https://kumparan.com/kumparannews/pemprov-aceh-siapkan-kuburan-massal-korban-virus-corona-1t7HIZNgweu



Pemprov Aceh Siapkan Kuburan Massal Korban Virus Corona



[image: Juru Bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani]Juru
Bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdul Gani Foto: Zuhri
Noviandi/kumparan

Pemerintah Aceh terus mempersiapkan berbagai upaya untuk menghadapi
penyebaran wabah virus corona <https://kumparan.com/topic/corona> yang kian
hari makin memburuk. Salah satu langkahnya yaitu menyiapkan lahan kuburan
massal untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia.

Juru bicara COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan meski
informasi terkait lokasi penguburan massal bukanlah kabar baik untuk
disampaikan, ia menyebut harus menginformasikannya sebagai salah satu bukti
kesiapan pemerintah daerah.

“Satu hal barangkali yang tidak menyenangkan, tapi saya ingin sampaikan.
Pemerintah Aceh sedang mempersiapkan tanah untuk kuburan massal korban
virus corona,” ujarnya saat menyampaikan update corona di Aceh, yang
disiarkan secara live pada laman facebook, Biro Humas Pemerintah Aceh,
Minggu (29/3).

Menurut Saifullah, mempersiapkan lokasi penguburan pasien meninggal dunia
menjadi langkah yang tak ha ya dilakukan Indonesia tetapi juga dilakukan
160 negara lainnya. Rencana itu dinilai Saifullah wajar ditengah rasio
kematian akibat COVID-19 di Indonesia termasuk yang tertinggi di atas rasio
kematian di negara lain.

[image: Tepat wisata tutup karena corona- Aceh]Warga melintas di depan
pintu gerbang utama museum tsunami yang ditutup sementara di Banda Aceh,
Aceh, Selasa (17/3). Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

“Berdasarkan pengalaman tersebut tentu kita harus mempersiapkan segala
sesuatunya. Kita persiapkan ruang perawatannya, kita persiapkan
peralatannya, kita persiapkan SDM-nya. Dan juga tentu saja kita tidak bisa
nafikan kalau takdir menentukan, barangkali dipanggil oleh Allah walaupun
sudah dipertahankan diobati dengan sebaik-baiknya. Kita harus menyiapkan
tempat,” ungkap.

Untuk memastikan kesiapannya, Sabtu (28/3) pagi, kata Saifullah, Sekda Aceh
<https://kumparan.com/topic/aceh> telah melihat langsung lokasi kuburan
massal tersebut. Menurut Saifullah, ditargetkan dalam waktu dekat tanah itu
bisa dimiliki dan digunakan oleh Pemerintah Aceh.

“Bapak Sekda Aceh, Taqwallah, sudah melihat lokasinya. Mudah-mudahan bisa
langsung dalam waktu dekat kita memiliki satu tempat untuk memakamkan
jenazah korban virus corona ini,” tuturnya.

Tercatat berdasarkan data per Sabtu (28/3), Jumlah total Orang Dalam
Pemantauan (ODP) yang masih dalam proses pemantauan sebanyak 416 orang.
Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 39 orang, namun tiga
diantaranya masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin,
Banda Aceh.

Sementara pasien positif corona di Aceh sebanyak empat orang. Tiga
diantaranya tengah menjalani perawatan di rumah sakit, dan satu pasien yang
diketahui merupakan warga asal Lhokseumawe meninggal dunia saat ia masih
berstatus PDP.


“Sedangkan satu lagi (PDP) meninggal dunia yang dibawa pulang ke Aceh
Utara, itu sampai sekarang hasil uji swab yang di periksa di Laboratorium
Balitbangkes Jakarta memang belum ada hasil yang kami terima,” kata
Saifullah.

***********



*kumparanDerma* membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan
penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!

Kirim email ke