Gendruwo KKN !  <http://tempe.wordpress.com>
http://tempe.wordpress.com/

[image: http://www.poster.net/simpsons-the/simpsons-the-scream-4900914.jpg]
<http://www.poster.net/simpsons-the/simpsons-the-scream-4900914.jpg>Mengikuti
diskusi di Mailist Migas Indonesia disini ini aku malah gedeg-gedeg, sambil
geleng-geleng gundul yg udah kehilangan rambut ini. Ada sebuah diskusi
berjudul  *Re: [Oil&Gas] Bisakah kita melakukannya?Nasib Migas di Indonesia*
<http://tech.groups.yahoo.com/group/Migas_Indonesia/message/49429>

 *Ada yang bilang :" Nah makanya BUMN nya "terlihat" bersih2, tidak KKN
> > > dll….pokoknya bagus deh. Coba semua vendor transparan dan tidak KKN
> > > *
> > >
> > > *Yang lain ada yang nimpali " *Justru saya, saksi hidup, melihat dan
> > > mengalami apa yang disebut KKN itu * disalah satu BUMN terkemuka
> > > dinegri tercinta kita, PLN. Saya pernah dihire …"
> > > *
> > >
> > > Whaddduh, kalau ada apa-apa soal Indonesia ini knapa selalu yg
dituding si Gendruwo satu ini sih ? Apa iya KKN doank yang menjadi sumber
masalah di negeri ini ? Apa ngga ada soal lain yang perlu dibenahi ?

Gendruwo ini emang beneran deh … ngga pernah muncul sebagai barang yang bisa
diraba, ngga selalu bisa dibuktikan keberadaannya, lah wong benda ini
termasuk berbangsa *nini-thowok !!!* … sesuatu yang ditakuti tetapi hanya
ada dalam acara tipi doank ! Kalau sudah mulai *uji nyali *di pengadilan
selalu saja ngilang. Demikian pula KKN, selalu muncul di koran, mailist
serta obrolan cangkrukan. Begitu balik pulang kerumah ngorok lagi, besok
dateng ke kantor ngantuuk trus ke warung ngopi …. ngobrolin si gendruwo lagi
! Tapi si Gendruwo KKN tetep saja ndak bisa ditemukan, walaupun hanya ujung
jarinya.

Sekali lagi aku ini sering termangu dan bertanya-tanya, apa iya sih problem
utama di Indonesia ini KKN ? Dan yang buikin prihatin ketika hal yang lebih
penting dan terlupakan adalah "*apakah segalanya akan beres ketika tidak ada
KKN ?"* Jangan-jangan KKN ini hanya dihembuskan dan *terpelintir
*(*terpolotisir
*) menjadi sesuatu yang justru menurunkan *morale *dan modal bangsa saat
ini. Banyak negara yang tidak masuk nominasi dalam soal KKN di dunia ini
yang masih berkutet pada masalah ekonomi negaranya. Sedangkan potensi modal
bangsa ini sakjane jauuuh lebih banyak, justru *morale *(semangat juang)
yang merusak nilai modal bangsa ini.

Saya kadang pingin berpikiran terbalik … bisakah bersikap *"ah peduli setan
dengan KKN yang penting apakah langkah-lagkah yang diambil itu bermanfaat untuk
Indonesia"* . Phobia dan alergi akut akan KKN justru menjadikan kaki-kaki
ini sulit untuk melangkah …. Lah wong perusahaan migas raksasa Amrik juga
ikutan masuk ke Iraq lewat pemerintahan juga atas dasar kolusi dan nepotisme
antara bisnis dan politisi (plus militer) kok. Biarin saja yang menang
tender anak presiden atau anak pejabat asalkan masih bermanfaat. Mobil
Proton (Perusahaan Otomotif Nasional) di Malaysia juga menjadi besar atas
dukungan nepotisme dengan pemerintah dan pejabatnya. Dan hampir semua
perusahaan raksasa dunia selalu memanfaatkan kedekatan dengan pemerintahnya
yang menjadikan perusahaan ini bisa berkembang dan membanggakan negaranya.

Mestinya sih diskusi itu juga bukan hanya sekedar pertanyaan "bisakah kita
…?"
Tetapi "bagaimana kita melakukannya  ?
Sukur-sukur ada yg berani menulis … *"begini looh caranya … !"*
http://tempe.wordpress.com/

Kirim email ke