Wah asyiik, ada yang mau koreksi, termasuk Mas Sunu. Makasih ya. Memang
orang badan tinggi bisa liat lebih jauh. Itu menunjang apa rencana memberi
lapangan kerja kepada editor bila nulis buku. Selanjutnya saya harus chek
lagi di sebagai awalan atau tidak. Selesai. Salam pada hipotesaku akan
ditulis SALAM ? Wah maunya ya merendah saja, di tulis kecil, tapi kalau
harus huruf besar semua ya bagaimana lagi. 

Bagus ide Pak Awang : Tenggara menjadi Timur Daya. Tak ada yang tak
berevolusi, termasuk bahasa. Jadi ya bisa di usulkan. Biasanya bila membuat
perbaikan, memberikan manfa'at, maka akan di terima. Banyak juga yang telah
berusaha mengindonesiakan istilah asing, termasuk Pak Yohanes dalam istilah
Fisika, 1977. Siapa yang mau merangkum: terjemahan ke dalam Bhs Indonesia
untuk istilah geologi? 

Salam,
Maryanto.

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, January 08, 2004 8:36 Pagi
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] salam dan SALAM ; di dan dy


Ah ya ga apa2 diskusi apa pun juga di IAGI-net asal ga SARA atau pornografi
saja mungkin. Tapi usulan Pak Sunu mungkin sulit diterima oleh Pusat
Pembinaan Bahasa Indonesia (kantornya di jalan Gunung Sahari segedung dengan
Balai Pustaka, kalau nekad mau mengusulkan ha2). Kenapa ? Sebab di sebagai
awalan dan di sebagai kata depan gampang aja membedakannya. "di" sebagai
awalan ya disambung dan kata yang mengikutinya pasti kata kerja, kalau "di"
sebagai kata depan ya nulisnya dipisah dan kata yang mengikutinya kalau
tidak kata benda ya kata keterangan tempat. "PR harus dikerjakan di rumah"
"Ikan ditangkap nelayan di laut"  (gampang aja kan ?). Pak Sunu, kalay "dy"
saya kok bacanya "dwai"
 
Saya juga sebenarnya sudah sangat lama punya usulan. Saya pengen mengusulkan
agar "tenggara" diganti "timurdaya" (TD), jadi kalau mau menyingkat kan enak
saja, misalnya : arah struktur itu BL-TD, bukan BL-Tengg...  Ini sih bukan
ngikuti bahasa inggris SE, saya sudah buka buku2 etimologi, dan "daya" itu
memang artinya selatan. Jadi tenggara itu arah di antara timur dan selatan
(daya), ya seperti BD (baratdaya), maka wajar saja ada TD (timurdaya), kok
dulu jadi tenggara ya ?
 
Salam,
Awang

Sunu Hadi Praptono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mas Maryanto yth.,
Makanya dibiasakan yang tertib lah kalau nulis: SALAM (akronim) dengan salam
atau Salam (doa) kan lain. Akronim selalu ditulis dengan huruf kapital biar
nggak membingungken.

Ngomong-ngomong, saya malah mau usulkan (tapi ke mana yach ?) kalau "di"
sebagai kata depan nulisnya "dy" saja, sedangkan kalau sebagai awalan
nulisnya di (biasa) biar gampang membedakannya. Hal ini berguna untuk
mengurangi insiden kekisruhan berbahasa Indonesia. Insiden salah paham
dengan kata "di" paling sering muncul dy mana-mana dalam bahasa tulis, orang
tidak dapat membedakan apakah dia sebagai kata depan atau sebagai awalan.

Contoh:
Hipotesa SALAM ditulis secara lengkap dy papan tulis.

(He he he.,Cocok nggak tuch ? Jelas nggak cocok, wong ini dy forum IAGI net,
kok malah ngomongin bahasa)

Soenoe.

-----Original Message-----
From: Maryanto [SMTP:[EMAIL PROTECTED]


............ deleted ...............

Salam (bukan hipotesa lho),
Maryanto. 



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan
Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Hotjobs: Enter the "Signing Bonus" Sweepstakes

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED])
Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED])
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED])
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif 
Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED])
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED])
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke