Assamu'alaykum wr wb.,

"nono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Hibrida dalam istilah pemuliaan mrp keturunan pertama (F1) yg berasal dr hsl
>persilangan dua tetua (biasanya dipake istilah tetua/parent) yg homosigous

Terima kasih Mas Nono (Carsono... yah)... Lebih lengkap penjelasannya dan 
betul-betul jelas jika dijelaskan oleh ahlinya....

>Kemudian mengenai transgenik...

>gen asing tsb pd genom. menyebabkan: gangguan kesehatan manusia

>satu contohnya. Yg kedua, kekawatirannya adl transgenik memiliki potensi u/
>merusak lingkungan. ini jg hrs berimbang.

Mengenai isu kontroversi tanaman transgenik ini (sebetulnya bukan isu lagi, 
melainkan kenyataan).  Para ahli di bidang masing2 yang saling berbeda 
mengemukakan pendapat yang berbeda... ahli genetika dan bioteknologi tanaman 
mengatakan aman (ada juga yang merasa perlu berhati2).... ahli lingkungan dan 
kesehatan ada yang mengatakan aman dan ada pula yang tidak.

Kita ketahui bersama pada saat ini bahwa kesepakatan internasional yang 
dituangkan dalam protokol Kartagena, cenderung mengarahkan kehati-hatian 
mengenai produk bioteknologi termasuk tanaman transgenik.  Protokol Biosafety 
Kartagena adalah kakak beradik kesepakatan internasional dengan Konvensi 
Keanekaragaman Hayati, dan kedua-duanya telah diratifikasi oleh lebih dari 1/2 
jumlah negara didunia.  Bahkan Uni Eropa sebelumnya sempat melakukan moratorium 
(pelarangan) komersialisasi tanaman transgenik sejak 1998 - 2004, sebelum 
adanya dasar hukum yang mengatur tentang produk bioteknologi.  Tentu saja 
aturan2 internasional seperti ini tidak bisa dianggap tanpa dasar ilmiah.

Mengenai apakah tanaman transgenik ini aman atau tidak, memang masih perlu 
kajian lebih jauh.  Kerjasama masing2 bidang (bioteknologi, lingkungan dan 
kesehatan) memang diperlukan.  Jangan sampai teknologi yang kita hasilkan akan 
seperti sejarah pestisida yang dulunya dianggap dewa penolong dan mencapai 
titik kulminasi sejak Rachel Carson mengungkapkan bahayanya pestisida bagi 
kesehatan dan lingkungan pada tahun 60-an, dan kemudian terbukti pada dekade 
70-80an.  Perlu waktu lebih dari 50 tahun untuk membuktikan kelemahan pestisida 
tersebut.

Demikian
Wassalam
Tatang Sopian



__________________________________________________________________
Switch to Netscape Internet Service.
As low as $9.95 a month -- Sign up today at http://isp.netscape.com/register

Netscape. Just the Net You Need.

New! Netscape Toolbar for Internet Explorer
Search from anywhere on the Web and block those annoying pop-ups.
Download now at http://channels.netscape.com/ns/search/install.jsp


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/EA3HyD/3MnJAA/79vVAA/S8XolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

=========================================================================
                   "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 
 untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber Daya Alam Indonesia"
-------------------------------------------------------------------------
Related homepages to IASA : 
           http://welcomte.to/iasa_japan 
           http://www.geocities.com/iasa_japan/iasa.html
           http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/
========================================================================= 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/iasa/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke