[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
BPK GP GPIB [w] httw://milis.gpgpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Syaloom, GP-ers
Ijinkan saya ikutan urun pendapat dalam diskusi ini,
Topik ini memang sangat menarik utk dibicarakan krn hal ini terjadi hampir
disetiap periode pgp dan dimana saja tempatnya. Saya sangat setuju dengan
Bung Ori dimana GPIB memang gereja yg sangat memperhatikan keteraturan dalm
ibadah dengan segala tata gerejanya dan aturannya yg serba program oriented
and budget oriented, ini juga diakui o/ gereja tetangga bahwa organisasi
lembaga gereja yg paling solid adalah GPIB. Tapi kesan lain yg timbul adalah
GPIB terlalu ketat dengan aturan sehingga susah berkembang khususnya dialami
o/ BPK GP yg selalu dinamis shg merasa dikekang. Tapi sebenarnya kita jangan
terlalu merasa pesimistis dengan keadaan itu karena diatas kerangka Pola
aturan GPIB itu kita masih bisa memainkan banyak hal yg menarik, yg indah,
yg akan membawa banyak jiwa kepada Kristus, bukankah di alkitab dikatakan
bahwa kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati?
Saya setuju dengan Bung Ori bahwa dalam ibadah/kebaktian kita datang utk
menyenangkan hati Tuhan, tapi Tuhan juga ingin bahwa setelah kebaktian
jemaatnya dalam hati mereka ada damai sejahtera bukan keluhan merasa bosan
atau tidak mendapatkan apa2. Oleh karena itu kita akan berusaha juga agar
keduanya terpenuhi. Saya mau urun pendapat begini, utk. mengatasi kejenuhan
itu mungkin bisa diatur keb. GP dalam sebulan terbagi atas beberapa model
ibadah spt. minggu I ibadah monolog biasa tapi bisa ditambahkan dgn
permainan, minggu II ibadah dialogis (diskusi), minggu III PA (Pendalaman
Alkitab), minggu IV ibadah kreatif bisa dalam bentuk persekutuan doa,
pemutaran film, sarasehan atau ceramah tanpa meninggal aturan tata ibadah yg
ada. Masalah puji-pujian dalam ibadah memang sebaiknya kita menggunakan KMM
dengan iringan alat musik yg ada. Kuncinya adalah bahwa kita sebagai PGP
harus benar2 menggumuli setiap keb. GP dengan sungguh2. Yang pernah kita
terapkan di GP "maranatha" Denpasar adalah adanya semacam persiapan dari PGP
sehari sebelum keb. dimana saat itu kita betul2 mempersiapkan diri kita utk
keb. esok harinya dengan meyerahkannya kepada Tuhan dalam doa bersama semua
PGP, tanpa kekuatan doa kita tidak bisa berbuat apa-apa.
Disamping itu utk lebih mengakrabkan antar anggota GP, kita bisa manfaatkan
hari libur nasional yg ada dikalender utk mengadakan acara santai antar
anggota GP seperti olah raga bersama, Rujak party dll. Sekian dulu semoga
apa yg saya sampaikan ini ada manfaatnya bagi rekan2 semua.
Jimmy S
GPIB Maranatha
Denpasar
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%