-----Original Message----- From: Benny L. Prijono <[EMAIL PROTECTED]> >Apa keuntungan kerugian swap file vs swap partition? Keuntungan pake file, kalau ada bad sector, nggak problem. Kalo di partisi dan ada bad sector, hampir pasti nggak bisa di-boot. BTW, mkswap /dev/partisi_yang_ada nggak lihat-lihat bad sector apa enggak; jadi... ya perhatikan dulu drive-nya OK apa enggak. >Misalnya swap filenya nggak terfragmentasi, apakah swap partition masih >lebih cepet diakses? Why? Kalo pake intuisi, swap yang di partisi bakalan lebih cepat karena aksesnya nggak ada overhead pemanggilan fungsi filesystem (filesystem call). -Oki ps: jangan pernah bikin swapfile di drive msdos. Walaupun pembuatan swapfile OK dan mounting dari swapfile itu jalan, sistemnya jadi kurang stabil. (Dan saya pernah kehilangan partisi DOSnya :-( Jadi semuanya amblas. Untung saja (ceile, masih untung) cuma Windows 3.1 yang nggak ada datanya. Nggak dicoba sih untuk mengambil kembali Winlost-nya... Waktu itu, mencoba bikin X-terminal pake NFS-root. RAMnya cuma 8 meg. Ingin jalankan Arena (web browser), jadi perlu swap. Bikin swap lewat NFS nggak bisa. Jadi aja local disk-nya di-mount dan bikin swapfile di situ. _____________________________________________________________________ Administrasi milis: echo help | mail [EMAIL PROTECTED] Administrator: [EMAIL PROTECTED]
