Nampaknya TIDAK melihat sejarah dengan baik, ... Sejak RRT didirikan 1
Oktober 1949, Amerika menjalankan politik blokade sejagad untuk mencekik
mati RRT, bayi yang baru lahir itu! Mengurung atau memencilkan RRT dari
dunia internasional! Bukan RRT yang menutup diri, ... tapi DITUTUP oleh
Amerika dan dunia barat, ...
On 6/3/2020 上午9:42, marthajan04 [email protected] [GELORA45] wrote:
Hehehe... yg menutup diri selama puluhan tahun itu siapa? Sampai
dijuluki negara tirai besi.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: "ChanCT [email protected] [GELORA45]" <[email protected]>
Date: 3/5/20 5:22 PM (GMT-08:00)
To: [email protected], marthajan04 <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang
warga dekati perbatasan
Mengutamakan bangsa sendiri kalau BERLEBIH itu menjadi proteksionisme,
MENUTUP DIRI yang bertentangan dengan arus utama didunia yang sudah
GLOBALISASI! Dan dalam hal ini, ... tujuan Trump jelas untuk
memencilkan Tiongkok dari dunia saja!
Banyak cara bijaksana untuk mencegah penyakit menular, tidak mesti
menolak dan menutup PINTU rumah sendiri lalu bisa selamat! Apalagi
belum ada kejelasan kalau virus penyakit itu justru berada didalam
rumah sendiri, ...??? Kenapa tidak lakukan kerjasama mengatasi dan
melawan virus yang merebak itu, lebih menekankan KEBERSAMAAN daripada
menutup diri!!! Bisa dan mungkinkah selamat dengan menutup diri
dijaman modern sekarang ini???
On 6/3/2020 上午8:43, marthajan04 [email protected] [GELORA45] wrote:
Mengutamakan bangsa sendiri kok disalahkan? Aneh.
Rakyat milih pemimpinnya ya untuk itu.
Ngaco kalo kita utamakan anak tetangga dulu daripada anak kita.
Ga ada orang kaya gitu kecuali dongo.
Cuma buat nyalahin musuh aja kan.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: "ChanCT [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>
Date: 3/5/20 4:17 PM (GMT-08:00)
To: [email protected], marthajan04 <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang
warga dekati perbatasan
Marah? Kenapa harus marah, ...? Itu kan hak penuh setiap negara
bersikap terhadap "ancaman Covid-19" yang akan dihadapi! Tapi,
mengapa tidak boleh ajukan pendapat maupun kritik terhadap sikap
berlebih dan TIDAK BERSAHABAT Trump? Mengapa pula ci Martha jadi
begitu sensitive nya pendapat maupun mengkritik Trump dianggap MARAH???
Dan, ... saya tetap meragukan kebenaran pemberitaan dibawah, "Korut
ancam tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan."
Hubungan Tiongkok -Korut tetap baik-baik saja! Dan kemarin ini dengar
Tiongkok siap memberi bantuan pada Korut yang sudah dilanda Covid-19, ...
Yang terjadi sebaliknya, Tiongkok daratan mengambil sikap PENCEGAHAN
terjadi arus balik! Menahan dengan mengkarantina setiap orang,
termasuk WNTiongkok yang datang masuk dari wilayah terpapar Covid-19!
Khususnya Korsel, Jepang, Italy dan Iran, ..! Jadi, sikap Tiongkok
mencegah virus Covid-19 masuk, *bukan *menahan *BANGSA *nya! BUKAN
menolak TIONGKOK sebagai usaha memencilkan Tiongkok yang dilakukan
Trump untuk mendahulan dan utamakan Amerika! Masalah bencana virus
Covid-19 harus diatasi bersama-sama, dunia sudah saling terkait
secara global, tidak mungkin hanya diatasi hanya negara itu sendiri saja!
On 6/3/2020 上午4:24, marthajan04 [email protected] [GELORA45] wrote:
Gimana reaksi si bung kochan? Marah seperti ke si bung trump?
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------
From: "'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>
Date: 3/5/20 11:56 AM (GMT-08:00)
To: [email protected], Sahala Silalahi
<[email protected]>, Oman Romana <[email protected]>
Subject: [GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang warga
dekati perbatasan
--
j.gedearka <[email protected]>
https://www.antaranews.com/berita/1338566/korut-ancam-tembak-pendatang-china-larang-warga-dekati-perbatasan
Korut ancam tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan
Kamis, 5 Maret 2020 20:57 WIB
Sebagian besar wilayah Provinsi Heilongjiang di timurlaut China yang
berbatasan dengan Rusia dan Korut tertutup salju. Tingginya
intensitas hujan salju dengan termperatur udara yang ekstrem pada
musim dingin diduga menjadi pemicu tingginya angka kasus COVID-19.
(ANTARA/M. Irfan Ilmie)
Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas ditembak apabila berada
terlalu dekat di wilayah perbatasan
Seoul, Korea Selatan (ANTARA) - Otoritas China memerintahkan
warganya untuk menjauhi area perbatasan dengan Korea Utara demi
mencegah risiko ditembak oleh tentara Korut, demikian keterangan
dari warga setempat sebagaimana dipantau, Kamis.
Pemerintah Korea Utara menutup perbatasannya dan melarang pendatang
dari China demi mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).
Warga setempat mengatakan peringatan itu disampaikan lewat
pemberitahuan tertulis yang disebar pada minggu ini. Imbauan
tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah Korut mencegah penyebaran
virus.
China dan Korut berbagi wilayah perbatasan sepanjang 1.400 kilometer
(880 mil). Pada musim dingin, sungai di sana kerap membeku sehingga
memungkinkan warga untuk menyeberang perbatasan.
Warga China di Kota Jian dan Kota Baishan menerima peringatan mereka
yang berada terlalu dekat dengan perbatasan kemungkinan akan
ditembak oleh aparat dari Korut, demikian informasi dari tiga
penduduk setempat.
"Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas ditembak apabila berada
terlalu dekat di wilayah perbatasan," kata seorang pemilik restauran
di Jian yang menolak menyebut identitasnya. Perbatasan antara China
di Kota Jian dengan Korut ditandai dengan aliran Sungai Yalu yang
mengalir di wilayah kedua negara itu.
Menurut peringatan tersebut warga dua kota di China itu dilarang
memancing, menggembalakan ternak, atau membuang sampah dekat sungai.
Korut juga meminta China agar meningkatkan penjagaan di perbatasan
demi mencegah kemungkinan ada warganya yang tertembak, mengingat
Korut telah meningkatkan status waspada terhadap virus corona jenis
baru pada level tertinggi..
"Petugas keamanan akan mengawasi wilayah perbatasan selama 24 jam
sehari dan tiap orang yang ditemukan (mendekati perbatasan) akan
ditahan oleh kepolisian China," kata otoritas setempat dalam surat
peringatan itu.
"Mereka yang memaksa mendekati perbatasan akan ditembak (oleh
tentara Korut)".
Pegawai urusan propaganda di Jian, yang menolak menyebut namanya,
mengonfirmasi isi peringatan tersebut dan mengatakan petugas di
perbatasan juga mengeluarkan larangan yang sama melalui pesan singkat.
"Selama pencegahan wabah berlangsung, warga dilarang melakukan
seluruh aktivitas seperti memancing di Sungai Yalu atau berteriak
memanggil warga Korut di seberang sungai," demikian isi peringatan
yang disampaikan lewat pesan singkat. Dalam peringatan itu, tidak
ada pemberitahuan mengenai risiko ditembak militer Korut.
Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri China belum bisa dimintai
tanggapan.
Dilarang masuk
Pemerintah Korea Utara menerapkan pernah menerapkan larangan masuk
terhadap pendatang saat dunia diserang wabah ebola pada 2014.
Sejauh ini, Korut belum melaporkan kasus pertama penularan jenis
baru virus corona, tetapi sejumlah ahli mengatakan pemerintah
setempat membuat kebijakan yang lebih keras untuk mencegah
penyebaran wabah dibandingkan dengan langkah sebelumnya.
Di tengah penyebaran wabah, Korut membatasi perjalanan dan
perdagangan dari China, negara yang menjadi pusat penyebaran jenis
baru virus corona pada akhir tahun lalu.
Virus tersebut telah menular ke lebih dari 80.000 orang dan
menewaskan lebih dari 3.000 jiwa di China. Saat ini, virus itu telah
menyebar ke lebih dari 50 negara di luar China.
Sebagian besar penerbangan dan kereta dari dan ke Korea Utara juga
dibatasi, sementara itu para diplomat asing di Pyongyang diwajibkan
menjalani masa karantina selama sebulan. Otoritas juga menindak
keras aksi penyelundupan lintas batas.
Di samping China, Korea Selatan yang berbagi perbatasan dengan Korut
di Zona Demilitarisasi (DMZ), telah melaporkan hampir 6.000 kasus
pasien COVID-19..
Korut pada Januari mengumumkan ke para agen perjalanan pemerintah
menutup perbatasan ke pendatang dari China. Langkah itu dinilai
mengurangi sumber pemasukan Korut.
Di tengah pembatasan itu, belum jelas bagaimana perdagangan antar
dua negara itu akan berlanjut. Sejumlah sumber yang bekerja dekat
perbatasan mengatakan banyak sektor dagang formal dan non-formal
yang terdampak.
Para aktivis yang membantu pencari suaka asal Korut pergi ke China
mengatakan tutupnya perbatasan membuat upaya pergi ke luar mustahil.
"Di perbatasan, personel yang bertugas menjalankan pemeriksaan dan
karantina menjalankan tanggung jawabnya sesuai prosedur demi
mencegah penyebaran virus," kata kantor berita milik pemerintah
Korut, Korean Central News Agency (KCNA) bulan lalu.
Sumber: Reuters
Baca juga: Diplomat asing di Korut akhirnya selesai jalani karantina
sebulan
Baca juga: WHO: "tak ada indikasi" kasus corona di Korea Utara
Baca juga: Korut akui bebas dari virus baru di tengah pembatasan
perjalanan
Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
Editor: Azis Kurmala
COPYRIGHT © ANTARA 2020
------------------------------------------------------------------------
Posted by: ChanCT <[email protected]>
------------------------------------------------------------------------
Reply via web post
<https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/messages/258684;_ylc=X3oDMTJzM2kxcXQ2BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzEzNDg1ODM1BGdycHNwSWQDMTcwNTM4MTIyNQRtc2dJZAMyNTg2ODQEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxNTgzNDU3NzM5?act=reply&messageNum=258684>
• Reply to sender
<mailto:[email protected]?subject=Re%3A%20%5BGELORA45%5D%20Korut%20ancam%20tembak%20pendatang%2C%20China%20larang%20warga%20dekati%20perbatasan>
• Reply to group
<mailto:[email protected]?subject=Re%3A%20%5BGELORA45%5D%20Korut%20ancam%20tembak%20pendatang%2C%20China%20larang%20warga%20dekati%20perbatasan>
•