Pak Yatno,
Utk geologis yg menggeluti eksplorasi mineral (Au Ag Cu) pemetaan batuan 
volkanik dan pengenalan volcanic products amat sangat penting. Kursus 
pengenalan volcanic products yg diasuh Ray Cas dari Monash Univ laku keras. 
Bahkan geologis Indonesia banyak yg mengikutinya. Hal ini disebabkan di 
Indonesia tidak ada kursus sejenis, padahal ahli volkanologi banyak, kondisi 
lapangan ideal, contoh2 proses masa sekarang mudah dijumpai di sekitar kota2 
besar. 
Alangkah indahnya bila para economic geologists Indonesia bisa belajar dari 
ahli2 bangsa sendiri di negara sendiri

salam
Prianggito (waktu sidang sarjana diuji oleh pak Yatno)

Sent from my iPhone


On 20/02/2012, at 6:20 PM, "Yustinus Suyatno Yuwono" <[email protected]> 
wrote:

> Pak Danny yang baik.
> 
> Lho saya tidak menakuti siapapun. Justru senang sekali ada lebih banyak yang
> peduli tentang batuan volkanik. Cuma yaitu, hati- hati membuat
> interpretasinya.
> Saya bulan ini pension dari ITB karena memang sudah umur 65 th. Sejak
> kembali dari Prancis 1987 saya sudah galakkan penelitian volkanik, sudah
> banyak lulusan S-1, S-2, dan ada juga S-3 yang mengambil topic pemetaan
> volkanik yang saya bimbing, yang sebelumnya selalu menghindari volcanic
> terrain. Setelah pension mudah-2 an ada yang mau meneruskan usaha saya ini.
> 25 th lebih saya menggeluti petrologi volkanik ini, saya sedih bila gak ada
> yang mau meneruskannya. Indonesia kaya gunungapi tapi geologisnya kurang
> peduli tentang volcanic product- nya. Ironis kan??? Berapa % lulusan geologi
> kita ini yang tugas akhirnya (pemetaan lapangan S-1) di volcanic terrain dan
> mampu memahami prinsip-2 stratigrafi tefra? Mengambil sample dan observasi
> yang baik (tidak sembarangan) di lapangan sampai analisa petrografi, major
> and trace elements chemistry dan isotop sampai kimiawi kristal-nya? 
> 
> Dari puluhan mahasiswa yang telah lulus yang saya bimbing malahan gak ada
> yang me- respon milis ini!!! Sudah pada lupa ilmunya barangkali atau sudah
> sibuk dan melupakannya???
> 
> He... he... Pak Danny, selamat berburu volcanic products, dulu saya pernah
> pesan sama Pak Dr Sutikno Bronto ketika beliau baru selesai DR nya (G
> Galunggung) saya ucapkan cuga selamat berburu volcanic product kepada
> beliau. Kalo P Tikno disertasi nya di Volkanik Kwarter, saya di volkanik
> Tersier sampai Plestosen, itu bedanya.
> Salam,
> Yatno (bulan ini pension dari PNS)
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Danny Hilman Natawidjaja [mailto:[email protected]] 
> Sent: Thursday, February 16, 2012 8:10 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] GUNUNG PADANG : PENCERAHAN PAK YATNO
> 
> Terimakasih pak Yatno,
> Perfectly understood.  Saya juga dulu belajar kegunung apian cukup intens,
> setahun mengambil course di Geothermal Institute Univ. Auckland NZ waktu
> ngambil S2 di sana, dan juga dapat kuliah-dan lapangan kegunungapian waktu
> ngambil S3 di Caltech.
> Saran saya lebih baik kita "encourage" orang untuk belajar geologi gunung
> api bukan malah terkesan menakut-nakuti dengan kompleksitasnya.  Dalam dua
> decade terakhir ini penelitian geologi/stratigrafi gunung api di Indonesia
> seperti mati suri... bahkan kelihatannya tidak lagi ada pelajaran mata
> kuliah gunung api di Jurusan Geologi.  Sampai saat ini setahu saya
> pengetahuan bentukan stratigrafi gunung api masih kebanyakan dalam teori
> saja. Contoh atau data aktual-nya sangat sedikit...Ini salah satu hambatan
> besar untuk mencari jejak artefak diantara tumpukan endapan volkanik... tapi
> kita tidak ada pilihan.  Harus siap maju menjawab tantangan.
> 
> Salam
> DHN
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Yustinus Suyatno Yuwono [mailto:[email protected]] 
