[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
               BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
wah, masih lanjut nih diskusi soal ini. pake bahasa
gaul aja deh ya biar gak kaku. gak biasa nih pake
bahasa formil.

saya setuju dengan usul jimmy mengenai variasi dalam
ibadah gp seperti:
minggu I  : ibadah monolog+permainan
minggu II : ibadah dialog
minggu III: PA
minggu IV : ibadah kreatif

ini sempat diusahakan di jemaat kami, tapi kendala
yang kami hadapi mengenai ketersediaan pf di jemaat
kami. untuk membawakan ibadah dialog or PA, menurut
saya, dibutuhkan sedikit kemampuan lebih. dan ini yang
sering kali menjadi kendala di jemaat kami. sedangkan
untuk memanggil pf dari luar, seperti jimmi kemukakan
sendiri, terbentur pada dana. hal ini tentunya tidak
bisa terlalu sering dilakukan. saya tertarik dengan
mail boni bahwa di eben mereka bisa memanggil pf dari
perkantas dan semacamnya. bagaimana sih prosedurnya
sehingga bisa melewati phmj? (halo boni....boleh
sharing sedikit dong). enak dong ya eben, kan deket
tuh sama markasnya perkantas makanya gampang. tul gak
bon?

salut untuk persiapan kebaktiannya pgp maranatha.
gimana temen-temen gloria? kayaknya kita juga perlu
mulai deh (viking, tolong disampein ke temen-temen
dong). ini bukan cuma soal persiapan liturgi or musik
aja, tapi yang gak kalah pentingnya adalah persiapan
doanya. 

menarik juga soal penyambut tamu yg sempat disinggung
ori, memang ini mungkin bukan 'budaya' gpib. tapi toh
gak ada salahnya dicoba penerapannya. karena pada
dasarnya teman-teman gp (terutama yang masih baru)
akan merasa lebih diterima dengan adanya sikap
bersahabat seperti ini. saya ingat pernah teman kantor
saya yg berjemaat di salah satu gpib di jkt selatan
bilang dia malas dateng kebaktian gp karena gak punya
temen di sana. sekali waktu dia dateng ke kebaktian gp
tapi ternyata sikap anggota pemuda yang lain dingin
dan acuh, akhirnya itu jadi kali pertama dan terakhir
dia dateng di kebaktian pemuda. sayang kan.....cukup
dengan senyum di pintu masuk ruang ibadah kayaknya
udah cukup bikin orang merasa diterima di situ.
hal-hal seperti ini memang keliatannya remeh tapi
sadar gak sadar ini cukup menentukan kehadiran
anggota-anggota gp di kebaktian, sekali lagi terutama
untuk mereka yang masih baru.

ngomongin hal-hal seperti ini saya merasa kita memang
cukup bisa berkaca pada pelayanan para 'tetangga'
kita. daripada menganggap mereka sebagai 'ancaman'
yang akan 'membajak' anggota jemaat kita, bukankan 
lebih baik kita jadikan mereka 'cermin' untuk
pelayanan kita? selama kita dapat melakukannya dalam
koridor gpib, minjem istilahnya ori nih, saya rasa ini
sah-sah aja ya. lagipula ini kan ladang pelayanan dan
bukan arena pertandingan.

sorry nih udah kepanjangan. mudah-mudahan masih ada
yang nih yang minat sharing soal ini.

salam,
mona lisapaly
pgp gpib gloria bekasi



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail
http://personal.mail.yahoo.com/

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Kirim email ke