Suwe ora jamu nduk, jamu ora suwe : �.. sudah lama nggak buka email yahoo ternyata 
diskusi iaginet makin seru dan bervariasi nich. Nimbrung dikit ach, mumpung sempet.

 

Berikut ini sekedar pengayaan dari apa yang telah disharekan oleh mas Teguh. Jika mas 
Teguh dengan pasti menjawab "YA", maka saya akan menjawab "YA" dan "TIDAK". 

 

Jika diperkenankan untuk mendefinisikannya kedalam bahasa sehari-hari menurut saya, 
sebagai salah seorang pengguna aktif perangkat lunat GOCAD, geostatistic itu adalah 
suatu metode untuk mengkuantifikasikan konsep-konsep geologi berikut properties 
didalamnya menjadi suatu bentuk numerical model : baik 2D atau pun 3D yang 
terintegrasi.

 

Kualitas (akurasi dan presisi) suatu geostatistical earth model tidak terlepas dari 
bagaimana team yang bekerja untuk project tsb memahami kondisi struktur, stratigrafi, 
dan karakter fisik reservoir sebagai obyek studinya (i.e. lapangan minyak). Pemahaman 
team akan hal-hal tsb akan menjadi guidance sekaligus constrain dalam kita membangun 
suatu geostatistical earth model. Kualitas dan kuantitas data yang tersedia tentunya 
turut memegang peranan penting.

 

Mengenai teknik pengerjaannya, mungkin saya adalah salah satu orang yang tidak setuju 
jika ada yang bilang bahwa ; suatu �work flow� yang sukses diterapkan disuatu kasus 
pasti akan bisa  diterapkan juga untuk kasus-kasus lainnya. Namun demikian saya setuju 
bahwasanya variasi �work flow� yang mungkin ada, setidaknya untuk saat ini, unsur 
algoritma didalamnya akan berkutat disekitar kriging, cokriging, multiGaussian, 
sequential Gaussian simulation, sequential indicator simulation dan turunan-turunannya 
termasuk object-based modeling.

 

Untuk mas Dodi yang sedang meng-eksplore  object-based modeling dan variogram-based 
modeling, seperti kata mas Teguh jika tidak tidak dikontrol 3D-S maka variogram-based 
modeling akan hasilnya akan matematis sekali (by luck terkadang bisa juga dapet  yang 
reasonable ; coba lakukan beberapa realisasi dengan initial seed yang berbeda). Saya 
tidak tahu banyak tentang PETREL dan saya tidak mengetahui algoritma apa yang mas Dodi 
gunakan saat mempopulate facies Channel tsb. Jika mas Teguh bilang 3D-S bisa digunakan 
sebagai control mungkin ada option lain selain 3D-S cube yang bisa digunakan sebagai 
constrain atau soft data. Sebagai alternatif dari approach polygon sebagaimana yang 
mas Teguh pernah coba, mustinya PETREL menyediakan option facies map untuk dapat 
digunakan sebagai soft data.

Sedikit tips �kasar� lainnya : jangan mau dikebiri oleh data variogram. Terkecuali 
kita yakin bahwa data yang kita miliki sangat baik kualitasnya dan memadai 
kuantitasnya (distribusinya mewakili geometri facies termaksud), menurut saya sah-sah 
saja kita mengkebiri data variogram tsb untuk mendapatkan X,Y,Z range yang reasonable, 
tentunya  atas dasar pemahaman geologi yang bisa dipertanggung jawabkan. 

 

nb :

Sempet iseng ngitung saat ndeletin email iaginet yang jumlahnya ratusan, sepertinya 
bang Rovicky masih bertahan di rangking atas pengirim email terbanyak nich.....:o) 
bang Shofiffudin Thoha juga rajin tampaknya. Manstaap lah........!!!

 

 

Salam,

Hendro Hari Santoso

Duri - Riau

===========================

[EMAIL PROTECTED] wrote:

