[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Sebuah panggung berbentuk lingkaran berdiameter
kira-kira lima belas sampai dua puluh meter, setinggi
kurang lebih satu setengah meter berdiri di
tengah-tengah Gedung Istora Senayan malam itu, 14
Nopember 2002. Di tengah panggung besar itu diberi
rongga berbentuk lingkaran pula yang ukurannya sekitar
sepertiga ukuran panggung utama sebagai tempat para
pemusik memainkan instrumen-instrumennya, yang
mengelilingi sebuah panggung kecil segi empat tempat
pelayan firman dan liturgos melaksanakan tugasnya.
Di atas panggung tersebut, tergantung lima atau enam
sisi layar LCD yang menampilkan teks-teks lagu,
tayangan video ataupun display-display lainnya.
Ditambah seperangkat peralatan lighting yang
mengelilinginya.
Di salah satu sisi gedung, sejumlah besar anggota
kantoria siap memandu jemaat dalam melagukan kidung
dan nyanyian. Mereka adalah gabungan dari paduan suara
dari lima BPK se-Jabotabek. Didominasi oleh warna
ungu, warna seragam BPK PW, juga terdapat anak-anak
kecil dan besar dari BPK PA di barisan depan
mengenakan seragam putih-putih dengan dasi warna hijau
muda.
Nyaris seluruh tempat duduk yang tersedia terisi oleh
warga jemaat yang hadir untuk turut ambil bagian dan
Ibadah Syukur HUT GPIB ke 54 tahun. Pelbagai warna
pakaian bertabaran di seluruh ruangan. Merah, hijau,
kuning, putih, blue jins, white jins, black jins, baju
kurung, kemeja, kaos oblong, kaos berkerah, celana
panjang, celana pendek (tentu yang memakai ini adalah
anak kecil), sepatu kets, sepatu mengkilat, sepatu
sandal, sepatu sport, sepatu mengkilat, sepatu
berdebu, sandal jepit, sandal gunung. Semuanya berbaur
dengan tawa, dengan obrolan, dengan tegur sapa, dengan
senyum, dengan lamunan. Semuanya. Saya melihat itu
semua dan membayangkan, wow, betapa beragamnya jemaat
GPIB. Begitu penuh warna. Tapi semua itu berkumpul
dalam satu atap (walau ada juga yang masih berkeliaran
di luar gedung, makan, minum atau merokok) untuk satu
niat: bersyukur atas 54 tahun penyertaan Tuhan.
Ckckckck�.
Lalu Ibadah pun dimulai dengan menyanyikan lagu dari
Kidung Jemaat No. 60 secara berbalasan, laki-laki dan
perempuan. Dan seterusnya� dan seterusnya�. Diselingi
beberapa solo oleh Bapak Godfried Tobing dengan suara
tenornya. Dengan kemegahan lagu-lagu yang dinyanyikan
dan keindahan iringan musik dari tengah panggung,
Ibadah pun berlangsung. Lalu Pendeta Ruffy berkhotbah,
dengan gayanya yang khas. Suaranya lantang,
artikulasinya jelas. Jemaat sesekali tertawa, sesekali
tepuk tangan dan sesekali tertegun. Dan ketika kolekte
berjalan, saya memandangi ibu-ibu PW membawa
pundi-pundi terbuat dari keranjang dibungkus kain ungu
yang jumlahnya pasti lebih dari dua belas, dan
pastinya lagi, pikir saya, isi keranjang itu bisa
memberi makan lima ribu orang lebih....
Selesai ibadah, semarak �pesta� pun dimulai.
Pemuda-pemuda keluarga Saba naik ke atas panggung
mengajak hadirin bersukacita dan ikut bernyanyi. �I
could sing for your love forever�.� Demikian mereka
menyanyi. Lalu beberapa lagu pun terlantun lagi dengan
gaya khas anak muda, dengan corak musik yang beragam.
R&B, Jazz bahkan Regae.
Setelah itu Glen Fredly naik mengambil gitar,
memanggil sobatnya, Rio Febrian. Dan mulailah mereka
bernyanyi. Hadirin pun bersuka ria, bertepuk tangan,
menari, melompat. Di tingkah kilatan permainan
lighting warna-warni, Blitz yang berkelap kelip, lampu
sorot yang mondar-mandir semakin membuat suasana jadi
semakin meriah.
�Sewaktu sekolah minggu dulu, ada salah satu lagu yang
saya sukai. Bunyinya begini��kalau Roh Allah ada di
dalamku, ku kan menari, seperti Daud menari��,� tutur
Glen yang diikuti dengan sebuah lagu riang dan membuat
hampir seluruh hadirin menari-nari. Terutama anak-anak
anggota kantoria dari BPK PA. Dengan lincah mereka
melompat, menari, berteriak menyanikan lagu-lagu yang
dinyanyikan Glen. Segala atributpun mereka tanggalkan.
Bebas.
Setelah Glen, tampil ke atas panggung Sari
Simorangkir, Sidney Mohode, Ruth �Uthe� Sahanaya,
Jeffry Woworuntu dan Lita Zein membawakan beberapa
lagu sendu namun punya makna yang dalam.
Dan keseluruhan acara ditutup dengan peniupan lilin
ulang tahun oleh majelis sinode dan Dwwan BPK diiringi
lagu Happy Birthday to you serta hujan balon
warna-warni. Dan hadirin tetap menari, mendekati
panggung, berusaha menyalami para artis> Menari dan
menari mereka. Tersenyum saya melihat seorang tante
berseragam ungu menari, menggoyang-goyangkan pingulnya
sambil melambai-lambaikan balon warna warni.
Hehehe� yah, menarilah, GPIB!
=====
[fauzan r soedira]
gpib immanuel depok
bpk gerakan pemuda
sektor betseda
__________________________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Web Hosting - Let the expert host your site
http://webhosting.yahoo.com
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]