Pak,
Sebagai tambahan keterangan apakah diketahui mulai kapan nih masing2 lapangan 
ini berproduksi? 
Keliatannya CBM di Indonesia gak perlu banyak waktu buat dewatering, ternyata 
dalam waktu singkat sudah bisa ngalir gasnya...
salam,
hendri




________________________________
From: Seno Aji <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Monday, November 7, 2011 10:26 AM
Subject: Bls: [iagi-net-l] CBM


Dari data migas bahkan sudah mencanangkan untuk produksi CBM di tahun 2011 dari 
berbagai tempat sbb :
lapangan CBM sekayu 1 mmscfd
lapangan CBM barito banjar 1  0.25 mmscfd
lapangan CBM barito banjar 2  0.25 mmscfd
lapangan CBM tanjung enim      1 mmscfd
lapangan CBM sanggata 1         1 mmscfd
lapangan CBM pulang pisau       1 mmscfd
lapangan CBM sanga sanga        1 mmscfd
lapangan pilot project lemigas  0,006 mmscfd

dengan total produksi 5.5 mmscfd atau akan setara dengan 22 MW.




________________________________
Dari: Yanto R.Sumantri <[email protected]>
Kepada: iagi-net <[email protected]>
Dikirim: Senin, 7 November 2011 10:20
Judul: Re: [iagi-net-l] CBM



Oki Ke-ekonomiannya , karena menunggu fracting dan dewaterngnya akan
lama sekali , saya ikut kursusnya pak Imam /Lemigas .
Da disitu ,
saya menyadari bahwa teknik produksinya beda banget dengan teknik produksi
migas yang biasa.

si Abah

Saya kira beda banget

On Mon, November 7, 2011 9:12 am, o - musakti wrote:
>
Saya fikir keekonomian CBM Indonesis tidak akan jauh beda dengan
shallow
> biogenic gas, dalam artian- sama-sama bertekanan rendah
dan Karenanya,
> tanpa compression station (yang mahal)
ekstra, hanya bisa dimanfaatkan
> oleh konsumen yang lokasinya
dekat........Kecuali mau bikin proyek
> CBM-LNG,
> Dulu
Santos pernah bernegosiasi dengan Indonesia Power untuk menjual
>
biogenic gas dari Bentu-Korinci PSC ke IPP di daerah Pekan Baru.
Produksi
> gak besar tapi karena gas cukup di pipe beberapa km
saja maka masih
> ekonomis. Mungkin teman-teman dari Kalila bisa
memberikan info lebih
> lanjut soal ini.
> Biogenic gas
dari lapangan2 Santos di Sampang dan Madura PSC pun
> pemasarannya
gampang. Tinggal konek ke pipa dari Pagerungan, wuss
> mengalirlah
itu gas ke gresik. Kalau nanti pulau Madura bikin pembangit
> gas
atau pabrik petrokimia, bakal bangunlah endapan-endapan tidur yang
> sudah ditemukan disana.
> Jadi ya itu, seperti di dunia
real estate, kunci keekonomian CBM adalah:
>
location-location-location......
> 
> --- On Mon, 7/11/11,
Yanto R.Sumantri <[email protected]> wrote:
> 
>
From: Yanto R.Sumantri <[email protected]>
> Subject: Re:
[iagi-net-l] CBM
> To: "iagi-net"
<[email protected]>
> Received: Monday, 7 November, 2011,
7:48 AM
> 
> 
> 
> Rekan
> 
> Terus terang saya juga agak menyangsikan
> ke-ekonomian CBM
SAAT ini.
> Dari segi teknologi prodkuksi 
> berbeda
dengan ta konvensional/
> Walaupun demikian dari segi
>
desivirvikasi energi mau tak mau CBM harus dimanfaatkan , walaupun kita
> sma tahu bahwa indikator keekonomian CBM tidak lebih baik dari
migas .
> 
> Sekitar tahun 1990 - an ,sewaktu  masih
bekerja di PTM saya
> pernah mengusulkan PTM untuk membuat pilot
proyek CBM , akan tetapi
> ditolak oleh Direktur  EP waktu
itu dengan alasan BELUM SAAT -
> nya.
> 
> Nah
sekarang VICO hanya dengan produksi 0.5 MMSCF/D 
> .jadi
berita ,masih lama kayanya bangsa kita untuk mampu melihat kedepan
> .
> 
> Apalagi sekarang Pemerintah hanya memikirkan
"bagaimana
> aku bisa melaksanakan program lima tahun" .
hik hik hik hik
> 
> si Abah
> 
>>>
>
From: <[email protected]
>
<http://mc/[email protected]>>
>>>
Date:
> Sat, 5 Nov 2011 11:49:20
>>> To:
<[email protected]
>
<http://mc/[email protected]>>
>>>
> Reply-To: <[email protected]
>>>
>
<http://mc/[email protected]>>
>>>
> Subject: [iagi-net-l] CBM
>>> Kayaknya CBM akan
> cerah......paling nggak untuk memenuhi
>>> kebutuhan
listrik yg
> saat ini kelimpungan karena kekurangan
>>> pasokan gasnya
>>> ISM
>>>
>>>
> ===================================
>>>
>>> Sabtu, 05
> November 2011 pukul
08:10:00
>>> PLN Manfaatkan Gas CBM
>>>
>>> JAKARTA - PT PLN (Persero) dan Virginia Indonesia
>
Company
>>> (VICO) menandatangani nota kesepahaman (MoU)
jual
> beli gas
>>> metana batu bara (coal bed
methane/CBM) sebesar 0,5
> juta kaki
>>> kubik per
hari (mmscfd). Kerja sama ini merupakan
> pemanfaatan
>>> CBM untuk sektor kelistrikan yang pertama kali
> di
Indonesia.
>>> Direktur Utama PLN, Nur Pamudji,
menyatakan
> dengan
>>> penandatanganan kesepahaman
ini, VICO akan memasok
> gas CBM yang
>>> berasal
dari KKS CBM Sanga-Sanga Kalimantan
> Timur dengan jangka
>>> waktu minimal lima tahun. "PLN
> hanya akan
membeli gas dari
>>> VICO, sedangkan PLN yang akan
>
mengolahnya menjadi listrik,"
>>> katanya, Jumat
(4/11).
>>> Menurut dia, gas tersebut akan disalurkan
sebelum 25
> Desember
>>> mendatang. Gas akan
disalurkan ke pembangkit
> listrik tenaga
>>> mesin
gas (PLTMG) Sindang Jaya di Kutai
> Kartanegara, Kalimantan
>>> Timur, yang berkapasitas sekitar
> tiga megawatt
(mw). Namun, PLN
>>> dan VICO belum menetapkan
>
harga jual gas. "Kami masih
>>> rundingkan. Akan
segera
> kami tentukan," ujarnya.
>>> Nur
Pamudji menyatakan, selain
> dari VICO, PLN siap menampung
>>> gas CBM dari pengembang
> lainnya, mulai dari tahap
dewatering
>>> sampai fase produksi,
> baik dalam
bentuk listrik maupun gas.
>>> Fase dewatering adalah
> PLN membeli listrik dari pengembang CBM
>>> untuk
melistriki
> permukiman warga, khususnya di sekitar lokasi
>>> pengembangan
> CBM.
>>> Sedangkan
fase produksi mencakup perluasan pemanfaatan
> CBM, gas
>>> metana yang dihasilkan akan dibeli PLN bisa dalam
>
bentuk gas,
>>> CNG, ataupun LNG. "Untuk memasok
pembangkit
> listrik besar
>>> setempat ataupun di
lokasi lain," tambah
> Nur Pamudji.
>>> Dalam
kesempatan sama, Menteri Energi dan
> Sumber Daya Mineral
>>> (ESDM) Jero Wacik menyatakan, perjanjian
> ini
merupakan langkah
>>> yang bagus dalam pengembangan CBM
ke
> depan. Selama ini produksi
>>> gas dari CBM
hanya berupa
> penelitian dan belum pernah menjadi
>>> energi yang sebetulnya.
> ed: nidia zuraya(-)
>>>
>>>
>>>
>>>
___________________________________________________________
>>> indomail - Your everyday mail -
http://indomail.indo.net.id
>>>
>>>
>>>
>>>
>>>
>
--------------------------------------------------------------------------------
>>> PP-IAGI 2008-2011:
>>> ketua umum: LAMBOK
> HUTASOIT,
>>>
>
[email protected]<http://mc/[email protected]>
>>> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL,
>>>
>
[email protected]<http://mc/[email protected]>
>>> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
> biro...
>>>
>>>
>
--------------------------------------------------------------------------------
>>> Ayo siapkan diri....!!!!!
>>> Hadirilah
Joint
> Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
>>>
> September 2011
>>>
>>>
>
-----------------------------------------------------------------------------
>>> To unsubscribe, send email to:
>
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>>> To subscribe, send
email
> to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>>
>>> For
> topics not directly related to Geology, users
are advised to post
>>> the
>>> email to:
[email protected]
> <http://mc/[email protected]>
>>>
>>>
> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id
>>> Pembayaran iuran
> anggota
ditujukan ke:
>>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia
>
Jakarta
>>> No. Rek: 123 0085005314
>>> Atas
nama:
> Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>>
Bank BCA KCP. Manara
> Mulia
>>> No. Rekening:
255-1088580
>>> A/n: Shinta
> Damayanti
>>> IAGI-net Archive 1:
>
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>>>
IAGI-net
> Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>>>
>
---------------------------------------------------------------------
>>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> information
>>> posted on its mailing lists, whether
posted by
> IAGI or others. In no
>>> event
>>> shall IAGI or its
> members be liable for any,
including but not limited
>>> to
>>> direct or
indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
>
resulting
>>> from loss of use, data or profits, arising out
of
> or in connection with
>>> the
>>>
use of any
> information posted on IAGI mailing list.
>>>
>
---------------------------------------------------------------------
>>>
>>>
>>
>>
>>
--
>>
> Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant
Geologist
>> Mobile:
> 62-812-9372808
>>
Emails:
>> [email protected]
> (business)
>> [email protected]
>>
>>
>
Technical Manager of
>> Exploration Think Tank Indonesia
(ETTI)
>>
> 
> 
> --
>
_______________________________________________
> Nganyerikeun
hate
> batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma
hirupna pada
> ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu
lakonan.


-- 
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

Kirim email ke