Kalau ditanya apakah hasilnya geologically reasonable, maka saya akan
menjawab hasilnya adalah "YA".
Memang adalah suatu 'challenge' buat seorang 3D modeller untuk
memvizualisasi dari konsep 2D menjadi 3D geological model.
Sejauh ini saya selalu memakai software "RMS-ROXAR" utk geostatistic dan 3D
Modelling. Tapi setahu saya di market ada
banyak lagi, misalnya Gocad atau Petrel.
Biasanya kalau saya tidak ada seismic yang mengontrolnya saya memakai body
dimension utk mempopulasi reservoir objects
yang saya model, misalnya kalo channel saya guna channel thickness vs width
ratio, atau kalau sdg memodel mouth bar misalnya
saya juga pakai data thickness, width dan length ratio. Kalau ada data
seismicnya, itu lagi senang krn kita bisa masukkan cube
seismic tsb utk modelling, biasanya saya menggunakan AI. Tapi kadang-kadang
kalau reservoirnya thicknessnya sekitar tuning
thickness, maka saya suka pakai 3D seismic cube biasa saja, yang saya
masukkan kedalam RMS-Roxar. Didalam Roxar tsb
baru saya coba lihat korelasinya antara amplitude dgn reservoir yang ada di
well, dan saya menggunakan apa yang disebut dgn
facies probability function utk nge-run stochastic modeling tsb. Misalnya
yang bright amplitude kita korelasikan dgn reservoir dan
yang dim amplitude kita korelasikan dgn shalenya. Kalo pakai AI biasanya
yang low Impedance korelate dgn reservoir dan yang high
terkorelate dgn shalenya.
Variogram saya gunakan utk melihat korelasi rock property dari 3 arah yaitu
x, y, z. Yang X utk main reservoir direction, Y utk perpendicular
reservoir direction dan yang z utk lihat korelasi keatas dan kebawahnya.
Biasanya utk suatu model yang wellnya sedikit dan letaknya
berjauhan , saya biasa gunakan apa yang disebut half body size, yaitu utk
x, y dan z-nya saya gunakan separo dari body dimension
reservoir yang saya model.
Habis itu baru saya up-scale dan saya kasihkan ke reservoir engineer utk
disimulasi.
Semoga sedikit membantu memberikan gambaran tentang statistik dan 3D
modeling.

Salam,
Teguh P.



"dodi iskandar" 
os.com> cc: 
Subject: [iagi-net-l] Geostatistics in well log correlation, mapping and modeling(?) 
06/27/2003 08:40 
AM 
Please respond to 
iagi-net 






Mungkin dari temen2 di IAGI ada yang bisa share experience tentang
korelasi, mapping dan modeling dengan melibatkan geostatistic, e.g
variogram analysis. apakah hasilnya make geologically reasonable?.
Terima kasih,


Salam,
Dodi





--

--------- Original Message ---------

DATE: Fri, 27 Jun 2003 07:39:46
From: KARTIKO-SAMODRO Ferdinandus 
To: 
Cc:

>Mungkin enggak kalau kriterianya dibedakan secara regionalnya...
>
>kan incised valley dibentuk kalau ada perubahan yang skalanya lebih global
>mis : sea level drop yang menimbulkan Unconformity....
>jadi kalau sifatnya lokal ya berarti cuma channel biasa tapi kalau
>sifatnya regional ( bisa ditrace dari seismic linenya) ada kemungkinan itu
>incised valley...
>
>
>
>
>
>"ERY ARIFULLAH " 
>26/06/2003 07:30 PM
>Please respond to iagi-net
>
>
> To: 
> cc:
> Subject: Re: [iagi-net-l] Incised Valley, Fluvial Channel,
DistributaryChannel (was
>Re: [iagi-net-l] Fluvial channel (incised) fill vsfluvial distributary
>channel
>
>
>Pak Hasan,
>
>Incised Valley (lembah torehan). kalau demikian berapa
>lebar lembahnya dan dalamnya untuk bisa disebut incised
>valley? Incised Valley bisa diisi oleh fluvial dan
>estuarine atau estuarine system saja, bagaimana kalau
>diisi dengan multistorey distributary channel? apa bisa
>multistorey dist. channel dijadikan indikasi sebagai
>incised valley?
>
>Salam,
>Ery
>
>On Wed, 25 Jun 2003 20:36:49 +0700 (WIT)
> "Hasan Sidi" wrote:
>>Wah, koq kayaknya jadi melebar ke mana-mana ...
>>
>>First of all, fluvial channel di deltaic system tidak
>>selalu incised
>>valley (makanya judul saya ganti). Incised valley by
>>definition
>>berhubungan dengan sea level drop. Sementara fluvial
>>channel bisa saja
>>terbentuk karena progradasi/ retrogradasi "biasa"
>>sehingga ada fluvial
>>channel ditengah-tengah distributary channels.
>>
>>Kedua, IVF tidak selalu sand-filled. Banyak IVF yang
>>hanya kasar di bagian
>>bawah (dengan clay pebbles occasionally yang membuat GR
>>jadi false)dan
>>atasnya muddy system (e.g. estuarine deposits).
>>
>>Ketiga, tidak ada istilah fluvial distributary channel.
>>Yang ada fluvial
>>channel dan distributary channel. Nah yang kedua ini bisa
>>didominasi
>>fluvial system. Istilah yang lebih tepat adalah
>>fluvial-dominated
>>distributary channel.
>>
>>Ke-empat, fluvial energy umumnya tidak seragam untuk tiap
>>parasequence.
>>Bisa saja suatu muddy fluvial deposit ditumpangi higher
>>energy deltaic
>>system. Akibatnya pada satu lokasi, fluvial channel tsb
>>bisa tampak "less
>>energy" timbang distributary channel diatasnya.
>>
>>Kelima, mungkin ini bisa sedikit memberi jawaban ke
>>pertanyaan awal,
>>membedakannya tidak bisa hanya dengan well-log semata
>>(agree dg Pandito).
>>Integrate dengan data lain sehingga punya gambaran 3D
>>atau malah 4D yang
>>lebih luas (tidak harus via seismic; banyak
>>well-correlation juga bisa
>>membantu). Kalau di Mahakam misalnya, mungkin bisa bawa
>>candidate IVF tsb
>>ke basin margin sehingga lebih "kontras" timbang di
>>depocenter. Lihat
>>perkembangan paleogeography-nya throughout time disekitar
>>interval yang
>>anda curigai.
>>
>>Moga-moga membantu, tidak hanya arm waving ...
>>
>>F. Hasan Sidi
>>Jason Geosystems - Jakarta office
>>Phone: +62 21 252.3785
>>Fax: +62 21 252.3784
>>
>>
>>
>>> -----Original Message-----
>>> From: Shofiyuddin Thoha
>>>[mailto:[EMAIL PROTECTED]
>>> Sent: Wednesday, June 25, 2003 9:14 AM
>>> To: [EMAIL PROTECTED]
>>> Subject: Re: [iagi-net-l] Fluvial channel (incised) fill
>>>vs fluvial
>>> distributarychannel
>>>
>>>
>>>
>>> Membedakan facies tho? ini berarti kita harus berandai
>>>andai
>>> dulu dong (ini
>>> kalau bener ya).
>>> 1. Fluvial channel :
>>> - high energy, traction system, berbutir sangat
>>>kasar,
>>> multi staking
>>> channel kalau ada,
>>> - expresi di log barangkali tercermin dari GR yang
>>>lebih clean,
>>> porositas yang lebih tinggi tapi dengan Swirr yang
>>>rendah (Npor lebih
>>> kecil), overlay N-D barangkali lebih rapat ketimbang di
>>>shaly
>>> sand atau
>>> finer sand.
>>> 2. Fluvial Distributary Channel
>>> - energy lebih rendah, finer grained, shaly
>>> - log barangkali menunjukan GR yang lebih dirty,
>>> porositas tinggi tapi
>>> dengan Swirr yang lebih tinggi (Npor lebih besar)
>>> kalau salah tolong dikoreksi.
>>> Untuk log SP, sekarang kok nampaknya data akuisisi nya
>>>gak
>>> bagus lagi ya,
>>> gak kayak dulu (di kursus kursus) yang bisa juga untuk
>>> menentukan kisaran
>>> relatif grain sizenya.
>>>
>>> salam
>>> shofi
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> "Rovicky Dwi
>>>
>>> Putrohari" To:
>>> [EMAIL PROTECTED]
>>> 
>>>
>>> mail.com> Subject:
>>> Re:
>>> [iagi-net-l] Fluvial channel (incised) fill vs fluvial
>>> distributary
>>> channel
>>> 06/25/2003
>>>
>>> 08:39 AM
>>>
>>> Please respond
>>>
>>> to iagi-net
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>>> Try to make it clear :
>>>
>>> Tujuannya bukan membedakan mana water mana gas ...
>>>tetapi
>>> melihat apakah
>>> Fluvial channel (incised) fill vs fluvial distributary
>>>channel.
>>
>>
>>
>>
>>---------------------------------------------------------------------
>>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>IAGI-net Archive 1:
>>http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>
>>Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
>>Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
>>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
>>Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>>Komisi Database Geologi : Aria A.
>>Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>>---------------------------------------------------------------------
>>
>
>
===========================================================================================

>"TELKOMNet Instan memberikan diskon 40% untuk akses malam hari dari pukul
>23.00 sampai 06.00.
>Berlaku untuk wilayah Jawa Timur mulai 1 Mei 2003 sampai 30 Juni 2003."
>
===========================================================================================

>
>---------------------------------------------------------------------
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
>Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
>Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
>[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
>Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
>---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------

>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

>IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

>

>Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])
-http://fosi.iagi.or.id

>Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

>Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

>Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

>Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

>Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

>---------------------------------------------------------------------
>
>



____________________________________________________________
Get advanced SPAM filtering on Webmail or POP Mail ... Get Lycos Mail!
http://login.mail.lycos.com/r/referral?aid=27005

---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/

IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi



Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])
-http://fosi.iagi.or.id

Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])

Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])

Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])

Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])

Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])

---------------------------------------------------------------------






---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------



---------------------------------
Do you Yahoo!?
SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month!

Kirim email ke