[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
               BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Coba kita renungkan bagaimana cara pandang kita akan suatu kejadian yang
sedang berlangsung, apakah kita cepat menilai dengan mengumbar kata-kata
atau kita renungkan dan cari makna dibalik kejadian tersebut. Berikut ini
ada tulisan yang menarik.

Jabat hangat,
Zonny - Immnuel Depok


Pernah ada seorang tua yang hidup di desa kecil. Meskipun ia miskin, semua
orang cemburu kepadanya karena ia memiliki kuda putih cantik. Bahkan raja
menginginkan hartanya itu. Kuda seperti itu belum pernah dilihat begitu
kemegahannya, keagungannya dan kekuatannya.

Orang menawarkan harga amat tinggi untuk kuda jantan itu, tetapi orang tua
itu selalu menolak, "Kuda ini bukan kuda bagi saya," ia akan mengatakan. "Ia
adalah seperti seseorang. Bagaimana kita dapat menjual seseorang. Ia adalah
sahabat bukan milik. Bagaimana kita dapat menjual seorang sahabat. " Orang
itu miskin dan godaan besar. Tetapi ia tidak menjual kuda itÄu. Suatu pagi ia
menemukan bahwa kuda itu tidak ada di kandangnya. Seluruh desa datang
menemuinya. "Orang tua bodoh," mereka mengejek dia,"Sudah kami katakan bahwa
seorang akan mencuri kudamu. Kami peringatkanmu bahwa kamu akan di rampok.
Anda begitu miskin. Mana mungkin anda dapat melindungi binatang yang begitu
berharga? Sebaiknya anda sudah menjualnya. Anda boleh minta harga apa saja.
Harga setinggi apapun akan dibayar juga.

Sekarang kuda itu hilang dan anda dikutuk oleh kemalangan. Orang tua itu
menjawab, "Jangan bicara terlalu cepat. Katakan saja bahwa kuda itu tidak
berada di kandangnya. Itu saja yang kita tahu; selebihnya adalah penilaian.
Apakah saya di kutuk atau tidak, bagaimana Anda dapat ketahui itu? Bagaimana
Anda dapat menghakimi?" Orang protes, "Jangan menggambarkan kita sebagai
orang bodoh! Mungkin kita bukan ahli filsafat, tetapi filsafat hebat tidak
di perlukan. Fakta sederhana bahwa kudamu hilang adalah kutukan." Orang tua
itu berbicara lagi. "Yang saya tahu hanyalah bahwa kandang itu kosong dan
kuda itu pergi. Selebihnya saya tidak tahu.

Apakah itu kutukan atau berkat, saya tidak dapat katakan. Yang dapat kita
lihat hanyalah sepotong saja. Siapa tahu apa yang akan terjadi nanti?"
Orang-orang desa tertawa. Menurut mereka orang itu gila. Mereka memang
selalu menganggap dia orang tolol; kalau tidak, ia akan menjual kuda itu dan
hidup dari uang yang diterimanya. Sebaliknya, ia seorang tukang potong kayu
miskin, orang tua yang memotong kayu bakar dan menariknya keluar hutan lalu
menjualnya. Uang yang ia terima hanya cukup untuk membeli makanan, tidak
lebih. Hidupnya sengsara sekali. Sekarang ia sudah membuktikan bahwa ia
betul-betul tolol.

Sesudah lima belas hari, kuda itu kembali. Ia tidak di curi, ia lari ke
dalam hutan. Ia tidak hanya kembali, ia juga membawa sekitar selusin kuda
liar bersamanya. Sekali lagi penduduk desa berkumpul sekeliling tukang
potong kayu itu dan mengatakan, "Orang tua, kamu benar dan kami salah. Yang
kami anggap kutukan sebenarnya berkat. Maafkan kami." Jawab orang itu,
"Sekali lagi kalian bertindak gegabah. Katakan saja bahwa kuda itu sudah
balik. Katakan saja bahwa selusin kuda balik bersama dia, tetapi jangan
menilai.



%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org 
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke