Sepakat Prof... setuju Pak Adil... dengan posting panjengan semua...:-) Dan untuk itu, barusan saya muat kuliah saya untuk Mata Kuliah baru Mayor AGH,Praktik Usaha Pertanian yang berupa praktikum semua (sks: 1(0-3)) di: http://agrobog.wordpress.com/ mangga we lamun diperlukan... silakan diunduh slide-slidenya. Itulah pandangan KDP dalam bidang AGH yang seyogyanya mewujud di negeri ini....:-)
Ki Denggleng Pagelaran BEDAH MLM? Domba Qurban? e-warung biyang propolis propbiyang's blog 0819-31101719; 0815-86104617; 0813-17259136 --- On Wed, 9/10/08, Iswandi Anas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Iswandi Anas <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: Ag-Econ Fak Pertanian di Indonesia? QUO VADISRe: [ipbstaf] Doctoral Student for Agricultural Economics To: [EMAIL PROTECTED] Date: Wednesday, September 10, 2008, 6:44 PM Pa Adil Yth. Secara kebetulan tadi malam saya diundang berbuka puasa sambil diminta memberikan komentar tentang rencana "kemanusiaan" oleh seorang pengusaha sukses Malaysia. Beliau lulusan Agribusiness dari Universiti Pertanian Malaysia namun beliau berbisnis IT selama 25 tahun dan sukses besar!! Namun sudah setahun ini beliau kembali berusaha mati-matian mengembangkan pertanian "cash crop' padi, sayur-sayuran, peternakan ayam, kambing dan sapi! Untyuk apa bukan untuk mencari duit karena beliau sudah banyak duit tetapi alasan utama beliau adalah untuk mengembangkan pertanian cash crop di Malaysia karena selama ini justru Malaysia menfokuskan perhatian terhadap plantationkelapa sawit, karet dan kakao sedangkan pertanian tanaman pangan sangat tertinggal. Kenapa dia ke Indonesia? Beliau berkeliling ke kelompok-kelompok tani maju di Jawa dan ke Training Center yang maju untuk di "hire" mengembangkan pertanian cash crop disana. Yang menyedihkan kata beliau satu-satunya Agriculture College di Malaysia selama ini yaitu UPM yang sudah berganti nama menjadi Universiti Putra Malaysia, dan sejalan dengan itu Pertaniannya sangat diabaikan!! Tentu juga lulusannya sangat terbatas. Beliau menilai suatu kesalahan yang FATAL bagi Malaysia sebagai suatu bangsa!! yang mau belajar di Fakultas Pertanian Malaysia adalah orang-orang yang kalau dimana-mana tidak diterima barulah masuk pertanian. Menyedihkan kata beliau!! Tampaknya kita juga menuju kesana!! Mudah-mudqahan kita cepat sadaaaaar!!! jangan sok modern dengan menghapuskan matakuliah apalagi yang namanya ekonomi pertanian dan sosiologi pedesaan dan anthropologi! !! Quo Vadis pertanian kita!! Salam, IAC ----- Original Message ---- From: "[EMAIL PROTECTED] id" <[EMAIL PROTECTED] id> To: [EMAIL PROTECTED] .com Sent: Wednesday, September 10, 2008 15:03:46 Subject: Ag-Econ Fak Pertanian di Indonesia? QUO VADISRe: [ipbstaf] Doctoral Student for Agricultural Economics Ini satu hal yg sangat menyedihkan. Saya orang IPB sangat sedih melihat konstelasi pendidikan S1 Pertanian Indonesia yg "sukses diobrak abrik" sehingga sekarang kalau lihat di daftar Dikti, disiplin S1 hanya dua: Agro teknologi dan Agribisnis.. .... Sebagai dosen IPB saya prihatin sekali atas kejadian spt itu. Sebab, itu menandakan orientasi neo-kapitalisme menang... Kelihatannya, di fakultas pertanian kini, sisi manusia Pertanian sudah akan diabaikan. Minimal, orang-orangnya sudah malu dengan istilah pertanian, minder dengan istilah yg berlabel "pertanian". .. Sebagai orang "pertanian", saya termasuk yg protes keras atas pengebirian disiplin pertanian untuk S1 di Indonesia. IPB sendiri, secara terang-terangan trendnya menjadi Fak Ekonomi. Istilah pertanian seperti alergen....tidak adalagi itu Agriculture Economics, seperti yg menjadi kebanggaan di luar negeri (cek Belanda spt dibawah ini). Kenapa bangsaku menjadi "minder"dengan istilah pertanian..Saya teringat khotbahnya kiyai, kalau kita mulai malu dengan disiplin yg kita geluti, "kata beliau, itu tanda awal kehancuran". ......... .. Sekarang ketika ada tawaran spt itu, bagaimana hayo........ ... Selamat berpuasa bagi yg berpuasa... Wassalam ABA ============ ========= > Rekans, barangkali ada yang tertarik memanfaatkan peluang ini. > > wassalam, > > Dodik > ============ ========= ========= ========= ========= = > > Doctoral Student Position > for Agricultural Economist > The Department of Agricultural Economics and Rural Development of the Georg- > August-University > of Goettingen (Germany) has an opening for a doctoral student to carry out > research > on impact > assessment of rural development projects. The position is funded for a period > of > three years, with a > starting date in November 2008 (or somewhat later). The salary grade level is > TVL 13 > (50%). > The project is carried out jointly with the Second Rural Development Programme > of > Timor Leste, > which is implemented by the Deutsche Gesellschaft für Technische > Zusammenarbeit > (GTZ). The > research will involve collection of primary farm and household survey data in > the > western districts > of Timor Leste. The student will participate in the International PhD Program > for > Agricultural > Sciences in Goettingen (IPAG). > The successful candidate should have an outstanding Master's degree (or > equivalent) > in > agricultural economics (or related discipline), experience with quantitative > economic > techniques, > proven interest in rural development policy issues, excellent command of the > English > language > (preferably also German), and very good computer skills. > The University strives to increase its proportion of female staff and > specifically > encourages > qualified women to apply. Disabled persons with corresponding aptitude for the > > position will be > favoured. > Applications should include a cover letter, curriculum vitae, academic > certificates and > transcripts, > an executive summary of the Master's thesis, and names and E-mail addresses of > > two references. > The documents should be e-mailed until 30th of September 2008 to Sylvia > Schmidt > ([EMAIL PROTECTED] de). > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > Get your new Email address! Grab the Email name you've always wanted before someone else does! http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/ [Non-text portions of this message have been removed]
