Apakah keempat poiint tadi tertulis dan bisa dipublikasikan agar semua rakyat 
tahu?

Ada apa ini? Apa takut jika prabowo terpilih akan menasionalisasi kontrak? Atau 
jika jokowi terpilih akan tidak melanjutkan program kerja?

Aneh juga pak Sukyar yang melakukan hal ini

Salam




Terkirim dari tablet [email protected] menulis:Keputusan sepihak 
Freeport divestasi 30% dg alasan reinvestasi utk UG jelas perlu dikritisi 
pemangku kebijakan‎. Apakah saat investasi UG, sdh dibicarakan dg GOI bhw akan 
memotong divestasi?

Salam,
-anang-

From: Bandono Salim
Sent: Monday, June 9, 2014 04:46
To: Iagi
Reply To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Kontrak Freeport Diperpanjang sampai 2041, Ini 
Pertimbangan Pemerintah

Ambil untung sebelum turun?
Masih ada juga calon pensiunan ambil barang negara sebelum resmi pensiun.
Selamat pensiun .

Pada 8 Jun 2014 14:33, "Muhammad Razi" <[email protected]> menulis:
Kenapa tidak menunggu pemerintahan baru ya utk keputusan jangka panjang seperti 
ini

Salam
Razi

Kontrak Freeport Diperpanjang sampai 2041, Ini Pertimbangan Pemerintah

JAKARTA, KOMPAS.com —Pemerintah Indonesia akhirnya benar-benar memperpanjang 
kontrak karya PT Freeport Indonesia dari seharusnya berakhir pada 2021 menjadi 
lebih panjang lagi yakni tahun 2041.

Meski perpanjangan kontrak akan diteken dua tahun sebelum kontrak berakhir atau 
pada 2019, pemerintah menjamin kesepakatan yang menjamin perpanjangan kontrak 
akan tertuang di memorandum of understanding (MoU) yang akan diteken sebelum 
masa Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berakhir.

"Perjanjian ini menjadi bagian tak terpisahkan, mengikat dua belah pihak 
Indonesia dan Freeport dan merupakan bagian dari amandemen kontrak," tandas 
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya 
Mineral (ESDM) Sukhyar, Jumat (6/6/2014).

Keputusan ini, kata Sukhyar, diambil untuk memberikan kepastian bagi investor 
asing mengingat dana investasi yang dibenamkan oleh Freeport besar yakni 
mencapai 15 miliar dollar AS.

Apalagi, dalam rapat maraton sepekan terakhir, manajemen Freeport juga 
menyepakati poin lain dalam kontrak.

Pertama, Freeport berjanji akan membangun pabrik pemurnian atawa smelter 
mineral emas di Gresik, Jawa Timur, dengan nilai investasi 2,3 miliar dollar 
AS. Selama ini Freeport memilih ekspor konsentrat mineral tanpa pengolahan.

Kedua, perusahaan tembaga, emas, dan perak ini di Grasberg, Papua, juga 
bersedia menaikkan royalti dari yang berlaku saat ini cuma 1 persen menjadi 
3,75 persen. Namun, Freeport meminta agar kenaikan royalti ini berlaku setelah 
perpanjangan kontrak atau pada 2021 nanti.

Ketiga, Freeport juga setuju melakukan divestasi saham sebesar 30 persen kepada 
Pemerintah Indonesia, pemerintah daerah, BUMN ataupun BUMD, sesuai aturan yang 
berlaku.

Keempat, Freeport juga menjamin penggunaan tenaga kerja lokal dan produk dalam 
negeri hingga 100 persen. Terakhir, Freeport juga setuju atas pengurangan areal 
wilayah pertambangan dari 212.950 hektar menjadi 125.000 ha.

Rozik B Soetjipto, Chief Executive Officer Freeport Indonesia, sebelumnya 
mengatakan, kalau renegosiasi sudah selesai, "Sekarang tinggal bahasa hukumnya 
saja," ujar dia.

Juru bicara PT Freeport Indonesia Daisy Pimayanti menambahkan, beberapa poin 
renegosiasi sudah dilakukan Freeport, seperti mempekerjakan warga lokal hingga 
98 persen dari total pekerja. Pemakaian barang produksi dalam negeri kini juga 
sudah mencapai 60 persen.

Namun, menurut pengamat pertambangan Marwan Batubara, hasil renegosiasi ini 
kurang menguntungkan Indonesia. Utamanya soal kewajiban divestasi.
Menurut dia, pemerintah seharusnya memperlakukan Freeport sama dengan 
perusahaan tambang asing yang memiliki kewajiban melepas 51 persen sahamnya.

Dengan begitu, Indonesia bisa mengambil kontrol atas perusahaan-perusahaan 
tambang yang dikuasai oleh asing itu. Dengan begitu, pemerintah paham produksi, 
ekspor, hingga royalti yang seharusnya menjadi bagian Indonesia.

Apalagi, Undang-Undang Minerba mengamanatkan negara menguasai sumber daya alam. 
"Alasan Freeport adalah tambang terintegrasi dan berinvestasi tambang bawah 
tanah, itu bukan alasan untuk lepas saham 30 persen saja," ujar Marwan.

Hanya, Sukhyar meyakinkan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam 
renegosiasi agar tak merugikan di kemudian hari.  (Muhammad Yazid)

Editor: Erlangga Djumena
Sumber: KONTAN

©2014 PT. Kompas Cyber Media

----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------


----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------



----------------------------------------------------
Siapkan waktu PIT IAGI ke-43
Mark your date 43rd IAGI Annual Convention & Exhibition
JAKARTA,15-18 September 2014
----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke