[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
               BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Di ruangan itu........
Antara sadar dan tidak, aku merasa berada dalam suatu
ruangan. Tak 
Ada hal yang menarik disana, kecuali pada salah satu
dindingnya, terdapat lemari dengan laci-laci kecil,
membentang dari lantai sampai langit-langit.

Tiap-tiap laci berisi catatan-catatan sesuai dengan
judul pada 
tiap-tiap laci. Kudekati salah satu laci yang
bertuliskan  Gadis-gadis yang kusukai". Kubuka laci
tersebut dan mulai membaca catatan-catatan yang ada
didalamnya.

Aku terkejut, kututup laci tersebut, ........... Aku
mengenal semua 
nama yang tertulis disana......... Kini aku sadar,
dimana aku 
berada......... Ruangan dengan catatan-catatan yang
ada di dalamnya merupakan ruang penyimpanan data
kehidupanku...... Semua hal dalam hidupku tercatat
secara terperinci disana. Heran, penasaran, dan takut
berbaur menjadi satu. Kubuka laci demi laci secara
acak, 'ku baca tiap catatan yang ada di dalamnya.

Beberapa catatan memberikan sukacita dan kenangan
manis, ada pula 
yang membuat aku malu, bahkan kecewa terhadap diriku
sendiri. Berbagai 
catatan mengenai kehidupanku ada disana, ada catatan
yang berjudul 
"Teman-teman", dan disebelahnya terdapat juga catatan
yang berjudul Teman-teman yang aku khianati".

Catatan-catatan itu memiliki bermacam-macam judul,
mulai dari yang
biasa-biasa saja sampai yang bagiku cukup 'aneh',
"Buku-buku yang aku baca", "Kebohongan yang pernah aku
ucapkan", sampai kepada "Hal-hal yang telah aku
lakukan ketika marah", dan masih banyak lagi........
Aku tak henti-hentinya merasa heran dengan apa yang
tertulis didalamnya. Sering kutemui begitu banyak
catatan, lebih banyak dari yang kuharapkan. Sering
pula aku berharap catatan yang kubaca berisi lebih
banyak data. Catatan ini merupakan sejarah kehidupanku
secara 
terperinci.
Mungkinkah aku memiliki cukup waktu untuk membuat
semua catatan ini?

Kartu-kartu ucapan ini begitu banyak, ribuan bahkan
jutaan catatan 
ada di dalamnya. Semuanya benar, dibuat dengan tulisan
tanganku, bahkan ada tandatanganku pada setiap kartu.
Tiba-tiba aku tersentak, "Catatan-catatan ini tidak
boleh dilihat orang lain, tak  seorangpun.......!" Aku
harus menghancurkan catatan-catatan ini. Aku mencoba
mengeluarkan kartu-kartu ini dari lacinya, namun
tiap-tiap kartu seolah melekat erat pada
lacinya.......... Aku berusaha sekuat tenaga, kucoba
merobek catatan tersebut, namun kertas itu begitu
keras, sekuat baja, aku tak dapat merobeknya. Tak
berdaya.......... aku mengembalikan laci-laci itu
ketempatnya. Kusandarkan kepalaku ke dinding, malu,
marah, kecewa, dan putus asa berbaur menjadi satu.
Lalu aku melihat sebuah laci, judulnya "Orang-orang
Dengan Siapa Aku Berbagi Kasih Yesus". Kubuka laci
itu, .....sangat ringan...., ringan sekali...........,
isinyapun hanya sedikit, bahkan dapat kuhitung dengan
sebelah tangan. Air mataku mulai bercucuran, aku
menangis tersedu-sedu.......... Aku terjatuh,
berlutut, dan menangis, airmata mengaburkan
pandanganku....... Aku malu.............., sangat
malu..........., aku malu melihat perjalanan
hidupku........ Tidak! Tak seorangpun boleh memasuki
ruangan ini........, rintihku....... Tiba-tiba aku
melihat Yesus berdiri
dihadapanku............. Aku tertunduk, tak sanggup
berhadapan dengan 
Dia dalam keadaan seperti ini..... Ia berjalan
menghampiri laci-laci tersebut dan membaca catatan
didalamnya...... Aku tak sanggup memandang wajahNya,
aku takut......... Ketika aku beradu pandang
denganNya........ Kulihat kesedihan yang sangat dalam
di mataNya....... Jauh lebih dalam dari yang mampu aku
rasakan.......

Ya Tuhan........ Mengapa Engkau harus membaca semua
itu....??? 
Setelah selesai membaca semuanya, Ia menghampiri
aku....... Tampak penyesalan diwajah-Nya.......aku tak
sanggup memandang-Nya. Kutundukkan kepalaku dan
menangis dengan sedih, aku ........orang yang
berdosa.......Kemudian ......Yesus merangkul aku,
tanpa kata......., Ia turut menangis bersamaku.....
Tiba-tiba Ia berdiri, menghampiri laci-laci itu dan
mengeluarkan semua catatan itu........ Satu-persatu
dikeluarkan-Nya catatan itu, Ia tersenyum, sebuah
senyuman pilu...... Lalu Ia mulai membubuhkan
tandatangan-Nya di atas namaku. Tidak !!!! Yesus
terlalu suci untuk membubuhkan nama-Nya diatas dosaku.
Kucoba merebut catatan-catatan itu............ Lalu
kulihat nama-Nya, menutupi namaku dan tanda
tanganku......... Nama Yesus tertera disana, dengan
tinta merah......, tebal dan tampak hidup........
Tidak,.... Itu bukan tinta......., itu darah
Yesus.......... Kemudian Ia menghampiri aku,
meletakkan tangan-Nya di pundakku dan berkata "Sudah
Selesai" Yesus membantuku berdiri, menuntunku keluar
ruangan itu....... Ruangan itu terbuka, tak ada kunci
disana......... Yang tinggal hanyalah kartu-kartu
kosong yang masih harus ku isi.....
God Bless You..............

JESUS KNOWS ALL YOUR FAULTS BUT HE STILL LOVE YOU
ANYWAY !!!!
HIS LOVE FOR YOU IS SO PERFECT


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Auctions - buy the things you want at great prices
http://auctions.yahoo.com/

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
[w] Homepage GP GPIB http://www.gpgpib.org
[w] GPmail! http://mail.gpgpib.org 
[w] GPCities! http://www.gp2000-list.com
[w] Buku Sejarah GP GPIB http://www.menitijalanberliku.com
[w] Milis GP2000 : http://milis.gpgpib.org
[m] Milis e-SBU : [EMAIL PROTECTED]
[m] Milis BPK PA/PT GPIB : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke