Makasih Pak Andang buat yg short term, yang long term saya tunggu masukannya
fni

At 02:52 PM 5/17/02 , you wrote:
>Pak Fadchi,
>Saya juga sudah sedikit ngobrol dg Pak Rajab/Kadin Mannet kebetulan salah
>satu yg ditawan adalah teman seangkatan suslia saya & Pak Rajab (Pak Edy
>Suryanto). Dan ternyata memang usulan Pak Nanta tsb juga sudah ditempuh,
>tapi tak salah bila terus dioptimalkan. Saran saya u/ shorterm (pembebasan)
>a.l. :
>1. Jalan melalui uang tebusan, secara institusi sepertinya akan sulit krn
>Pangdam akan menilai kita ikut membiayai GAM/OTK. Sementara itu juga akan
>mjd perulangan oleh pelaku di kemudian hari. Saran saya ditempuh melalui
>jalur sekar untuk mengumpulkan dana melalui karyawan secepatnya, sambil
>kontak dg pelakuterus/jangan putus (mengulur waktu). Ketua DPD sana
>secepatnya koordinasi dg DPW u/ konsolidasi seluruh DPD (tulisan ini saya
>tembuskan ke ketua DPD SBS). Kmd bila kurang cukup maka bantuan dr perus
>bisa dititipkan kesitu (diakui sbg gotong royong karyawan). Saya bantu juga
>kontak dg Pak Armansyah (Ketua DPW).
>2. Tetap konsolidasi dg Pangdam dan tdk salah bila kita berkeinginan
>membebaskan kawan kita melalui butir 1 atas inisiatip karyawan (melalui
>Sekar) bukan perus. Jadi di sini institusi perus. tdk kita kedepankan.
>Mungkin ini akan lebih fleksibel.
>3. Kmd juga jalur melalui ulama & IAIN tetap dijalankan terus.
>4. Apabila memang jelas-jelas itu GAM (kalau ini mungkin justru mempermudah
>caranya, krn jalur diplomatik bisa masuk, lain kalau rampok), maka tak
>salah segera melaporkan ke institusi terkait untuk ditempuh jalur
>diplomatik (cuman informasinya hrs sangat akurat krn menyangkut
>kredibilitas negara).
>
>Mungkin baru itu yang bisa saya sarankan sambil cari lagi (tak mikir dulu
>yah...). Untuk yg longterm nanti dululah.....
>
>AAS
>
>
>
>
>
>
>At 01:46 PM 5/17/02 +0700, you wrote:
>>Rekans Fadchi dan semuanya..
>>
>>Memang kejadian ini sangat menyesakkan..remind if happen to us..
>>Terus terang meskipun saya ada keturunan Aceh..saya juga tidak
>>paham betul sebenarnya apa yang sedang terjadi di Aceh saat ini.
>>
> 

Kirim email ke