> Sent: Thursday, February 16, 2012 4:51 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] GUNUNG PADANG : PENCERAHAN PAK YATNO
> 
> Pak Danny,
> Saya hanya sharing, bahwa genesa dan produk volkanik itu banyak sekali aspek
> heterogenitasnya, baik secara lateral maupun vertical. Pesan saya cuma hati-
> hati interpretasi di volkanik.
> Salam,
> Yatno
> 
> -----Original Message-----
> From: Danny Hilman Natawidjaja [mailto:[email protected]] 
> Sent: Tuesday, February 14, 2012 11:52 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] GUNUNG PADANG : PENCERAHAN PAK YATNO
> 
> Referensi dari Pak Yatno ttg contoh cinder cone sangat menarik dan berguna.
> Kalau saja ada survey geophysical subsurface-nya (seperti Geolistrik atau
> Geo-seismictomografi) dari G. Kiamis ini tentu akan lebih bermanfaat lagi
> untuk khasanah ilmu volcano-stratigrafi.  G.Padang, dari penampang
> geolistrik dan georadar, tidak mirip dengan sketsa cinder cone ini.
> 
> Salam
> DHN
> 
> -----Original Message-----
> From: Bandono Salim [mailto:[email protected]] 
> Sent: Tuesday, February 14, 2012 11:11 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] GUNUNG PADANG : PENCERAHAN PAK YATNO
> 
> Wah pAk yatno ini lebih cenderung ke non piramid ya.
> 
> Kata piramider (pendukung piramid), mereka tidak nemukan volkanik neck di
> bawah gn padang maupun sadahurip, berdasar hasil geolistrik.
> Mungkin kecil sehingga tersamarkan  karena rentang geolistriknya cukup
> panjang.
> Powered by Telkomsel BlackBerryR
> 
> -----Original Message-----
> From: "Yustinus Suyatno Yuwono" <[email protected]>
> Date: Tue, 14 Feb 2012 10:52:02 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: <[email protected]>
> Subject: RE: [iagi-net-l] GUNUNG  PADANG : PENCERAHAN PAK YATNO
> Rekan rekan Yth.
> 
> Ini saya coba buat sketsa suatu gunungapi kecil (biasanya tingginya hanya
> ratusan meter saja) yang disebut "cinder cone" (bhs Prancisnya "Cone de
> cendre"). Di dalam body gunungapi kecil ini strukturnya sangat kompleks,
> bias ada rongga-2, paleo soil, dll. Perlu diketahui juga, dari permukaan
> gunungapi ini tidak terlihat adanya tanda- tanda pusat erupsi seperti
> kepundan (crater), kawah (crater lake), volcanic plug dsb. Yang Nampak hanya
> bentuk dome yang isinya lapili- tuff yang relative loose, mudah tererosi
> membentuk endapan lahar dsb. Lapilli itu dihasilkan suatu erupsi, biasanya
> tipe phreato- magmatic, bs dibayangkan saat di- erupsikan mirip kembang api
> raksasa dan jatuh (pyroclasti fall) di sekitar pusat erupsi bahkan menutupi
> volcanic edifice- nya. Sketsa itu saya buat contoh untuk G. Kiamis, Garut
> (selatan konsesi geothermal Darajat), lava flow nya berupa obsidian yang
> tersingkap dekat Desa Toblong)
> 
> Salam,
> Yatno
> 
> -------------------------------------------------------------------
> 
> 
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2011-2014:
> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
> --------------------------------------------------------------------------------
> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman 
> abstrak 28 Februari 2012.
> --------------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the 
> email to: [email protected]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted 
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall 
> IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or 
> indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of 
> use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any 
> information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
> 

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman 
abstrak 28 Februari 2012.
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke