On 6/21/05, ismail <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dari Economic chall. MetroTV Selasa malam ini, Kayaknya hampir dipastikan
> Exxon akan tetap di Cepu, apalagi juga ada dukungan dari Pengamat
> Perminyakannya.
> Dari diskusi yang sudah panjang lebar selama ini diberbagai forum tentang
> kasus ini, kayaknya dari apa yang disampaikan  di MetroTV tsb, Alasan
> Pragmatislah yg diperhitungkan untuk memutuskannya.karena memang problemnya
> ada di pihak Indoz ( supaya cepat berproduksi shg dapat menambah penghasilan
> negara secepatnya guna menambah APBN).Rasanya alasan alasan  masalah G & G ,
> Kemampuan mengelola sendiri , dll  kalah dg alasan pragmatis tsb.
> 
> Ism

Kalau alasan pragmatis .... supaya lebih cepat lagi adalah
memanfaatkan fasilitas yg saat ini sudah ada di sana ... which is
operated by Pertamina JOB Petrochina ...
Ini akan lebih cepet lagi ... dibandinkan menunggu pembangunan
fasilitas dari EM.
Atau bisa saja joint operation ... Tinggal "pasang pipa pralon"
produksi dah jalan deh ...hehehehe

Jadi apa iya alasan pragmatis ? I doubt it 
Kalo politis sih saya yakin. Karena "longterm impact" tidak
berpengaruh terhadap popularisasi politisi2 yg duduk manis selama 5
tahun (satu siklus kepemimpinan / Pemilu)
Selain itu Cepu ini sebagai amunisi untuk memperkuat bargaining posisi
Indonesia dg Amrik terasa juga ketika Indonesia diembargo peralatan
senjatanya. Sampe2 Ambalat di goyang2 tetangga :(

Nah yg saya konsen saat ini adalah daerah untuk extensionnya sebaiknya
hanya lapangan2 yg "proven" saja. Sedangkan yg tidak produktif (Prob
and Poss) dikembalikan lagi ke Indonesia cq Migas.
Secara umum bisa saja ada 3 kategori cadangan (ini utk mempermudah saja) yaitu
- Proven (yg sudah berproduksi)
- Probable (yg sudah dibor tetapi belum produksi)
- Possible (yg belum dibor)
Sisanya mungkin kategori spekulatip dimana daerah ini saja yg sering
dikembalikan.

Seingatku belum semua reef prospects (kategori cadangan potential) di
daerah itu sudah dibor, baru 2 atau 3 yg sudah dibor, itupun menurut
saya jebakan itupun belum sepenuhnya di delineasi. Sehingga angka2
tersebut  saya yakin masih bisa berubah. Bisa naik (lebih besar) bisa
pula turun (lebih kecil) dari yg diduga sebelumnya.


RDP

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke