Terima kasih atas penjelasannya Mas Teguh. Saya masih punya problem, yaitu : Kalo saya lihat di object based-modeling, adanya kecenderungan bahwa channel fill deposit akan selalu sand, padahal bisa aja dibeberapa tempat dalam channel itu ada channel fill mud (mud plug), yang menyebabkan channel sand itu bisa terpisah2. Pernah saya nyoba nge-run facies modeling dengan variogram analysis, tapi hasilnya jauh sekali dengan object-based modeling (Kebetulan saya pake petrel disini).Channel sand-nya terpisah2 dan terdistribusi di seluruh field.Yang ngga ada data juga jadi ada sand-nya. Mungkin kah ada korelasi antara Object based-modeling vs varioram analysis ?. Katakanlah jika kita punya reservoir geometri dari point bar denngan:length = 3 km, width = 500m,apakah ini berarti bahwa akan sama dengan x=3km dan y=500m di variogram analysis, sementara z=thickness ?.
Salam, Dodi -- --------- Original Message --------- DATE: Mon, 30 Jun 2003 15:06:09 From: [EMAIL PROTECTED] To: <[EMAIL PROTECTED]> Cc: > >Kalau ditanya apakah hasilnya geologically reasonable, maka saya akan >menjawab hasilnya adalah "YA". >Memang adalah suatu 'challenge' buat seorang 3D modeller untuk >memvizualisasi dari konsep 2D menjadi 3D geological model. >Sejauh ini saya selalu memakai software "RMS-ROXAR" utk geostatistic dan 3D >Modelling. Tapi setahu saya di market ada >banyak lagi, misalnya Gocad atau Petrel. >Biasanya kalau saya tidak ada seismic yang mengontrolnya saya memakai body >dimension utk mempopulasi reservoir objects >yang saya model, misalnya kalo channel saya guna channel thickness vs width >ratio, atau kalau sdg memodel mouth bar misalnya >saya juga pakai data thickness, width dan length ratio. Kalau ada data >seismicnya, itu lagi senang krn kita bisa masukkan cube >seismic tsb utk modelling, biasanya saya menggunakan AI. Tapi kadang-kadang >kalau reservoirnya thicknessnya sekitar tuning >thickness, maka saya suka pakai 3D seismic cube biasa saja, yang saya >masukkan kedalam RMS-Roxar. Didalam Roxar tsb >baru saya coba lihat korelasinya antara amplitude dgn reservoir yang ada di >well, dan saya menggunakan apa yang disebut dgn >facies probability function utk nge-run stochastic modeling tsb. Misalnya >yang bright amplitude kita korelasikan dgn reservoir dan >yang dim amplitude kita korelasikan dgn shalenya. Kalo pakai AI biasanya >yang low Impedance korelate dgn reservoir dan yang high >terkorelate dgn shalenya. >Variogram saya gunakan utk melihat korelasi rock property dari 3 arah yaitu >x, y, z. Yang X utk main reservoir direction, Y utk perpendicular >reservoir direction dan yang z utk lihat korelasi keatas dan kebawahnya. >Biasanya utk suatu model yang wellnya sedikit dan letaknya >berjauhan , saya biasa gunakan apa yang disebut half body size, yaitu utk >x, y dan z-nya saya gunakan separo dari body dimension >reservoir yang saya model. >Habis itu baru saya up-scale dan saya kasihkan ke reservoir engineer utk >disimulasi. >Semoga sedikit membantu memberikan gambaran tentang statistik dan 3D >modeling. > >Salam, >Teguh P. > > > > > "dodi iskandar" > > <[EMAIL PROTECTED] To: [EMAIL PROTECTED] > > os.com> cc: > > Subject: [iagi-net-l] Geostatistics > in well log correlation, mapping and modeling(?) > 06/27/2003 08:40 > > AM > > Please respond to > > iagi-net > > > > > > > > > >Mungkin dari temen2 di IAGI ada yang bisa share experience tentang >korelasi, mapping dan modeling dengan melibatkan geostatistic, e.g >variogram analysis. apakah hasilnya make geologically reasonable?. >Terima kasih, > > >Salam, >Dodi > > > > > >-- > >--------- Original Message --------- > >DATE: Fri, 27 Jun 2003 07:39:46 >From: KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus <[EMAIL PROTECTED]> >To: <[EMAIL PROTECTED]> >Cc: > >>Mungkin enggak kalau kriterianya dibedakan secara regionalnya... >> >>kan incised valley dibentuk kalau ada perubahan yang skalanya lebih global >>mis : sea level drop yang menimbulkan Unconformity.... >>jadi kalau sifatnya lokal ya berarti cuma channel biasa tapi kalau >>sifatnya regional ( bisa ditrace dari seismic linenya) ada kemungkinan itu >>incised valley... >> >> >> >> >> >>"ERY ARIFULLAH " <[EMAIL PROTECTED]> >>26/06/2003 07:30 PM >>Please respond to iagi-net >> >> >> To: <[EMAIL PROTECTED]> >> cc: >> Subject: Re: [iagi-net-l] Incised Valley, Fluvial Channel, >DistributaryChannel (was >>Re: [iagi-net-l] Fluvial channel (incised) fill vsfluvial distributary >>channel >> >> >>Pak Hasan, >> >>Incised Valley (lembah torehan). kalau demikian