\o/ \o/~~~~~~~~(((( Hidup oleh Roh, Dipimpin oleh Roh, Gal.5:25 ))))~~~~~~~\o/ 
\o/

----- Original Message -----
From: "Vivi" <[EMAIL PROTECTED]>

> Menghormati LAI?? Dalam Sepuluh Perintah Tuhan tidak ada tuch tercantum
> "Hormatilah LAI", kalo menghormati orang tua ada tercantum dalam Sepuluh
> Perintah Tuhan.

di alkitab juga tidak ada tertulis "Dilarang merokok", tapi banyak orang
kristen menghindari rokok dengan alasan "Bait Allah".  Kalau anda pernah
belajar fisika atau matematika tentu anda mengenal dengan istilah "Rumus
turunan".  Dalam Alkitab tertulis bahwa kita harus tunduk kepada pemerintah,
LAI sebagai lembaga yang diakui pemerintah untuk mengatur urusan Alkitab,
tentu saja kita harus tunduk pada aturan yang dikeluarkan LAI sebagai
lembaga yang diakui Pemerintah.

> Tidak perlu keras kepala??? Apa bukannya LAI yang keras kepala?? Kalo
dasar
> pertimbangan sama dengan yang tercantum dalam posting pttwr, itu berarti
> Kekristenan Indonesia adalah kekristenan yang suka ikut-ikutan, suka
meniru
> tanpa mengerti benar apa yang ditirunya.

Kalau LAI dirasa keras kepala, bukan berarti kita pun ikut-ikutan keras
kepala, membenturkan kepentingan di permukaan yang berakibat perpecahan
banyak gereja !  Tulisan yang diposting Pttwr banyak yang bagus, saya
pribadi menghargainya, dan saat ini momentum yang paling urgent adalah
perihal nama Allah, beruntung sdr. Pttwr mempostingkan hal tersebut,
sehingga itu mengingatkan kita tentang permasalahan yang menggejala,
sehingga perlu solusi bersama.

> Benih perpecahan?? Bagaimana dengan ayat ini: "Kamu menyangka bahwa Aku
> datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan
> damai, melainkan pertentangan (Lukas 12:51)". Pertentangan yang terjadi
> sekarang adalah antara orang yang tunduk kepada Tuhan dan orang yang
tunduk
> kepada LAI.

Ketika Daud diurapi menjadi Raja oleh samuel, Daud tidak serta merta
mengkudeta Saul, Daud tetap menghormati Saul sebagai orang yang diurapi.
Kalau pihak-pihak yang merasa benar menuding LAI tidak tunduk kepada Tuhan,
apakah hak pihak-pihak tersebut untuk "menggusur" peran LAI ?!

> Berbenah ya ... bagaimana kalau berbenah dengan mulai mengkuduskan dan
> meninggikan nama Yesus saja??

Satuju Pisan !

> Etika sosial adalah suatu hal yang relatif, ciptaan manusia. Kekristenan
> seharusnya hanya berhubungan dengan kebenaran yang berasal dari Tuhan
Yesus
> saja.

Maksudnya mengabaikan etika sosial dengan alasan Yesus ? berarti kalau orang
tua belum bertobat sedangkan anaknya sudah bertobat berhak menghakimi
orangtuanya dengan seenaknya? atau kalau pendeta nya salah, kemudian merasa
berhak menuding dan membeberkan kasusnya di muka umum ? atau kalau gereja
lama tidak memuaskan kemudian pergi masuk gereja lain lalu menjelek-jelekan
gereja lama ? dengan kata lain kalau LAI salah maka kita BERHAK untuk
melanggar hak cipta, dan menggantinya begitu saja dan membagi-bagikannya
kegereja-gereja dengan alasan ini yang paling benar ?

Hukum tabur tuai tetap berlaku apapun latar belakangnya, siapa menabur
pertentangan akan menuai pertentangan.

Sebisa mungkin setiap perubahan, dilakukan dengan cara santun, tanpa harus
saling menciderai, saling memakan dan saling menelan.


Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi
janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk
kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.

Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu:
"Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!"

Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah,
supaya jangan kamu saling membinasakan.

Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti
keinginan daging.

Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan
keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya
bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu
kehendaki.

Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka
kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.

Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa
nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati,
amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian,
kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap
semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa
barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian
dalam Kerajaan Allah.

Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera,
kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang
hal-hal itu.

Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan
daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.

Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin
oleh Roh,

dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang
dan saling mendengki.

Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran,
maka kamu yang rohani, harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam
roh lemah lembut, sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan
kena pencobaan.

galatia  5:13-26, 6:1



Yesus Kristus memberkati kita,
-= Henky =-


o)----------------------[ Hapus dan Edit Pesan yang tidak perlu 
]----------------------(o

RETREAT NASIONAL 2004, Hotel Setia Puncak - Jawa barat, 30 Des. 2004 - 1 Jan. 
2005
Pembicara : Pnt. Daud Raubun, Pnt. Dorcas Daud, Dr. Joshua dan Janet Mills
Untuk Info Lebih lanjut hubungi : [EMAIL PROTECTED]

o)---------------------------( Milis ini didukung oleh I-KAN 
)--------------------------(o

http://rdsb.org ; http://beritasorgawi.com ; http://ob.or.id ; 
http://revival.or.id
Berhenti dari Milis : [EMAIL PROTECTED] Langganan Milis : [EMAIL PROTECTED]
Administrasi & Teknis : [EMAIL PROTECTED] 
petunjuk nomail,mail,digest,gantiemail : [EMAIL PROTECTED]
Untuk info lebih lanjut kunjungi web kami di http://revival.or.id

Kirim email ke