:51 +0100
From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>
--
j.gedearka <[email protected]>
https://mediaindonesia.com/read/detail/290396-tiongkok-umumkan-epidemi-virus-korona-bisa-dikendalikan
*Minggu 16 Februari 2020, 12:40 WIB*
*Tiongkok Umumkan Epidemi Virus Korona Bisa Dikendalikan*
*Haufan Hasyim Salengke |Internasional
<https://mediaindonesia.com/internasional>*
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/290396-tiongkok-umumkan-epidemi-virus-korona-bisa-dikendalikan>
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Tiongkok%20Umumkan%20Epidemi%20Virus%20Korona%20Bisa%20Dikendalikan%20https://mediaindonesia.com/read/detail/290396-tiongkok-umumkan-epidemi-virus-korona-bisa-dikendalikan%20via%20@mediaindonesia>
Tiongkok Umumkan Epidemi Virus Korona Bisa Dikendalikan
<https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2020/02/8aec2b6179057ef56d704f717acb06bc.jpg>
/Antara/
WHO menyatakan antisipasi global virus korona
PEMERINTAH Tiongkok mengumumkan penurunan kasus baru dari wabah virus
korona (Covid-19) untuk hari ketiga berturut-turut. Pada Minggu (16/2),
pihak berwenang melaporkan 2.009 kasus baru dan 142 kematian lainnya di
seluruh negeri.
Kasus-kasus baru melonjak di awal pekan setelah perubahan dalam cara
Beijing menghitung dan mengklasifisikan diagnosis virus korona. Tetapi
sejak perubahan itu pula jumlah kasus menurun.
Total lebih dari 68.000 orang telah terinfeksi di Tiongkok, dengan
jumlah kematian 1.665 jiwa, melampaui wabah virus SARS yang juga mencuat
di negara itu.
Di luar Tiongkok, ada lebih dari 500 kasus virus korona dihampir 30
negara. Empat orang tewas--di Prancis, Hong Kong, Filipina, dan Jepang.
Berbicara sebelum angka terbaru dirilis, Menteri Luar Negeri Wang Yi
mengatakan penurunan dalam kasus baru menunjukkan secara keseluruhan
epidemi dapat dikendalikan.
"Kami telah mengambil upaya pencegahan dan kontrol yang sangat lengkap,
upaya yang sangat komprehensif, sehingga saya tidak dapat melihat negara
lain yang dapat melakukan ini," ujarnya.
Pada Sabtu (15/2), kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros
Adhanom Ghebreyesus mengapresiasi tanggapan Beijing terhadap wabah tersebut.
Sementara itu puluhan juta orang Tiongkok masih menghadapi pembatasan
ketat. Upaya tersebut sebagai bagian dari langkah pemerintah untuk
menghentikan penyebaran virus, yang secara resmi bernama Covid-19.
Sebagian besar respons telah difokuskan pada Provinsi Hubei yang
terpukul parah dan ibu kotanya, Wuhan, tempat wabah dimulai. Kota ini
tertutup rapat dari seluruh negara.
Wang Yi mengatakan seiring dengan penurunan infeksi di Hubei, jumlah
kasus baru di luar provinsi telah turun selama 11 hari berturut-turut.
Dia mengatakan ada juga peningkatan cepat dalam jumlah orang yang telah
pulih.
Sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mengekang dan menangkal
Covid-19, Beijing telah memerintahkan semua orang kembali ke kota untuk
menjalani karantina selama 14 hari atau menghadapi risiko hukuman.
(BBC/OL-13)