berapa >>lebar lembahnya dan dalamnya untuk bisa disebut incised >>valley? Incised Valley bisa diisi oleh fluvial dan >>estuarine atau estuarine system saja, bagaimana kalau >>diisi dengan multistorey distributary channel? apa bisa >>multistorey dist. channel dijadikan indikasi sebagai >>incised valley? >> >>Salam, >>Ery >> >>On Wed, 25 Jun 2003 20:36:49 +0700 (WIT) >> "Hasan Sidi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >>>Wah, koq kayaknya jadi melebar ke mana-mana ... >>> >>>First of all, fluvial channel di deltaic system tidak >>>selalu incised >>>valley (makanya judul saya ganti). Incised valley by >>>definition >>>berhubungan dengan sea level drop. Sementara fluvial >>>channel bisa saja >>>terbentuk karena progradasi/ retrogradasi "biasa" >>>sehingga ada fluvial >>>channel ditengah-tengah distributary channels. >>> >>>Kedua, IVF tidak selalu sand-filled. Banyak IVF yang >>>hanya kasar di bagian >>>bawah (dengan clay pebbles occasionally yang membuat GR >>>jadi false)dan >>>atasnya muddy system (e.g. estuarine deposits). >>> >>>Ketiga, tidak ada istilah fluvial distributary channel. >>>Yang ada fluvial >>>channel dan distributary channel. Nah yang kedua ini bisa >>>didominasi >>>fluvial system. Istilah yang lebih tepat adalah >>>fluvial-dominated >>>distributary channel. >>> >>>Ke-empat, fluvial energy umumnya tidak seragam untuk tiap >>>parasequence. >>>Bisa saja suatu muddy fluvial deposit ditumpangi higher >>>energy deltaic >>>system. Akibatnya pada satu lokasi, fluvial channel tsb >>>bisa tampak "less >>>energy" timbang distributary channel diatasnya. >>> >>>Kelima, mungkin ini bisa sedikit memberi jawaban ke >>>pertanyaan awal, >>>membedakannya tidak bisa hanya dengan well-log semata >>>(agree dg Pandito). >>>Integrate dengan data lain sehingga punya gambaran 3D >>>atau malah 4D yang >>>lebih luas (tidak harus via seismic; banyak >>>well-correlation juga bisa >>>membantu). Kalau di Mahakam misalnya, mungkin bisa bawa >>>candidate IVF tsb >>>ke basin margin sehingga lebih "kontras" timbang di >>>depocenter. Lihat >>>perkembangan paleogeography-nya throughout time disekitar >>>interval yang >>>anda curigai. >>> >>>Moga-moga membantu, tidak hanya arm waving ... >>> >>>F. Hasan Sidi >>>Jason Geosystems - Jakarta office >>>Phone: +62 21 252.3785 >>>Fax: +62 21 252.3784 >>> >>> >>> >>>> -----Original Message----- >>>> From: Shofiyuddin Thoha >>>>[mailto:[EMAIL PROTECTED] >>>> Sent: Wednesday, June 25, 2003 9:14 AM >>>> To: [EMAIL PROTECTED] >>>> Subject: Re: [iagi-net-l] Fluvial channel (incised) fill >>>>vs fluvial >>>> distributarychannel >>>> >>>> >>>> >>>> Membedakan facies tho? ini berarti kita harus berandai >>>>andai >>>> dulu dong (ini >>>> kalau bener ya). >>>> 1. Fluvial channel : >>>> - high energy, traction system, berbutir sangat >>>>kasar, >>>> multi staking >>>> channel kalau ada, >>>> - expresi di log barangkali tercermin dari GR yang >>>>lebih clean, >>>> porositas yang lebih tinggi tapi dengan Swirr yang >>>>rendah (Npor lebih >>>> kecil), overlay N-D barangkali lebih rapat ketimbang di >>>>shaly >>>> sand atau >>>> finer sand. >>>> 2. Fluvial Distributary Channel >>>> - energy lebih rendah, finer grained, shaly >>>> - log barangkali menunjukan GR yang lebih dirty, >>>> porositas tinggi tapi >>>> dengan Swirr yang lebih tinggi (Npor lebih besar) >>>> kalau salah tolong dikoreksi. >>>> Untuk log SP, sekarang kok nampaknya data akuisisi nya >>>>gak >>>> bagus lagi ya, >>>> gak kayak dulu (di kursus kursus) yang bisa juga untuk >>>> menentukan kisaran >>>> relatif grain sizenya. >>>> >>>> salam >>>> shofi >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> "Rovicky Dwi >>>> >>>> Putrohari" To: >>>> [EMAIL PROTECTED] >>>> <[EMAIL PROTECTED] cc: >>>> >>>> mail.com> Subject: >>>> Re: >>>> [iagi-net-l] Fluvial channel (incised) fill vs fluvial >>>> distributary >>>> channel >>>> 06/25/2003 >>>> >>>> 08:39 AM >>>> >>>> Please respond >>>> >>>> to iagi-net >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> Try to make it clear : >>>> >>>> Tujuannya bukan membedakan mana water mana gas ... >>>>tetapi >>>> melihat apakah >>>> Fluvial channel (incised) fill vs fluvial distributary >>>>channel. >>> >>> >>> >>> >>>--------------------------------------------------------------------- >>>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] >>>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >>>IAGI-net Archive 1: >>>http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >>>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >>> >>>Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan >>>Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id >>>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) >>>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) >>>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) >>>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau >>>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi >>>Dahlius([EMAIL PROTECTED]) >>>Komisi Database Geologi : Aria A. >>>Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) >>>--------------------------------------------------------------------- >>> >> >> >=========================================================================================== > >>"TELKOMNet Instan memberikan diskon 40% untuk akses malam hari dari pukul >>23.00 sampai 06.00. >>Berlaku untuk wilayah Jawa Timur mulai 1 Mei 2003 sampai 30 Juni 2003." >> >=========================================================================================== > >> >>--------------------------------------------------------------------- >>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] >>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >>IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >> >>Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan >>Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id >>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) >>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) >>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) >>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau >>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) >>Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) >>--------------------------------------------------------------------- >> >> >> >> >> >>--------------------------------------------------------------------- > >>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > >>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > >>IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > >>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > >> > >>Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED]) >-http://fosi.iagi.or.id > >>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > >>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > >>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > >>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau >[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > >>Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > >>--------------------------------------------------------------------- >> >> > > > >____________________________________________________________ >Get advanced SPAM filtering on Webmail or POP Mail ... Get Lycos Mail! >http://login.mail.lycos.com/r/referral?aid=27005 > >--------------------------------------------------------------------- > >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > >Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > >IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > >IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > >Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED]) >-http://fosi.iagi.or.id > >Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) > >Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) > >Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) > >Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), >Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) > >Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) > >--------------------------------------------------------------------- > > > > > > >--------------------------------------------------------------------- >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] >Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > >Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id >Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) >Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) >Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) >Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif >Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) >Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) >--------------------------------------------------------------------- > > ____________________________________________________________ Get advanced SPAM filtering on Webmail or POP Mail ... Get Lycos Mail! http://login.mail.lycos.com/r/referral?aid=27005 --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

