[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
              ++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
                   Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
                     http://milis.gp.gpib.org
     -= Forum Teknologi Informasi GPIB Telah Diluncurkan =-
    <>< Silahkan Bergabung pada alamat http://iuf.gpib.org <>< 
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
> Mengenai film HP sendiri, tentunya sangat menarik. Saya melihat fenomena
> serupa terjadi juga dengan film Jelangkung, produk lokal kita. Bertahan
> sampai dua bulan di Jakarta tentu bukan film sembarangan. Apakah memang
> hal-hal yang berbau okult atau klenik menjadi selera publik atau itu
memang
> nyata ada di masyarakat kita. Apakah kemasan yang membuat HP atau
Jelangkung
> digemari? ataukah nilai keagamaan kita yang mulai menipis. Kenapa
kecemasan
> kita tidak timbul waktu kita melihat film-film yang menyajikan sex bebas
> atau tawuran ala gang-gang amerika. Padahal dua hal tersebut tidak sesuai
> dengan ajaran Kekristenan.
>
> Saya pribadi kok malah percaya bahwa ini hanya sebuah dinamika dari
> perkembangan dunia seni, sastra dan sinematografi. Kekristenan itu sendiri
> selamanya tetap harus melawan arus dunia. Kemampuan dan kesanggupan kita
> terpulang pada sejauh mana kita melatih iman kita.
>
> Itu saja untuk pendahuluan.
>
> salam,
> #david
____________________
Iya, ya... saya kangen juga sama buku-buku seperti karangan Laura Ingalls
dengan Little House in the Prairie-nya atau Enyd Bliton dengan 5 Sekawannya,
Charles Dickens dengan David Copperfield, Oliver Twist ataupun Great
Expectations-nya yang lebih menonjolkan rasa setia kawan, kasih sayang dan
pemecahan masalah di kondisi terdesak. Tema-tema seperti ini juga tak kalah
mengasyikan. Namun, sekali lagi, seperti yang disinggung di atas. Itu semua
tergantung selera publik. Berapa persen orang yang menyukai tema-tema drama
dan berapa persen yang menggemari tema-tema yang diwarnai Sex, Crime and
Violence (kini tambah lagi satu : Ocultism) Rasanya, zaman sekarang ini
lebih banyak buku-buku dan filem-filem yang diwarnai tema kekerasan ataupun
supranatural yang kurang alkitabiah. Kendati demikian, untunglah kita masih
bisa menikmati Keluarga Cemara, Incen, Petualangan Sherina Joshua Oh Joshua
dll, yang jauh dari tema kekerasan. Yah, rasanya memang dibutuhkan
pengarang-pengarang seperti Arswendo, Laura Ingalls, Enyd Bliton ataupun
Charles Dickens untuk lebih memberikan nuansa kemanusiaan yang lebih sejuk
untuk melawan produk-produk seperti Jelangkung, Harry Potter dan sejenisnya.


_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
  "... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau 
  muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
  dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam 
  kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://gpib.org
<>< Situs GP GPIB : http://gp.gpib.org
<>< Situs Milis GP2000 : http://milis.gp.gpib.org
<>< Situs IUF-GPIB : http://iuf.gpib.org
<>< Contact Administrator : [EMAIL PROTECTED] 
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib

Kirim email ke