Pak Bandono, Memang mendatar, tapi sebarannya akan menebal dekat sumber, menipis kalau menjauhi. Cindercone biasanya massif tak berstructur, tapi kalau tererosi bagian tengah/ bawah akan berlapis misalnya dengan lava flow yang berselingan dengan tuf/ tuf lapili. Kalau erosi sangat lanjut, akan menyisakan volcanic neck seperti tiang seperti pada umumnya pusat erupsi jenis lainnya. Salam, Yatno
-----Original Message----- From: Bandono Salim [mailto:[email protected]] Sent: Tuesday, February 14, 2012 4:55 PM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] GUNUNG PADANG : PENCERAHAN PAK YATNO Pak yatno, secara teoritis kan endapan jatuh dari atas akan tersebar mendatar, tidak membentuk kerucut. Maka gambar lapisan akan mendatar, aliran lavanya juga agak mendatar, sehingga gambarnya seperti yang didapat geolistriknya pak Dany. Kalau lava agak kental maka njendelnya bisa membentuk agak kerucut, begitu sakterusnya. Hehehe mungkin aku salah ya. Powered by Telkomsel BlackBerryR -----Original Message----- From: "Yustinus Suyatno Yuwono" <[email protected]> Date: Tue, 14 Feb 2012 10:52:02 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: RE: [iagi-net-l] GUNUNG PADANG : PENCERAHAN PAK YATNO Rekan rekan Yth. Ini saya coba buat sketsa suatu gunungapi kecil (biasanya tingginya hanya ratusan meter saja) yang disebut "cinder cone" (bhs Prancisnya "Cone de cendre"). Di dalam body gunungapi kecil ini strukturnya sangat kompleks, bias ada rongga-2, paleo soil, dll. Perlu diketahui juga, dari permukaan gunungapi ini tidak terlihat adanya tanda- tanda pusat erupsi seperti kepundan (crater), kawah (crater lake), volcanic plug dsb. Yang Nampak hanya bentuk dome yang isinya lapili- tuff yang relative loose, mudah tererosi membentuk endapan lahar dsb. Lapilli itu dihasilkan suatu erupsi, biasanya tipe phreato- magmatic, bs dibayangkan saat di- erupsikan mirip kembang api raksasa dan jatuh (pyroclasti fall) di sekitar pusat erupsi bahkan menutupi volcanic edifice- nya. Sketsa itu saya buat contoh untuk G. Kiamis, Garut (selatan konsesi geothermal Darajat), lava flow nya berupa obsidian yang tersingkap dekat Desa Toblong) Salam, Yatno -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2011-2014: Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com -------------------------------------------------------------------------------- Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman abstrak 28 Februari 2012. -------------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

