[gp2000]%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
++ Mailing List BPK Gerakan Pemuda GPIB ++
Forum Diskusi Antar Pemuda GPIB
http://gp.gpib.or.id | http://milis.gp.gpib.org
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% I-KAN
Di hadapan saya terdapat sebuah meja panjang. Di
atasnya terdapat berbagai macam buah-buahan. Saya
mengambil pisang, buah kesukaan saya. Pisang tersebut
kulitnya bagus, kuning dan pasti isinya matang dan
enak. Tapi ketika saya membuka kulitnya, dan memakan
isinya, ternyata pisang itu belum matang. Sepet.
Di dekat saya ada seorang teman, dia juga makan pisang
dan ternyata pisang yang dimakannya itu enak. Dan saya
akhirnya tidak meneruskan makan pisang yang sepet itu.
Saya ambil pisang baru yang kulitnya sama kuning dan
kelihatan matang seperti pisang sebelumnya. Saya
membuka kulit pisang itu, dan memakannya. Mmm...
ternyata pisang yang ini rasanya enak.
Saudara-saudara, pisang pertama, yang kulitnya kuning
dan terlihat enak itu, ternyata isinya belum matang.
Itu seperti jemaat di Korintus!
Demikian Pendeta Ruffy Waney membuka khotbahnya yang
dilandasi dari surat Paulus untuk Jemaat di Korintus,
perikop yang membahas tentang perecahan di Jemaat pada
Ibadah Syukur HUT GPIB ke 54 tahun, 14 Nopember
kemarin di Istora Senayan, Jakarta.
Intinya dia menjelaskan, perpecahan pada jemaat
seringkali di antaranya dikarenakan jemaat salah
menempatkan fokus pelayanannya. Perpecahan yang
terjadi di jemaat Korintus, kata Ruffy, dikarenakan
jemaat itu mengarahkan fokusnya hanya pada tokoh-tokoh
gereja yang menjadi panutan mereka, seperti Paulus,
Apolos, Kefas/Petrus. Sehingga fokus pelayanan mereka
tidak mengarah pada Kristus Yesus yang adalah Tuhan
dan Kepala Gereja. Dan ini salah!
Bahkan ketika proses pemilihan majelis jemaat di
jemaat, terkadang diwarnai kericuhan. Itu juga karena
kita salah menempatkan fokus kita. Kita hanya melihat
siapa yang akan kita pilih dan siapa yang tidak kita
pilih, atau hanya melihat Ketua Jemaat, sementara
mereka tidak melihat Kristus yang turut bekerja dalam
keseluruhan pelayanan di jemaat GPIB.
Dalam kotbahnya itu Ruffy juga menuturkan sebuah
anekdot berjudul "I am the boss!".
Demikian isi anekdot tersebut.
Suatu ketika Tangan berkata, "I am the boss. Karena
dengan tangan saya, saya bisa menandatangani cek
senilai sekian!"
Lalu Kepala juga berkata, "Hei, kalau bukan otak yang
ada di kepalaku ini memerintahkan kamu, tak mungkin
kamu bisa menandatanganinya! Jadi I am the boss!"
Kemudian, kaki juga berujar, "Eit, tunggu dulu, kalau
bukan karena aku, mana mungkin kau bisa mencapai cek
itu. Aku yang membawamu ke sana. Jadi, I am-lah the
boss!"
Terus, si perut tak mau kalah. "Hehehehe, kalau tak
ada makanan yang masuk ke perut, tak mungkinlah kalian
bisa melakukan itu semua. Hehehehe. I am the boss!"
Lalu, maaf, ya, sebelumnya... diam-diam si anus
menutup lubang kecilnya selama seminggu. Alhasil,
tanganpun gemetaran, kaki menjadi lemas tak karuan,
kepala pening, perut melilit-lilit. Hanya karena si
kecil anus menutup dirinya selama seminggu!
Gerrrr... hadirin tertawa.
Jadi, kata Ruffy, bagian terkecil dalam jemaat pun
punya peran yang sangat berarti sama seperti
bagian-bagian lainnya!
Plok... plok... plok.... Jemaat bertepuk tangan.
Cheers,
=====
[fauzan r soedira]
gpib immanuel depok
bpk gerakan pemuda
sektor betseda
__________________________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Web Hosting - Let the expert host your site
http://webhosting.yahoo.com
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%[gp2000]
"... Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau
muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu,
dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam
kesucianmu" -- 1Tim 4:12
I-KAN %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
<>< Situs GPIB : http://www.gpib.or.id
<>< iuf.GPIB : http://iuf.gpib.or.id/forum/
<>< Chat In IRC : Server DALNET -Channel #gpib #gp-gpib
---
Anda sekarang terdaftar di i-kan-untuk-gp2000 dengan: [[email protected]]
Untuk unsubscribe, forward message ini ke [EMAIL PROTECTED]