\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/ \o/
From: Mangapul Sagala

Sekalipun Alkitab, khususnya keempat Injil telah menulis dengan jelas siapa Yesus, namun sebagaimana disebutkan di atas, berbagaipandangan negatip telah muncul terhadap Yesus. Hal tersebut akan kita lihat terlebih dahulu, sebelum kita masuk kepada pandangan Alkitab.
 
 I. Berbagai Pandangan Kristologi Abad 1-4
 
Pertama adalah Apollinarisme oleh Apolinarius.
Menurut pandangan ini, Kristus tidak memiliki roh manusia, Logos menggantikan hal itu.
 
Kedua adalah Nestorianisme oleh Nestorius.
Menurut kelompok ini,Logos mendiami diri Yesus. Jadi Yesus bukanlah Allah sejati dan manusia sejati. Tetapi, Allah yang memikul kemanusiaan. Kelompok  ini tidak mengakui kesatuan pribadi Kristus, tetapi berpandangan bahwa Yesus merupakan dua pribadi yang hanya memiliki kesatuan mekanis.
 
Ketiga, Eutychianisme oleh Eutyches.
Kelompok ini melihat bahwa keberadaan atau natur Kristus yang bersifat manusia diserap oleh Logos (sifat Ilahi Kristus). 
 
Keempat, Monophysitisme oleh Severus, Julian dan Stephanus.
Menurut pandangan ini, Kristus hanya memiliki satu sifat, dan tidak bersedia menerima sifat manusia Kristus.
 
Kelima, Monothelitisme oleh Theodore, Sergius dan Syrus.
Mereka ini berpendapat bahwa Kristus tidak memiliki kemauan manusia, tetapi hanya memiliki satu kemauan yang bersifat Ilahi.
 
Dari pandangan tersebut di atas dapat kita simpulkan sbb:
1. Kelompok yang menolak kemanusian Yesus
2. Kelompok yang menolak keAllahan Yesus
3. Kelompok yang menolak dua sifat Yesus
4. Kelompok yang menolak kesatuan pribadi Yesus
 
Kita harus mewaspadai pandangan spt keempat kel di atas, krn pandangan spt itu akan terus terulang sepanjang sejarah gereja. 
 
II. Kristologi Kontemporer Theolog
 
- Theolog modern, khususnya abad 19 banyak memiliki pandangan yang sangat negatif terhadap Yesus. Mereka meninggalkan pengajaran Alkitab dan membangun pandangan sendiri yang seringkalibersifat spekulatif. Memang, bila pengajaran Alkitab tdk lagiberotoritas, mk semua orang dpt membangun teorinya sendiri. Itulahsebabnya posting Alkitab sebelumnya diberikan, yg menjadi dasar pijakan yg penting dlm membangun theologia. 
 
Marilah kita lihat beberapa pandangan dari Theolog tersebut. Menurut Adolf Harnack, kita tidak dapat  membangun doktrin Kristologi dari Injil, karena Injil tidak bicara mengenai Yesus, tetapi mengenai Bapa.
Harnack berkata: "The Gospel, as Jesus proclaimed it, has to do with the Father only and not with the Son". Di pihak lain,  H.J. Holtzmann  berbeda dengan Harnack, karena dia mengakui adanya Pengajaran Yesus dalam Injil. Namun demikian, Holtzmann tidak mengakui keAllahan Yesus. Karena baginya Injil tidak mengajarkan Yesus sebagai Allah, tetapi hanya sebagai manusia saja.
Holtzmann menulis: "This Gospel describes a purely human Jesus for whom no claims to divinity are made". Pandangan lain yang banyak mempengaruhi para Theolog, termasuk Theolog Indonesia diberikan oleh Rudolph Bultmann.
Dia  menolak Yesus yang disaksikan Alkitab. Karena bagi Bultmann, Yesus yang disaksikan Alkitab adalah Kristus yang di-imani para Rasul, bukan Yesus yang sesungguhnya. Karena itu, perlu diragukan.
Bultmann menegaskan: "It is impossible to recapture Jesus as He moved in Galilee and Jerusalem and to know precisely what took place in the years AD 30-33".
Dia mengakui Yesus, tetapi bukan Yesus dalam Alkitab yang menurutnya telah dipoles oleh para Rasul.
 
Bultmann menegaskan: "The mere thatness is sufficient". Pandangan negatif lainnya diberikan oleh David F. Strauss yang mengatakan: "Jesus was a legendary figure whose historicity was debatable".  Barangkali paling negatif dari semuanya adalah pandangan G.A Wells. Bagi Wells, Yesus tidak pernah ada. menurut dia " Jesus was a mythical figure arising out of Paul's mystical experience, for whom an earthly 'history' had later to be invented". Meski cukup banyak pandangan yg sedemikian radikal dan yg meragu-kan dan menolak pengajaran Alkiab, kita bersyukur krn masih banyak ahli theologia lainnya yang percaya dan menerima kesaksianAlkitab. Beberapa di antaranya seperti: Martin Luther, John Calvin, J.B. Lightfoot, H.P. Liddon, A.E.J. Rawlinson, Karl Barth, Vincent Taylor, Oscar Cullmann, Proff. I.H. Marshall, Proff. Donald Bloesch, Proff Millard J.Erickson, Proff. Ralph Martin, Proff. R.T. France, Proff.D.A. Carson, Proff. F.F. Bruce, John Stott, dan banyak lainnya lagi. Seperti mereka ini, kita mau membangun teologia kita berdasarkan Alkitab.
 
Kami sengaja menyebut cukup banyak nama Theolog yg sangat ahli dan telah dikenal di seluruh dunia. Hal itu dilakukan utk menyangkali pandangan yg mengatakan bhw seolah-olah hanya orang-orang bodoh dan kaum fundamentalistlah yg mempercayai Alkitab. Dalam kenyataannya tdklah demikian. Sikap meragukan serta menolakatau percaya dan menerima Alkitab ternyata adalah masalah sikap hati dan iman, BUKAN MASALAH BODOH ATAU PINTAR.
 
(bersambung)  

Salam hangat,
Mangapul Sagala
"Hendaklah engkau setia sampai akhir... Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan". (Why.2:10).
o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu ]----------------------(o

Surfing yo Surfing ke RDSB.org ! webnya barusan di renov ! berkatnya makin komplit aja !
Daftar Member di RDSB.org heratis ! buat akses webmail, forum, MIDI dan masih banyak lahi !
Jangan lupa mampir juga ke http://tokobuku.rdsb.org, koleksinya langka, mutu dan manteb !

o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN )--------------------------(o

http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id
Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED]
Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED]
petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke