~~~~~~~Forum Diskusi Software dan Internet untuk Kristen-Katolik~~~~~~~


ikut urun rembug...
    
>     1. Jurusan Teknik Informatika
>     2. Jurusan Teknik Komputer
>     3. Jurusan Management Informatika
> 
> Tolong di jelaskan perbedaan dari ketiga jurusan
> diatas
> sekaligus titik berat setiap jurusan.

Sebenarnya, semuanya berasal dari Ilmu Komputer, yang merupakan salah satu
cabang ilmu dari Matematika yang berkembang cukup pesat.  Sampai saat ini,
memang tidak ada nama baku untuk cabang ilmu turunan ini.  Sebagai contoh,
perguruan tinggi di Jerman tidak mengenal Computer Science melainkan
Informatik, sedang sebaliknya terjadi di USA.  Di Indonesia sendiri,
seakan berlaku peraturan tak tertulis bahwa kalau menggunakan Informatika
maka itu lebih mengarah ke Teknik, sedang bila menggunakan Ilmu Komputer,
akan berfokus ke Matematika.

Sampai saat ini, setahu saya, memang Dikti tidak pernah mengeluarkan
peraturan baku mengenai pemberian nama dari sebuah prodi turunan. 
Sehingga sah-sah saja sebuah perguruan tinggi memberi nama sesuka mereka. 
Lain halnya dengan prodi ilmu dasar, seperti semua prodi di MIPA, ataupun
umumnya prodi di Teknik dan Kedokteran.  Tetapi, kalau tidak salah ingat,
belakangan Dikti memberi rambu untuk mengubah nama Management Informatika
menjadi Sistem Informasi, dsb.  Maaf saya tidak terlalu ingat, tetapi
beberapa PT terkemuka sudah mulai menerapkannya.

> Kenapa jurusan Teknik Komputer di bawah dari MIPA
> bukan dibawah Fakultas Teknik kalau minta ijin ke
> KOPERTIS.

Karena memang sesuai penjelasan saya di atas.  Sampai pada level tertentu,
memang tidak bisa dipisahkan dari Matematika, sebagai induknya.  Bahkan
Kopertis di Makassar, sebagai contoh, mensyaratkan bahwa semua prodi yang
berhubungan dengan Informatika harus dibawah asuhan prodi Matematika yang
ada di PTN sehubungan belum adanya prodi menyangkut Informatika di dua PTN
yang ada di Makassar.  

Karena hubungan yang erat itulah maka sangatlah mengherankan bila ada
prodi Informatika ataupun Ilmu Komputer yang tidak mau menerima lulusan
dari prodi Matematika untuk menjadi staff pengajarnya.  Lihat saja ITB
atau UI, dimana prodi yang bersangkutan tidak di bawah Matematika tetapi
memiliki staff pengajar dengan background pendidikan Matematika.

Jadi mengenai masalah nama, anggaplah seperti kata Shakespeare : What is a
name ?.  Yang penting isinya mau diarahkan ke mana.  Tentu saja tetap
harus memperhatikan rambu yang diberikan oleh Dikti ya.  Sebagai contoh,
saya ambil dari silabusnya mas Andrian.  Disitu tercantum adanya kuliah
mengenai Logika Fuzzy.  Padahal ini jelas-jelas mengarah ke Ilmu Komputer
dan bukan ke Informatika (dengan asumsi bahwa di Indonesia memang berlaku
peraturan tak tertulis seperti yang saya sebut di atas).  Apakah itu salah
?  Sama sekali tidak, karena - sekali lagi - sampai pada level tertentu,
memang tidak bisa terpisah dari induknya, Matematika.  Tetapi hati-hati
dalam memberi nama mata kuliah, karena kalau yang satu ini harus bisa
mencerminkan isinya. 

Maaf uraian saya jadi panjang lebar.  Semoga membantu memberikan
pencerahan.

Shaloom,

Paul Miki

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices
http://auctions.yahoo.com/

------ Hemat Bandwith : Hapus pesan yang tidak perlu sebelum reply ------
SUBSCRIBE---> To:   [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
UNSUBSCRIBE---> To: [EMAIL PROTECTED], Isi/Body: kosong
Moderator: Ronny <[EMAIL PROTECTED]>, Alex <[EMAIL PROTECTED]>
Web : http://hub.xc.org/cgi-bin/lyris.pl?enter=i-kan-software

Kirim email ke